RSS

PENGERTIAN PELATIH

02 Des

Pelatih adalah seorang yang profesional yang tugasnya membantu olahragawan dan tim dalam memperbaiki penampilan olahraga. Karena pelatih adalah suatu profesi, maka sebaiknya pelatih harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar/ukuran professional yang ada. Sedangkan yang sesuai dengan standar profesi adalah pelatih harus dapat memberikan pelayanan pelatihan sesuai dengan perkembangan mutakhir pengetahuan ilmiah di bidang yang ditekuni ( Pate Rotella, 1993:5).

Berdasarkan dari hal di atas maka sebaiknya para pelatih harus secara teratur menyesuaikan diri dengan perkembangan terbaru ilmu pengetahuan dan mengubah praktek kepelatihannya.

pelatih

Pelatih yang baik harus mempunyai kemampuan sebagai berikut : (1) mempunyai kemampuan untuk membantu atlet dalam mengaktualisasikan potensinya; (2) bila membentuk tim akan didasarkan pada ketrampilan individu yang telah diajarkan; (3) mempunyai pengetahuan dan keterampilan teknis yang seimbang; (4) mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan tingkat intelektual dengan keterampilan neuromuskuler atletnya; (5) mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmiah dalam membentuk kondisi atlet; (6) lebih meningkatkan pada unsur pendidikan secara utuh, baru kemudian pada unsur pelatihan; (7) membenci kekalahan, akan tetapi tidak mencari kemenangan dengan berbagai cara yang tidak etis; (8) mempunyai kemampuan untuk mengendalikan dirinya; (9) mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi peningkatan terhadap partisipasi atletnya; (10) mempunyai kemampuan untuk selalu dihormati oleh atletnya maupun teman-temannya; dan (11) mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap profesinya ( Mc Kinney, 1975 ).

Landasan Hukum

UU NO 3 TAHUN 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional;  Pasal 83: Ayat 1- 3, yang berbunyi :

 Ayat (1) Sertifikasi dilakukan untuk memenuhi :

  1. Kompetensi Tenaga Keolahragaan

Ayat (2) Hasil sertifikasi berbentuk sertifikat kompetensi dan sertifikat kelayakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang serta induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan sebagai akuntabilitas publik.

Ayat (3) Sertifikat kompetensi diberikan kepada seseorang sebagai pengakuan setelah lulus uji kompetensi.

Pelaksanaan UU

Dalam UU NO 3 Tahun 2005 pasal 83: ayat 1-3 sangat bagus apabila semua pelatih memahami UU ini dan mempunyai sertifikat profesi, pastinya olahraga Indonesia akan maju dan berprestasi.

Namun dalam kenyataan hanya sedikit pelatih yang memperoleh sertifikat ini, kebanyakan para pelatih hanya memikirkan materi dan menciptakan juara yang instan dan tidak memikirkan untuk jangka panjang, sehingga pelatih tidak mempedulikan sertifikat kompetensi. Yang terpenting bagi kebayakan pelatih adalah mereka tidak membutuhkan sertifikat, tetapi materi. Jadi mereka tidak mengerti olahraga yang berkembang sekarang seperti apa. Hal ini juga sangat merugikan bagi atlet sendiri, karena atlet yang ingin sungguh-sungguh berprestasi dan berkembang, mereka tidak dapat mengembangkan kemampuanya karena tidak dibekali latihan yang baik serta perkembangan metode pelatihan baru oleh pelatihnya.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Desember 2012 in PENJAS ORKES

 

Tag: ,

Terimaksih Atas Kunjungannnya, Jangan Lupa Tinggalkan Komentar...!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Windarul's Blog

Just another WordPress.com weblog

SENAM AEROBIC

Tubuh Sehat dan Bugar dengan Aerobic

Kumpulan Puisi

Ingin Menjadi Lebih Baik

PENJAS ORKES

Kenali Diri Sendiri Dulu Sebelum Mengenali Orang Lain

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: