RSS

Arsip Penulis: insanajisubekti

Ukuran Lapangan Lompat Jauh

lompat jauh

1. Keterangan ukuran lapangan

-   Panjang bak lompat 9 m

-   Lebar bak lompat = 2,75 m

-   Lebar lintasan awalan = 1,22 m

-   Lebar papan tumpu = 20 m

-   Panjang papan tumpu = 1,22 m

-   Bak lompat diisi dengan pasir

2.    Macam macam gaya dalam lompat jauh

-      Gaya jongkok

-      Gaya berjalan di udara (walking in the air)

-      Gaya menggantung  (snapper)

3.    Hal hal yang perlu diperhatikan untuk meraih hasil maksimal

-      Jarak awalan 30-40 dan dilakukan secepat cepatnya

-      Menggunakan  kaki yang kuat untuk melakukan tolakan.

-      Diusahakan melayang selama mungkin

-      Waktu mendarat jangan sampai jatuh ke belakang

4.    Diskualifikasi

-      Dipanggil 3 menit belum melompat

-      Menumpu dengan 2 kaki

-      Kembali ke arah awalan, setelah melompat

-      Mendarat luar bak lompat

5.    Yuri mengangkat bendera merah apabila pelompat gagal atau diskualifikasi

6.    Yuri mengangkat bendera putih jika lompatan benar.

 

Lompat jauh termasuk dalam salah satu cabang atletik untuk nomor lompat. Lompat jauh ini adalah olahraga yang menggabungkan kecepatan (speed), kekuatan (stenght), kelenturan (flexibility), daya tahan (endurance), dan ketepatan (acuration) dalam upaya untuk memperoleh jarak lompatan sejauh-jauhnya. Para peneliti membuktikan bahwa suatu prestasi atletik lompat jauh bergantung pada kecepatan daripada awalan atau ancang-ancang. Oleh karena itu, di samping memiliki kemampuan sprint yang baik juga harus didukung dengan kemampuan dari tolakan kaki atau tumpuan.

Dalam lompat jauh, ada beberapa gaya yang biasa diperagakan para pelompat, di antaranya gaya jongkok, gaya menggantung atau gaya lenting, dan gaya jalan di udara. Dalam hal melakukan teknik lompat jauh, seperti awalan, menumpu, melayang, dan mendarat, ketiga gaya ini pada prinsipnya sama saja. Namun, perbedaan dari ketiga gaya ini dapat dilihat dari kondisi sikap tubuh pelompat pada saat melayang di udara.

Sejarah Lompat Jauh

Lompat jauh telah dikenal selama lebih dari 2800 tahun dan merupakan salah satu even asli dalam Olimpiade pada masa Yunani Kuno. Lompat jauh ini satu-satunya even lompat yang dilombakan dalam Olimpiade Kuno. Semua even dalam Olimpiade, pada awalnya dimaksudkan sebagai bentuk latihan perang. Munculnya olahraga  lompat jauh ini dipercaya untuk melatih ketangkasan para prajurit dalam melompati rintangan yang berbeda, seperti parit atau jurang.

Awalnya, dalam even ini para pelompat hanya diperkenankan menggunakan start lari pendek. Selain itu, pelompat juga diharuskan berlari sambil membawa beban di kedua tangannya. Beban yang dimaksud dikenal dengan nama halteres. Lompat jauh sudah menjadi bagian dalam ajang kompetisi dunia sejak Olimpiade  Modern pada 1896 di Athena, Yunani.

Arena Lompat Jauh

Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai batas terdekat dari letak pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh pelompat. Panjang lintasan hingga papan tumpuan umumnya 45 meter dan lebar lintasan 1,22 m. Sementara, papan lompatan memiliki panjang 1,22 m dan lebar 20 cm dengan ketebalan 10 cm. Jarak papan tumpuan pada bak lompat adalah 1 m. Bak lompat yang digunakan dalam lompat jauh sepanjang 9 m dengan lebar 2,95 m. Untuk lebar tempat pendaratan, jaraknya paling sedikit 2,75 m antara garis tolakan sampai akhir tempat tolakan.

Teknik Lompat Jauh

Teknik Awalan

Awalan atau ancang-ancang dilakukan untuk mendapat kecepatan yang tinggi pada waktu akan melompat. Jarak ancang-ancang tergantung kematangan dan kemampuan berakselerasi dengan kecepatanya. Teknik ini harus dilakukan dengan berlari secepat mungkin dari jarak 40-45 m pada sebuah lintasan.

Teknik Menumpu

Menumpu merupakan gerakan yang penting untuk menentukan hasil lompatan yang sempurrna. Dalam teknik ini pelompat melakukan tolakan pada papan tumpuan menggunakan kaki yang terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal menjadi kecepatan vertikal.

Sewaktu menumpu, posisi badan tidak boleh terlalu condong. Tumpuan harus kuat, cepat, dan aktif. Keseimbangan badan juga harus diperhatikan agar tidak goyang. Gerakan ayunan lengan sangat membantu menambah ketinggian serta menjaga keseimbangan badan.

Teknik Melayang

Gerakan melayang dilakukan setelah meninggalkan balok tumpuan. Pada saat melakukan gerakan melayang, keseimbangan badan harus terjaga. Ayunan kedua tangan bisa membantu keseimbangan. Teknik melayang dapat dilakukan dengan sikap jongkok atau sikap bergantung. Dalam sikap jongkok, saat menumpu, kaki ayun mengangkat lutut setinggi-tingginya, disusul oleh kaki tumpu. Kemudian sebelum mendarat, kedua kaki dibawa ke arah depan.

Sementara dalam sikap bergantung, kaki ayun dibiarkan tergantung lurus pada waktu menumpu. Tubuh diusahakan tegak, disusul oleh kaki tumpu dengan lutut ditekuk sambil pinggul didorong ke depan. Lalu, kedua lengan direntangkan ke atas.

Teknik Mendarat

Dalam teknik ini, pelompat harus berupaya mendatat dengan sebaik mungkin. Jangan sampai badan atau lengan jatuh ke belakang. Pendaratan pada bak lompat dimulai dengan posisi kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat. Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dilakukan dengan dua kaki. Yang perlu diperhatikan saat mendarat adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan, diikuti dengan dorongan pinggul ke depan. Sehingga, badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang bisa berakibat merugikan si pelompat itu sendiri.

Sumber:

http://nimbangelmu.blogspot.com/2011/01/lompat-jauh.html

 
 

Tag:

Ukuran Lapangan Tolak Peluru

Ukuran lapangan tolak peluru dan gambar :

Diameter Lingkaran : 2,135 meter

Perpanjangan Garis Tengah : 0,5 meter (50 Centimeter) 

Sudut pada Titik Tengah arah tolakan : 450 (derajat)

 

 Sumber:

http://olahragaterapi.blogspot.com/2011/04/lapangan-tolak-peluru.html

 

 
 

Tag:

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Bulu tangkis atau yang sering disebut dengan badminton adalah olah raga yang dimainkan oleh dua orang berlawanan untuk tunggal dan empat orang berlawanan untuk ganda. Induk organisasi badminton Internasional adalah BWF (Badminton World Federation) dan induk organisasi badminton Nasional yaitu PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia)

Tampak Atas 1

Peralatan yang digunakan untuk olahraga ini antara lain : Raket, Kok, Net, Sepatu dan juga lapangan tentunya, untuk ukuran lapangan badminton / bulu tangkis yang baik harus memenuhi standart Internasional yang luasnya berbeda untuk permainan tunggal ataupun permainan ganda.

Partai Tunggal (1 pemain)

-   Panjang=11,88meter
-   Lebar=5,18meter
-   Luas=61,5384meter persegi
-   TinggiTiangNet=1,55meter
-   Tinggi Atas Net = 1,52 meter
-   JarakNetKeGarisService=1,98meter
-   Jarak Garis Service ke Sisi Lapangan Luar = 3,96 meter

Tampak Atas 2

Partai Ganda (2 pemain)

-   Panjang = 13,40 meter
-   Lebar = 6,10 meter
–   Luas = 81,74 meter persegi
–   Tinggi Tiang Net = 1,55 meter
–   Tinggi Atas Net = 1,52 meter
–   Jarak Net Ke Garis Service = 1,98 meter
–   Jarak Garis Service ke Sisi Lapangan Luar = 4,72 meter

Tampak samping

     

Ada lima partai yang biasa dipertandingkan dalam badminton / bulu tangkis yaitu :

*  Tunggal putra
*  Tunggal putri
*  Ganda putra
*  Ganda putri
*  Ganda campuran

Sumber:

http://wadahgambarku.blogspot.com/2012/09/ukuran-lapangan-badminton-bulu-tangkis.html

 

Tag: , ,

Ukuran Lapangan Tenis Meja

Tenis meja, atau ping pong (sebuah merek dagang), adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan. Di Republik Rakyat Cina, nama resmi olahraga ini ialah “bola ping pong”.

Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut dengaan bat, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja.

Induk olahraga tenis meja untuk nasional yaitu PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) sedangkan induk Internasional ITTF (International Table Tennis Federation).

A. Ukuran Meja Tenis Meja

  • Panjang = 274 cm
  • Lebar = 152,5 cm
  • Tebal garis sisi = 2 cm
  • Tinggi meja dari lantai lapangan = 76 cm

B. Tiang Net dan Jaring Net

  • Panjang Net = 183 cm
  • Lebar / Tinggi Net = 15,25 cm
  • Jarak Meja Ke Tiang = 15,25 cm

Permainan tunggal

  1. Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.
  2. Servis berganti pemain setiap mencapai poin kelipatan 2.
  3. Pemegang servis bebas menempatkan bola dari segala penjuru lapangan.
  4. Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
  5. Apabila terjadi deuce, permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 15-13, 18-16

Permainan ganda

  1. Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.
  2. Servis bergantian setiap poin kelipatan 5.
  3. Pemain bergantian menerima bola dari lawan
  4. Pemegang servis hanya bisa menempatkan bola ke ruang kamar sebelah kanan lawan.
  5. Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
  6. Apabila terjadi deuce, permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 15-13, 18-16

Sumber:

http://wadahgambarku.blogspot.com/2012/09/ukuran-lapangan-tenis-meja.html

 
 

Tag: , , ,

Ukuran Lapangan Tenis

Tenis adalah olahraga yang dimainkan dengan menggunakan raket untuk memukul bola karet, biasanya dimainkan antara dua pemain perorangan atau dua pemain berpasangan dengan masing-masing dua pemain.

Ukuran lapangan tenis internasional secara keseluruhan adalah 36 m x 18 m, sedangkan untuk lapangan permainan sekitar 10,97 m x 23,78 m.

Lapangan tenis dibagi dua oleh sebuah jaring yang di tengah-tengahnya tingginya persis 91.4 cm dan di pinggirnya 107 cm. Setiap paruh lapangan permainan dibagi menjadi tiga segi: sebuah segi belakang dan dua segi depan (untuk service).

Sumber:

http://wadahgambarku.blogspot.com/2012/09/ukuran-lapangan-tennis.html

 

Tag: ,

Ukuran Lapangan Basket

Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil.

Ukuran lapangan basket resmi versi National Basketball Association, Amerika 

  • Panjang lapangan 94 ft/ 28.65 meter
  • Lebar lapangan 50 ft/ 15.24 meter
  • Area terlarang dari wilayah keranjang 4 ft/ 1.22 meter
  • Diameter lingkaran tengah lapang 12 ft/ 3.66 meter
  • Jarak garis 3 angka dari keranjang 23.75 ft/ 7.24 meter
  • Jarak garis lemparan bebas dari papan belakang 15ft/4.57 meter

lapangan basket

Peraturan bola basket :
  • 5 orang pemain 5 orang cadangan.
  • Wasit 1 disebut Referee.
  • Wasit 2 disebut Umpire.
  • Waktu permainan 4 X 10 menit. Terbagi 4 babak.
  • Waktu istirahat selama 10 menit.
  • 2 babak tambahan pada skor sama, istirahat masing-masing dua menit.
  • Waktu untuk lemparan ke dalam, yaitu 5 detik.
Aturan dan ukuran umum lainnya : 
  • Keliling bola basket adalah 75 cm – 78 cm.
  • Berat bola adalah 600 – 650 gram.
  • Tinggi pantul bola dari ketinggian 1,80 meter adalah 1,20 – 1,40 meter.
  • Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter.
  • Lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter.
  • Panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter.
  • Lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
  • Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter.
  • Jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.
  • Ring basket memiliki panjang 0,40 meter.
  • Jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
  • Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter.
  • Ukuran lebar garis tengah lingkaran, yaitu 0,05 meter.
  • Panjang garis akhir lingkaran daerah serang, yaitu 6 meter.
  • Panjang garis tembakan hukuman, yaitu 3,60 meter. 

Sumber:

http://wadahgambarku.blogspot.com/2012/09/ukuran-lapangan-bola-basket.html

 

Tag: , ,

Ukuran Lapangan Voli

Permainan bola voli adalah permainan dengan dua group berlawanan, yang masing-masing group terdiri dari enam orang pemain, ada juga variasi voli pantai yang masing-masing group terdapat dua orang. Untuk olah raga bola voli nasional berada dalam naungan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) sedangkan untuk Internasional berada dalam naungan FIVB (Federation Internationale de Volleyball).

 
Ukuran lapangan bola voli menurut aturan Internasional adalah 9 mtr lebar x 18 mtr panjang, untuk jarak garis serang pemain belakang 3 mtr dari garis tengah lapangan.
 
Skema Lapangan Voli
Tampak Samping
Bola yang dipakai untuk pertandingan tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut sekitar sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa). Sedangkan untuk ukuran tinggi net putra 2,44 meter dan untuk net putri 2,24 meter.
ukuran lapangan voli tampak atas
Tampak Atas

Sumber:

http://wadahgambarku.blogspot.com/2012/09/ukuran-lapangan-bola-voli.html

 

Tag:

Ukuran Lapangan Sepak Takraw

Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran dari sepak bola dan bola voli, dalam permainan sepak takraw, dimainkan oleh dua regu yang berhadapan dan dipisahkan oleh jaring (net) pada bagian tengah Lapangan yang berbentuk persegi empat panjang dan rata seperti dalam permainan badminton.

Tangan adalah bagian tubuh yang tidak boleh tersentuh bola, dan bagian tubuh yang terutama digunakan untuk menyentuh bola adalah kaki dan kepala. Tujuan dari setiap regu adalah mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran.
Tekong yang melakukan sepakan permulaan (service) dan mengawal bagian belakang gelanggang. Apit Kiri dan Apit Kanan mengawal bagian depan gelanggang dan memikul tugas utama mematikan bola di gelanggang lawan.

Tiap regu akan bertukar tempat setiap berakhir set.
Bentuk permainan Sepaktakraw tidak jauh berbeda dengan permainan bola volley, dengan perbedaan:

• jumlah pemain untuk satu regu adalah tiga (3) orang.
• tangan pemain tidak boleh tersentuh bola.
• posisi pemain tetap / tidak rotasi.

lapangan takraw

Ukuran lapangan sepak takraw :

  • Panjang Lapangan: 13,42 meter.
  • Lebar Lapangan : 6,10 meter.
  • Garis Batas: adalah garis (lines) yang lebarnya+ 5 cm.
  • Lingkaran Tengah: Ditengah sebuah lapangan ada lingkaran yaitu tempat melakukan sepakan permulaan (service). dengan garis tengah lingkaran 61 cm.
  • Garis seperempat lingkaran: Pada penjuru tengah kedua lapangan terdapat garis seperempat lingkaran tempat melambungkan bola kepada pemain yang melakukan sepakan permulaan (service) dengan jari-jari 90 cm.
  • Tiang: Dua buah tiang sebagai tempat pengikat jaring, didirikan pada sebelah luar kedua garis samping kiri dan kanan dengan jarak 30,5 cm dari garis samping.
  • Tinggi tiang 1,55 meter untuk laki-laki dan 1.45 meter untuk perempuan.
  • Jaring (net):  Jaring dibuat dari bahan benang kasar, tali, atau dari nylon dengan ukuran lubang-lubangnya 4-5 cm. Lebar jaring 72 cm dan panjangnya tidak lebih dari 6,71 m. Pada pinggir atas, bawah dan samping dibuat pita selebar + 5 cm yang diperkuat dengan tali yang diikatkan pada kedua ring. Tinggi jaring 1,55 m dari tanah/lantai.
  • Bola terbuat dari bahan rotan atau fiber. Lingkaran bola 41 sampai 43 cm.

Sumber:

http://wadahgambarku.blogspot.com/2012/09/ukuran-lapangan-sepak-takraw.html

 

Tag: ,

Ukuran Lapangan Futsal

lapangan futsal

Ukuran:

Lapangan Futsal berbentuk persegi panjang, dengan ukuran sebagai berikut:

* Panjang: 25 – 42 m.

* Lebar: 15 – 25 m.

Ukuran standar pertandingan futsal internasional:

* Panjang: 38 – 42 m.

* Lebar: 18 – 25 m.

Tanda Lapangan:

  1. Lapangan ditandai dengan garis pembatas lapangan. Garis yang berukuran lebih panjang disebut garis samping (touch line), sedang garis yang lebih pendek adalah garis gawang (goal line).
  2. Lebar garis pembatas 8 cm.
  3. Lapangan dibagi menjadi dua bagian yang sama luas dan diberi garis. Garis ini disebut garis tengah.
  4. Titik tengah ditandai dengan titik tepat di tengah lapangan, lalu garis melingkar dibuat dengan titik pusat di titik tengah tersebut dengan jari-jari lingkaran 3 m.

Area Penalti

Daerah di depan gawang yang ditandai dengan garis setengah lingkaran disebut daerah penalti. Penentuan areal penalti adalah:

  • Dibuat dua garis seperempat lingkaran berjari-jari 6 m di dalam lapangan dengan titik pusat setiap tiang gawang.
  • Satu ujung tiap garis seperempat lingkaran menempel di garis gawang. Satu ujung yang lainnya tepat berada di depan setiap tiang gawang. Kedua ujung yang berada di depan kedua tiang gawang dihubungkan dengan garis lurus sepanjang 3,16 m sejajar dengan garis gawang. Mengapa harus 3,16 m? Karena 3,16 m ini didapat dari jumlah lebar gawang dan diameter ketebalan dua buah tiang gawang, yang masing-masing diameternya 8 cm.

Titik Penalti Pertama:

Posisinya berjarak 6 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang.

Titik Penalti Kedua:

Posisinya berjarak 10 m dari titik tengah antara kedua tiang gawang.

Daerah Tendangan Sudut

Di setiap masing-masing sudut lapangan dibuat seperempat lingkaran dengan jari-jari 25 cm.

Daerah Bebas

Daerah bebas ini terletak di lima meter sekeliling garis tengah lapangan. Daerah ini harus bebas pandangan ke lapangan, karena di sisi luar daerah bebas ini terdapat meja wasit ketiga dan pencatat waktu. Jarak meja wasit ketiga ini minimal dua meter dari garis tepi lapangan.

Daerah Pergantian Pemain

Lima meter setelah garis daerah bebas adalah daerah pergantian pemain. Daerah ini ditandai dengan garis yang memotong garis samping. Lebar garis ini adalah 8 cm, dan panjangnya 80 cm (40 cm di dalam lapangan, 40 cm di luar lapangan).

Gawang

Gawang harus ditempatkan di bagian tengah masing-masing garis gawang. Lebar gawang adalah 3 m diukur dari bagian dalam tiang. Sedangkan tinggi gawang adalah 2 m diukur dari bagian dalam tiang palang atas gawang ke lantai.

Bentuk penampang tiang yang diperbolehkan adalah kotak dan lingkaran, namun bentuk penampang lingkaran lebih dianjurkan, karena selain relatif lebih aman jika terjadi benturan juga pantulan bola dengan tiang penampang bundar lebih menghasilkan arah yang akurat.

Jaring gawang berbahan nilon, yang diikatkan ke tiang dan palang gawang. Kedalaman gawang adalah 80 cm untuk bagian atas gawang, dan 100 cm untuk bagian bawah.

Permukaan Lapangan

Permukaan lapangan harus halus, rata dan tidak licin. Bahan yang disarankan adalah kayu / parkit. Sangat tidak disarankan menggunakan bahan beton dan paving stone. Pemilihan bahan permukaan lapangan ini bertujuan mengutamakan keselamatan pemain futsal.

Ketetapan:

  1. Jika garis gawang antara 15-16 m, radius seperempat lingkaran hanya diukur sebesar 4 m. Dalam hal ini titik penalti tidak lagi ditempatkan pada garis yang dibatasi daerah penalti, tapi berada pada jarak 6 m dari titik tengah antara posisi kedua tiang gawang.
  2. Garis dapat digambarkan di luat lapangan, 5 m dari sudut lapangan dan pada sudut kanan dan kiri dari garis gawang untuk memastikan jarak ini dapat diamati bila tendangan sudut dilakukan. Lebar garis ini 8 cm.
  3. Dua garis tambahan dengan masing-masing jarak 5 m pada kanan dan kiri titik penalti kedua untuk menggambarkan jarak pengamatan ketika tendangan bebas dilakukan dari titik penalti kedua.
  4. Tempat duduk pemain cadangan berada di belakang garis pembatas lapangan, tepat di samping daerah bebas yang berada di depan meja pencatat waktu (time keeper).

Sumber:

http://ghezwayz.wordpress.com/2009/11/05/lapangan-futsal/

 

Tag:

Ukuran Lapangan Sepak Bola

Ukuran Lapangan Sepak Bola

Ukuran Lapangan Sepak BolaFIFA sendiri adalah suatu organisasi resmi sepak bola seluruh dunia, dan mereka telah mentapkan ukuran lapangan sepak bola. Ukuran ini sendiri terdiri dari panjang, lebar lapangan, bentuk, hingga ukuran gawang. Berikut ini adalah bagian-bagian ukuran lapangan sepak bola seperti gambar diatas yang telah ditetapkan oleh FIFA:

  • Panjang lapangan sepak bola : 90-120 meter.
  • Lebar lapangan sepak bola : 45-90 meter.
  • Bentuk

Untuk bentuk ukuran lapangan sepak bola sendiri, persegi panjang dan dengan perbandingan panjang dan lebar (P xL = 2:1), atau kurang sedikit. Misalnya panjang lapangan 90 meter jadi lebarnya harus 45 meter atau lebih.

  • Garis Lingkaran Tengah/Kick Off Area

Pada garis lingkaran tengah sendiri harus berdiameter 9,15 meter dan berada tepat ditengah lapangan pada titik yang mana digunakan untuk kick off.

  • Kotak Penalti

Area dimana penjaga gawang bebas memegang bola disebut kotak penalti. Dan juga bila salah satu pemain lawan dilanggar dalam kotak penaltinya sendiri, maka tim lawan mendapat hadiah penalti dengan jarak 11 meter dari gawang. Dan juga hanya berhadapan dengan penjaga gawag dab dua kotak penalti yang terdiri dari:

  • Kotak Penalti Besar (18 yard box)

Kotak bagian ini sendiri memiliki panjang sekitar 40-45 meter dan lebar sekitar 16-19 meter.

  • Kotak Penalti Kecil (6 yard box)

Pada kotak penalti bagian ini sendiri hanya berukuran panjang sekitar 18 meter dan lebar 5,5 meter saja. Dan ini sudah merupakan ukuran lapangan sepak bola yang sudah ditetapkan oleh FIFA.

  • Gawang

Untuk ukuran gawang sendiri harus berbanding 3:2 dengan bentuk persegi panjang. Untuk idelanya dan sudah ditetap oleh FIFA adalah tinggi 2,4 meter, dan lebar 7,3 meter.

Itulah bentuk dan ukuran lapangan sepak bola yang sudah ditetapkan oleh pihak FIFA sendiri. Dan juga ukuran lapangan sepak bola ini sendiri sudah begitu idela.

Sumber:

http://www.kabarsepakbola.info/2012/07/ukuran-lapangan-sepak-bola.html

 

Tag:

PENGERTIAN EVALUASI

Evaluasi

Evaluasi secara sederhana dapat didefinisakan sebagai suatu proses  merencanakan, memperoleh dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan. (Sanusi Hasibuan, dkk., 2009:4). Suchman dalam Suharsimi dan Cepi (2008:2), memandang evaluasi sebagai sebuah proses menentukan hasil yang telah dicapai beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan. Definisi lain dikemukakan Worthen dan Sanders dalam Suharsimi dan Cepi (2008:2), evaluasi adalah kegiatan mencari sesuatu yang berharga tentang sesuatu; dalam mencari sesuatu tersebut, juga termasuk mencari informasi yang bermanfaat dalam menilai keberadaan suatu program, produksi, prosedur, serta alternatif strategi yang diajukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Sedangkan menurut Stufflebeam dalam Suharsimi dan Cepi (2008:2), mengatakan bahwa evaluasi merupakan proses penggambaran, pencarian, dan pemberian informasi yang sangat bermanfaat bagi pengambil keputusan dalam menentukan alternatif keputusan.

Sumber:

Arikunto, Suharsimi, Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2008. Evaluasi Program Pendidikan; Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, Sanusi., I. Akhmad dan E. Hariyanto. 2009. Evaluasi Program Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar di Kalimantan Timur, Riau dan Sumatera Barat Tahun 2009. Jakarta: Asisten Deputi IPTEK Olahraga, Deputi Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga, Kemenpora R.I.

 
 

Tag: ,

EVALUASI PROGRAM

1. Evaluasi Program

1.1. Pengertian evaluasi program

Evaluasi Program yaitu evaluasi yang menafsirkan suatu kegiatan yang memberikan pelayanan pada suatu dasar kontinyu dan sering melibatkan tawaran-tawaran metode-metode baru baik itu untuk pendidikan maupun pelatihan. (Sanusi Hasibuan, dkk., 2009:5). Menurut Cronbach dan Stufflebeam dalam Suharsimi dan Cepi (2008:5), mereka mengemukakan bahwa evaluasi program adalah upaya menyediakan informasi untuk disampaikan kepada pengambil keputusan. Sehubungan dengan definisi tersebut Cronbach dalam Suharsimi dan Cepi (2008:5), menegaskan bahwa meskipun evaluator menyediakan informasi, evaluator bukanlah pengambil keputusan tentang suatu program.

1.2.  Ciri-ciri dan persyaratan evaluasi program

Ciri-ciri dan persyaratan evaluasi program yaitu: 1) Proses kegiatan penelitian tidak menyimpang dari kaidah-kaidah yang berlaku bagi penelitian pada umumnya. 2) Dalam melaksanakan evaluasi, peneliti harus berpikir secara sistematis, yaitu memandang program yang diteliti sebagai sebuah kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen atau unsur yang saling berkaitan satu sama lain dalam menunjang keberhasilan kinerja dari obyek yang dievaluasi. 3) Agar dapat mengetahui secara rinci kondisi dari obyek yang dievaluasi, perlu adanya identifikasi komponen yang berkedudukan sebagai faktor penentu bagi keberhasilan program. 4) Menggunakan standar, kriteria, atau tolak ukur sebagai perbandingan dalam menentukan kondisi nyata dari data yang diperoleh dan untuk mengambil kesimpulan. 5) Kesimpulan atau hasil penelitian digunakan sebagai masukan atau rekomendasi bagi sebuah kebijakan atau rencana program yang telah ditentukan. 6) Agar informasi yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi nyata secara rinci untuk mengetahui bagian mana dari program yang belum terlaksana, maka perlu adanya identifikasi subkomponen, sampai pada indikator dari program yang dievaluasi. 7) Standar, kriteria, atau tolak ukur diterapkan pada indikator, yaitu bagian yang paling kecil dari program agar dapat dengan cermat diketahui letak kelemahanya dari proses kegiatan. 8) Dari hasil penelitian harus dapat disusun sebuah rekomendasi secara rinci dan akurat sehingga dapat ditentukan tindak lanjut secara tepat.  (Suharsimi Arikunto dan Cepi Saffrudin Abdul Jabar, 2008:9).

1.3.  Tujuan evaluasi program

Tujuan dari diadakanya evaluasi program adalah untuk mengetahui pencapaian tujuan  program dengan langkah mengetahui keterlaksanaan kegiatan program, karena evaluator program ingin mengetahui bagian mana dari komponen dan subkomponen program yang belum terlaksana dan apa sebabnya. (Suharsimi Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, 2008:18).

1.4.  Manfaat evaluasi program

Informasi yang diperoleh dari kegiatan evaluasi sangat berguna bagi pengambilan keputusan dan kebijakan lanjutan dari program, karena dari masukan hasil evaluasi program itulah para pengambil keputusan akan menentukan tindak lanjut dari program yang sedang atau telah dilaksanakan. Wujud dari hasil evaluasi adalah sebuah rekomendasi dari evaluator untuk mengambil keputusan. (Suharsimi Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, 2008:22).

Sumber:

Arikunto, Suharsimi, Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2008. Evaluasi Program Pendidikan; Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, Sanusi., I. Akhmad dan E. Hariyanto. 2009. Evaluasi Program Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar di Kalimantan Timur, Riau dan Sumatera Barat Tahun 2009. Jakarta: Asisten Deputi IPTEK Olahraga, Deputi Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga, Kemenpora R.I.

 
 

Tag:

ANALISIS DATA KUALITATIF

Teknik Analisis Data

Analisis data yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriftif kualitatif., Analisis  data dalam penelitian kualitatif  adalah proses yang dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu dari wawancara, pengamatan  yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, foto, dan sebagainya. (Lexy J. Moleong, 2002:190).

Analisis data merupakan  proses mengatur urutan data mengorganisasikan ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar. Proses ini terdiri atas  penafsiran, yaitu memberikan arti yang signifikan terhadap analisis, menjelaskan pola uraian dan mencari hubungan antara dimensi-dimensi uraian.

Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Model analisis interaktif ini dilakukan dengan tiga langkah analisis data kualitatif, reduksi data, penyajian data dan verifikasi.

Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan

Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan

Gambar. Komponen-komponen Analisis Data

(Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman, 2007:18)

Reduksi Data, Reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data “kasar” yang muncul dari càtatan-catatan tertulis di lapangan. Sebagaimana kita ketahui, reduksa data, berlangsung terus-menerus selama proyek yang berorientasi kualitatif berlangsung. Sebenarnya bahkan sebelum data benar-benar terkimpul, antisipasi ákan adanya reduksi data sudah tampak waktu penelitinya memutuskan (acapkali tanpa disadari sepenuhnya) kerangka konseptual wilayah penelitian, permasalahan penelitian, dan pendekátan pengumpulan data yang mana yang dipilihnya. Selama pengumpulan data berlangsung, terjadilah tahapan reduksi selanjutnya (membuat ringkasan, mengkode, menelusur tema, rnembuat gugus-gugus, membuat partisi, menulis memo). Reduksi data/proses-transformasi ini berlanjut terus sesudah penelitian lapangan, sampai laporan akhir lengkap tersusun.

Penyajian Data, Alur penting yang kedua dan kegiatan analisis adalah penyajian data. Miles dan Huberman membatasi suatu “penyajian” sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Béraneka penyajian yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari mulai dati alat pengukur bensin, surat kabar, sampai layar komputer. Dengan melihat penyajian-penyajian kita akan dapat memahami apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan lebih jauh mengailalisis ataukah mengambil tindakan berdasarkan atas pemahaman yang didapat dan penyajian-penyajian tersebut.

Dalam pelaksanaan penelitian Miles dan Huberman yakin bahwa penyajian-penyajian yang lebih balk merupakan suatu cara yang utama bagi analisis kualitatif yang valid. Penyajian-penyajian yang diamksud meliputi berbagai jenis matriks, grafik, jaringan, dan bagan. Semuanya dirancang guna menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang padu dan mudah diraih, dengan demikian seorang penganalisis dapat melihat apa yang sedang terjadi, dan menentukan apakah menarik kesimpulan yang benar ataukah terus melangkah melakukan analisis yang menurut saran yang dikiaskan oleh penyajian sebagai sesuatu yang mungkin berguna.

Menarik Kesimpulan/ Verifikasi, Kegiatan analisis ketiga yang penting adalah menarik kesimpulan dan verifikasi. Dari permulaan pengumpulan data, seorang penganalisis kualitatif mulai mencari arti benda-benda, mencatat keteraturan. penjelasan, konfigurasi-koritigurasi yang mungkin, alur sebab- akibat, dan proposisi. Peneliti yang berkompeten akan menangani kesimpulan-kesimpulan itu dengan longgar, tetap terbuka dan skeptis, tetapi kesimpulan sudah disediakan, mula-mula belum jelas, namun dengan meminjam istilah kiasik dan Glaser dan Strauss (1967) kemudian meningkat menjadi lebih rinci dan mengakar dengan kokoh. Kesimpulan-kesimpulan “final” mungkin tidak muncul sampai pengumpulan data berakhir, tergantung pada besarnya kumpulan  -kumpulan catatan lapangan, pengkodeannya, penyimpanan, dan metode pencarian ulang yang digunakan, kecakapan peneliti, dan tuntutan-tuntutan pemberi dana, tetapi seringkali kesimpulan itu telah dirumuskan sebelumnya sejak awal, sekalipun seorang peneliti menyatakan telah melanjutkannya “secara induktif”.

Penarikan kesimpulan, dalam pandangan Miles dan Huberman, hanyalah sebagian dan satu kegiatan dan konfigurasi yang utuh. Kesimpulan-kesimpulan juga diverifikasi selama penelitian berlangsung. Verifikasi itu mungkin sesingkat pemikiran kembali yang melintas dalam pikiran penganalisis selama ia menulis, suatu tinjauan ulang pada catatan-catatan lapangan, atau mungkin menjadi begitu seksama dan memakan tenaga dengan peninjauan kembali serta tukar pikiran di antara teman sejawat untuk mengembangkan “kesepakatan intersubjektif,” atau juga upaya-upaya yang luas untuk menempatkan salinan suatu temuan dalam seperangkat data yang lain. Singkatnya, makna-makna yang muncul dan data harus diuji kebenarannya, kekokohannya, dan kecocokannya, yakni yang merupakañ validitasnya. Jika tidak demikian, yang dimiliki adalah cita-citá yang menarik mengenai sesuatu yang terjadi dan yang tidak jelas kebenaran dan kegunaannya.

 Sumber:

Milles, Mattew B., dan A. Michael Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia.

Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 30 Maret 2013 in METODE PENELITIAN

 

Tag: , , ,

TRIANGULASI

1.Triangulasi

Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. (Lexy J. Moleong, 2002:178). Denzin dalam Moleong (2002:178), membedakan empat macam triangulasi sebagai teknik pemeriksaan melalui sumber, metode, penyidik, teori.

1.1.Triangulasi dengan sumber

Triangulasi dengan sumber yaitu: 1) Membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara. 2) Membandingkan apa yang dikatakan orang didepan umum dengan apa yang dikatakanya secara pribadi. 3) Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakannya sepanjang waktu. 4) Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang seperti rakyat biasa, orang berpendidikan menengah atau tinggi, orang pemerintahan. 5) Membandingkan hasil wawancara dengan isi sesuatu dokumen yang berkaitan.

Sehingga dari pengamatan ini untuk mengetahui kejelasan data dari data observasi dengan pendapat dari informan yang meliputi: Organisasi  kepengurusan pembinaan prestasi kelas olahraga di SMA Negeri 3 Purwokerto, program pembinaan prestasi kelas olahraga, sarana dan prasarana, serta prestasi yang diraih.

1.2.Triangulasi dengan metode

Triangulasi dengan metode yaitu: 1) Pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian  beberapa teknik pengumpulan data. 2) Pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.

1.3.   Triangulasi dengan penyidik

Dengan jalan memanfaatkan peneliti atau pengamat lainnya untuk keperluan pengecekan kembali derajat kepercayaan data.

1.4.   Triangulasi dengan teori

Lincoln dan Guba dalam Moleong (2002:178), berpendapat berdasarkan anggapan bahwa fakta tertentu tidak dapat diperiksa derajat kepercayaan dengan satu atau lebih teori. Patton dalam Moleong (2002:178), berpendapat lain yaitu bahwa hal itu dapat dilaksanakan dan hal itu dinamakannya penjelasan banding (Rival explanations).

Sumber Pustaka :

  • Moloeng, lexy J. 2002. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : Rosda.
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 30 Maret 2013 in METODE PENELITIAN

 

Tag: ,

(BAHAYA) EFEK SAMPING SERING ONANI/MASTURBASI

gambar-gol-darahOnani/masturbasi adalah kegiatan untuk memuaskan syahwat dengan cara mengeluarkan “secara paksa” air mani. Onani/masturbasi bisa dilakukan oleh pria maupun wanita. Secara syar’i Onani/masturbasi termasuk perbuatan yang diharamkan oleh syari’at dan merupakan perbuatan dosa.

Dalam bahasa Indonesia Masturbasi memiliki beberapa istilah yaitu onani atau rancap, yang maksudnya perangsangan organ sendiri dengan cara  menggesek-geseknya melalui tangan atau  benda lain hingga mengeluarkan sperma dan mencapai orgasme. Sedangkan bahasa gaulnya adalah coli atau main sabun yaitu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam memenuhi kebutuhan seksualnya, dengan menggunakan tambahan alat bantu sabun atau benda-benda lain, sehingga dengannya dia bisa mengeluarkan mani(ejakulasi).

Tujuan utama dari masturbasi adalah untuk mencari kepuasan atau melepas keinginan nafsu seksual dengan jalan tidak bersenggama. Dalam islam masturbasi dikenal dengan beberapa nama yaitu, al-istimna’ al-istimna’ billkaff, nikah al-yad, jildu umairah, al-i’timar atau‘adatus sirriyah. Masturbasi yang dilakukan oleh wanita, disebut al-ilthaf.

Masturbasi yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin. Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut: 

1. Kemampuan ereksi melemah dan Impotensi
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan pada tingkat yang parah bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

2. Kebocoran katup air mani
Kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

3. Rambut rontok dan Kebotakan
Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria.

Sangatlah jelas bahwa akibat negatif dari melakukan masturbasi dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan loyo sehingga aktifitas kerja akan terganggu dan menjadi tidak produktif lagi. Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

Selain itu kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

Apakah efek samping onani memakai sabun?

Beberapa jenis sabun mengandung zat yang bersifat menimbulkan rangsangan pada lapisan dalam kulit dan bersifat terlalu kuat untuk lapisan dalam kulit, sehingga menimbulkansemacam luka lecet, iritasi dan luka pada organ reproduksi anda.

Apa Solusinya?

Apabila kita menyibukkan diri dengan melakukan aktivitas yang seimbang antara fisik, mental dan spiritual saya yakin dorongan seksual akan teralihkan. Hindari melihat atau membaca buku, majalah, atau website yang berisikan konten haram pornografi. Dengan demikian kita tidak akan selalu terangsang, sehingga dapat menahan diri untuk tidak selalu melakukan onani. Perbanyak shaum sunnah sebagai metode yang dicontohkan oleh Rosulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam untuk mengekang syahwat.

Jika anda masih berat meninggalkan kebiasaan onani/masturbasi maka segeralah menikah sebagai solusi terbaik untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

 

KESIMPULAN

  • Onani/masturbasi secara medis berbahaya bagi kesehatan akibat aktifitas yang berlebihan dari syaraf-syaraf tertentu sehingga menimbulkan ketidakseimbangan hormonal.

  • Beberapa akibat efek samping onani adalah impotensi/lemah syahwat, kebocoran katup air mani dan rambut rontok/kebotakan. Onani juga menyebabkan tubuh lemah, loyo dan nyeri otot punggung dan selangkangan sehingga produktifitas kerja menjadi berkurang.

  • Islam mengajarkan untuk bershaum atau menikah sebagai bentuk solusi agar gejolak syahwat bisa teratasi. 

Oleh : dr.Abu Hana El-Firdan

 

Sumber: 

http://kaahil.wordpress.com/2012/05/30/bahaya-efek-samping-sering-onanimasturbasi-kemampuan-ereksi-melemah-dan-impotensi-kebocoran-katup-air-mani-rambut-rontok-dan-kebotakan-cara-tips-pengobatan-untuk-mengatasi-kecanduanket/

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 18 Januari 2013 in KESEHATAN

 

EVALUASI CIPP

Evaluasi merupakan proses yang menentukan kondisi, dimana suatu tujuan telah dicapai.
Defenisi ini menerangkan secara langsung hubungan evaluasi dengan tujuan suatu kegiatan yang mengukur derajat, dimana suatu tujuan dapat dicapai. Sebenarnya evaluasi juga merupakan proses memahami, memberi arti, mendapatkan dan mengkomunikasikan bagi keperluan pengambil keputusan

Evaluasi program adalah proses untuk mendeskripsikan dan menilai suatu program dengan menggunakan kriteria tertentu dengan tujuan untuk membantu merumuskan keputusan , kebijakan yang lebih baik. Pertimbangannya adalah untuk memudahkan evaluator dalam mendeskripsikan dan menilai komponen-komponen yang dinilai, apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak.

Model CIPP ini dikembangkan oleh Stufflebeam, dkk. (1967) di Ohio State University. CIPP yang merupakan sebuah singkatan dari huruf awal empat buah kata, yaitu :

                                    Context evaluation      : evaluasi terhadap konteks

                                    Input evaluation          : evaluasi terhadap masukan

                                    Proses evaluation        : evaluasi terhadap proses

                                    Product evaluation      : evaluasi terhadap hasil

Keempat kata yang disebutkan dalam singkatan CIPP merupakan sasaran evaluasi, yang tidak lain adalah komponen dari proses sebuah program kegiatan. (Suharsimi Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, 2008:45).

Model CIPP ini disusun dengan tujuan untuk melengkapi dasar pembuatan keputusan dalam evaluasi sistem dengan analisis yang berorientasi pada peruhan terencana.

Batasan tersebut mempunyai tiga asumsi mendasar.

1. Menyatakan pertanyaan yang meminta jawaban dan informasi spesifik yang harus dicapai.

2. Memerlukan data yang relevan, untuk mendukung identifikasi tercapainya masing-masing komponen.

3. Menyediakan informasi yang hasil keberadaannya diperlukan oleh para pembuat keputusan peningkatan program.

Evaluasi model CIPP melayani empat macam keputusan: (1) perencanaan keputusan yang mempengaruhi pemilihan tujuan umum dan khusus, (2) keputusan pembentukan atau structuring, yang kegiatannya mencangkup pemastian strategi optimal dan desain proses untuk mencapai tujuan yang telah diturunkan dari keputusan perencanaan, (3) keputusan implementasi, dimana pada keputusan ini para evaluator mengusahakan sarana-prasaran untuk menghasilkan dan meningkatkan pengambilan keputusan atau eksekusi, rencana, metode, dan strategi yang hendak dipilih, dan (4) keputusan pemutaran yang menentukan jika suatu program itu diteruskan, diteruskan dengan modifikasi, dan atau diberhentikan secara total atas dasar kriteria yang ada.

Untuk melaksanakan empat macam keputusan tersebut, ada empat macam fokus evaluasi, yaitu : (1) evaluasi konteks, menghasilkan informasi tentang macam-macam kebutuhan yang telah diatur prioritasnya, agar tujuan dapat diformulasikan; (2) evaluasi input, menyediakan informasi tentang masukan terpilih, butir – butir kekuatan dan kelemahan, startegi, dan desain untuk merealisasikan tujuan; (3) evaluasi proses, menyediakan untuk para evaluator melakukan prosedur monitoring terpilih yang mungkin baru diimplementasikan sehingga butir yang kuat dapat dimanfaatkan dan yang lemah dapat dihilangkan; (4) evaluasi produk, mengakomodasi informasi untuk meyakinkan dalam kondisi apa tujuan dapat dicapai dan juga untuk menentukan, jika strategi yang berkaitan dengan prosedur dan metode yang diterapkan guna mencapai tujuan sebaiknya berhenti, modifikasi atau dilanjutkan dalam bentuk yang seperti sekarang. (Sukardi, 2009:63,64).

Sumber:

Arikunto, Suharsimi, Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2008. Evaluasi Program Pendidikan; Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Sukardi. 2009. Evaluasi Pendidikan Prinsip dan Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 9 Desember 2012 in PENJAS ORKES

 

Tag: , ,

DOPING

 

doping

Doping adalah penggunaan obat secara ilegal untuk meningkatkan prestasi atlit. Banyak tilikan mengenai doping ini. Seseorang dapat menelaahnya dari aspek farmakologi, psikologis, psikologis-pedagogis. Kesemua tilikan ini penting. Namun yang lebih penting lagi adalah pemahaman dari perspektif etika. Bab 4 ini mengupas masalah doping dari sudut nilai moral atau etika.

TERPERCAYA

Gagasan untuk mengamalkan sportivitas merupakan persoalan besar karena begitu banyak tantangannya. Ide tentang sportivitas ini begitu luhur dalam konteks pembinaan olahraga, kompetensi dan pencapaian prestasi. Dapat dibayangkan apa yang terjadi apabila fairness atau sportivitas ini tidak dapat ditegakkan dalam olahraga. Tanpa sportivitas maka suatu kompetisi tidak akan terkendali.

Namun sportivitas itu bukan soal kepatuhan. Perilaku sportif itu dipelajari. Karena itu harus dipahami mengapa dan bagaimana berperilaku sportif dalam olahraga, dan karena itu pula mereka dilarang menggunakan obat terlarang dalam kompetisi.

Salah satu akibat penggunaan obat terlarang dalam olahraga adalah merosotnya kepercayaan terhadap hasil yang dicapai dalam suatu kompetisi. Pemeliharaan kepercayaan ini sangatlah mahal dan penting maknanya.

Kepercayaan ini bukan persoalan emosi tetapi kelangsungan fungsi yang menjadi dasar bagi keterpercayaan yang mendalam. Di balik persoalan itu terdapat asumsi yang percaya bahwa terdapat satu peluang yang sama bagi semua orang untuk berprestasi. Tentu saja, tujuan ini sangat sulit dicapai. Kesempatan yang sama memang menjadi semacam ide belaka, sebab betapa sulit untuk mengontrolnya.

Semua pihak yang terlibat dalam suatu kompetisi tentu tidak mengetahui apa yang dikerjakan oleh pihak lawannya. Karena itu siapa yang bias menjamin atlit menggunakan doping sebagai pemacu prestasi ?

Sebagai alat pengontrol adalah adanya peraturan tertulis yang menjadi rujukan perilaku bagi semua pihak terkait, baik atlit, pelatif dan official serta pihak terkait lainnya, tak terkecuali pihak media massa. Setiap pemain harus mematuhi aturan itu, bisa dibayangkan kekacauan yang terjadi dalam suatu kompetisi apabila pemain dan lainya tidak mematuhi aturan itu.

Yang harus dilakukan selanjutnya adalah membangkitkan kebanggaan kepada atlit mengenai publikasi prestasinya yang dicapai dengan memanfaatkan asli usaha dan kemampuan badannya.

Doping tidak saja menghilangkan kepercayaan antara atlit dan sesamanya tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat kepada olahraga. Krisis kepercayaan ini sudah lama terjadi karena factor ketidak jujuran itu. Masyarkat seperti kurang percaya kepada hasil pertandingan sepakbola sebagai kasus permainan skandal suap yang gampang mengatur kedudukan skor. Masyarakat menjadi berkurang kegairahanya untuk menyaksikan pertandingan sepak bola karena masyarakat tau pertandingan tidak dimainkan dengan cara bersungguh-sungguh.

TANGGUNG JAWAB ATLET SENDIRI

Pengadaan lab untuk menganalisis penggunaan obat perangsang atlit tergolong mahal, selain memerlukan keahlian dan peralatan canggih untuk kebutuhan analisinya. Prosedurnya pun cukup kompleks dan memakan energy.

Negara maju dibidang keolahragaanya yang sudah mencapai tahap ‘ olahraga memasyarkat ‘, control doping menjadi pekerjaan yang pasif, sebab begitu banyak jumlah anggota olahragawan yang menjadi populasinya. Karena itu ditempuh jalan melalui pengacakan atau prosedur random. Melalui prosedur undian , maka setiap orang berpeluang  terpilih menjadi subyek yang akan diperiksa apakah sebagai pengguna doping atau tidak. Mereka yang terpilih itu kemudian didatangi oleh petugas untuk diambil urinnya yang selanjutnya diperiksa di lab.

Prosedur itu memang efektif karena semua orang berpeluang untuk diperiksa, dan semua orang dianggap berpeluang pula menggunakan doping. Namun, apakah cara itu dijamin efektif ?

Penciptaan jaringan international untuk menanggulangi masalah doping ini dari sisi ide memang baik, namun tidak layak ditinjau dari aspek teknis dan ekonomi. Terlalu luas jangkauan pekerjaannya dan terlalu mahal pula biayanya.

Cara yang dianggap paling efektif adalah pengawasan melekat melalui self-kontrol. Atlit itu sendirilah yang mengawasi dirinya. Di Negara yang maju  dan terbiasa dengan obat perangsang itu amat kuat.

Terkait dengan hal ini, realisasi pengawasan terhadap diri sendiri itu juga harus didukung oleh pihak lainnya yang sama-sama ikut mengamankan pelanggaran yang terjadi. Para dokter juga ikut bertanggungjawab.

Pengawasan diri itu pada akhirnya terpulang pada etika dan nilai moral yang melakat pada diri seseorang. Atas dasar rujukan itulah ia menentukan pilihannya, apakah menggunakan doping atau tidak.

Karena alasan ancaman terhadap kesehatan, seperti bahaya kena kangker hati, tidak dapat keturunan dan lain-lain yang mengerikan, kesemua itu rupanya tidak cukup membuat atlet jera menggunakan obat itu. Kabar yang tidak tersiar luas mengungkapkan kasus kematian atlit balap sepeda karena menggunakan obat doping.

Jadi yang menjadi benteng sekaligus filter untuk melindungi keselamatan atlit adalah mereka sendiri. Namun demikian seperti disinggung di muka, aspek pedagogic atau pendidikan memainkan peranan penting dalam proses penyadaran dan penbentukan sikap dan perilaku untuk mempertahankan keterpercayaan dalam kejujuran dalam olahraga.

MORAL DOKTER OLAHRAGA

Selain pelatih, dokter olahraga juga merupakan anggota tim atau warga masyarakat olahraga yang ikut serta memelihara kepercayaan terhadap kompetisi dan performa. Sebagai ahli-profesional yang paham akan kasiat obat dan eksesnya ditinjau dari aspek farmakologi, maka dokter olahraga berpotensi untuk terjebak kearah pemberian atau dukungan kepada atlet untuk menggunakan obat perangsang tersebut. Hal itu dapat didorong oleh factor komersialisasi dan nama masyur yang juga terkait denga factor ekonomi. Ketenaran nama yang dicapai atlet akan mendorong peningkatan status sosialnya. Masyarakat mengagumi diri dan prestasi atlit yang bersangkutan.

Lebih khusus lagi para ahli farmakologi merasa ada tantangan untuk melakukan pengujian terhadap kasiat obat terlarang itu. Namun ada yang percaya diantara mereka bahwa obat itu tidak berkhasiat negative. Padahal setiap obat merupakan intrusi kedalam tubuh yang kemudian membangkitkan resiko yang membahayakan kesehatan dan keselamatan seseorang.

Sikap yang menganggap enteng itu terjadi karena masih sulit untuk mengklaim bahwa sebagai akibat pemakean anabolic steroid misalnya, prestasi seorang atlit menjadi meningkat. Namun menjadi kebiasaan bagi ahli untuk menyimpulkan adanya korelasi antara prestasi dan pemakaian anabolic steroid walaupun mereka juga sukar menentukan hubungan antara kedua factor itu.

TANGGUNG JAWAB SEMUA ORANG

Pada akhirnya penangkalan masalah doping menjadi tanggung jawab setiap orang, bukan saja atlet, pelatih atau dokter olahraga. Semua orang yang berkepentingan dengan olahraga ikut bertanggung jawab, terhadap doping ini.

Industry farmakologi juga ikut bertanggung jawab, sebab munculnya obat-obat baru dengan segala khasiat dan akibatnya merupakan produk dari iptek di bidang farmasi. Penggunaan doping memang terkait dengan konteks social. Masyarakat memang mengapresiasi pencapaian prestasi. Namun penipuan terjadi, sehingga nilai moral memang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Penggunaan doping sebagai satu bentuk penipuan dalam olahraga itu juga semakin kompleks masalahnya dari aspek kajian aksiologis karena didalamnya terlibat beberapa factor. Apa substan yang dianggap berbahaya dan kemudian seberapa kuat efeknya yang disebut membahayakan ? apakah larangan itu merupakan sebuah prinsip yang konsisten atau sebaliknya, tidaklah pemberian kebebasan untuk memilih merupakan hak bagi orang dewasa yang “dewasa” dan bertanggung jawab atas perbuatanya.

KESIMPULAN

Kesimpulannya, penggunaan doping menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap olahraga, karena itu pula, penggunaan doping menjatuhkan nilai pedagogi olahraga, karena jatuh keterpercayaan . kredibilitas olahraga, kompetisi dan atlit jatuh di mata masyarakat, sebab terjadi penipuan untuk berprestasi, tidak berkat usaha dan dominasi kemampuan yang asli tetapi bantuan dari luar.

DAFTAR PUSTAKA

Lutan, Rusti dan Sumardianto. 1999/2000. Filsafat Olahraga : Departeman Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 2 Desember 2012 in PENJAS ORKES

 

Tag:

PENGERTIAN PELATIH

Pelatih adalah seorang yang profesional yang tugasnya membantu olahragawan dan tim dalam memperbaiki penampilan olahraga. Karena pelatih adalah suatu profesi, maka sebaiknya pelatih harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar/ukuran professional yang ada. Sedangkan yang sesuai dengan standar profesi adalah pelatih harus dapat memberikan pelayanan pelatihan sesuai dengan perkembangan mutakhir pengetahuan ilmiah di bidang yang ditekuni ( Pate Rotella, 1993:5).

Berdasarkan dari hal di atas maka sebaiknya para pelatih harus secara teratur menyesuaikan diri dengan perkembangan terbaru ilmu pengetahuan dan mengubah praktek kepelatihannya.

pelatih

Pelatih yang baik harus mempunyai kemampuan sebagai berikut : (1) mempunyai kemampuan untuk membantu atlet dalam mengaktualisasikan potensinya; (2) bila membentuk tim akan didasarkan pada ketrampilan individu yang telah diajarkan; (3) mempunyai pengetahuan dan keterampilan teknis yang seimbang; (4) mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan tingkat intelektual dengan keterampilan neuromuskuler atletnya; (5) mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmiah dalam membentuk kondisi atlet; (6) lebih meningkatkan pada unsur pendidikan secara utuh, baru kemudian pada unsur pelatihan; (7) membenci kekalahan, akan tetapi tidak mencari kemenangan dengan berbagai cara yang tidak etis; (8) mempunyai kemampuan untuk mengendalikan dirinya; (9) mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi peningkatan terhadap partisipasi atletnya; (10) mempunyai kemampuan untuk selalu dihormati oleh atletnya maupun teman-temannya; dan (11) mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap profesinya ( Mc Kinney, 1975 ).

Landasan Hukum

UU NO 3 TAHUN 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional;  Pasal 83: Ayat 1- 3, yang berbunyi :

 Ayat (1) Sertifikasi dilakukan untuk memenuhi :

  1. Kompetensi Tenaga Keolahragaan

Ayat (2) Hasil sertifikasi berbentuk sertifikat kompetensi dan sertifikat kelayakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang serta induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan sebagai akuntabilitas publik.

Ayat (3) Sertifikat kompetensi diberikan kepada seseorang sebagai pengakuan setelah lulus uji kompetensi.

Pelaksanaan UU

Dalam UU NO 3 Tahun 2005 pasal 83: ayat 1-3 sangat bagus apabila semua pelatih memahami UU ini dan mempunyai sertifikat profesi, pastinya olahraga Indonesia akan maju dan berprestasi.

Namun dalam kenyataan hanya sedikit pelatih yang memperoleh sertifikat ini, kebanyakan para pelatih hanya memikirkan materi dan menciptakan juara yang instan dan tidak memikirkan untuk jangka panjang, sehingga pelatih tidak mempedulikan sertifikat kompetensi. Yang terpenting bagi kebayakan pelatih adalah mereka tidak membutuhkan sertifikat, tetapi materi. Jadi mereka tidak mengerti olahraga yang berkembang sekarang seperti apa. Hal ini juga sangat merugikan bagi atlet sendiri, karena atlet yang ingin sungguh-sungguh berprestasi dan berkembang, mereka tidak dapat mengembangkan kemampuanya karena tidak dibekali latihan yang baik serta perkembangan metode pelatihan baru oleh pelatihnya.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 2 Desember 2012 in PENJAS ORKES

 

Tag: ,

SEPAK TAKRAW

A.    Pengertian Sepak Takraw

Pada tahun 1965 “takraw” dibakukan dengan resmi di Malaysia dengan kata “sepak” diambil dari bahasa Melayu, kata “takraw” diambil dari bahasa Thai yang berarti “bola terbuat dari anyaman rotan”. (Sudrajat Prawirasaputra,2000:4).

“Sepak” berarti gerakan menyepak sesuatu dengan kaki, dengan cara mengayunkan kaki di depan atau ke sisi (Depdikbud, 1995). Sedangkan “Takraw” berarti bola atau barang bulat yang terbuat dari anyaman rotan (Depdikbud, 1992). Jadi sepaktakraw adalah sepak raga yang telah dimodifikasikan untuk menjadikannya sebagai suatu permainan yang kompetitif. Sedangkan menurut ahli lain mengatakan sepaktakraw adalah menyepak bola dengan samping kaki, sisi kaki bagian dalam atau bagian luar kaki yang terdiri dari tiga orang pemain (Sanafiah, 1992).

Di Indonesia sendiri organisasi pertama yang menaungi sepak takraw adalah Persatuan Sepak Raga Seluruh Indonesia ( PERSERASI ) didirikan pada tahun 1971 namun pada tahun 1986 dirubah menjadi Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia ( PERSETASI ). PERSETASI telah menjadi anggota international Sepak Takraw Federation (ISTAF) dan Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF). (Sudrajat Prawirasaputra, 2000:4).

B.   Peraturan Permainan Sepaktakraw

1.    Lapangan

  • Lapangan Sepaktakraw seukuran dengan lapangan Badminton yaitu : 13,40 m x 6,10 m
  • Sepaktakraw dapat dimainkan dalam gedung atau diluar gedung (apabila dimainkan didalam gedung maka tinggi loteng minimal 8 m dari lantai).
  • Keempat isi lapangan ditandai dengan cet atau lakban yang lebarnya 4 cm, diukur dari pinggir sebelah luar.
  • Areal bebas minimal 3 m dari garis luar lapangan bebas dari rintangan
  • Centre cirle yaitu garis tengah dengan lebar 2 cm.
  • Quarter circle yaitu garis seperempat lingkaran  dipojok garis tengah radius 90 cm diikur dari garis sebelah dalam.
  • The service circle adalah lingkaran service dengan radius 30 cm berada ditengah lapangan, jarak dari garis belakang 2,45 m dan jarak dari titik tengah garis lingkaran  kegaris tengah (Centre Line) 4,25m, jarak titik tengah lingkaran adalah 3,05m dari kiri dan kanan garis pinggir lapangan.

Lapangan  Takrow

2.    Ukuran Tiang Net

  • Putra: Tinggi net 1,55m dipinggir dan minimal 1,52 di bagian tengah.
  • Putri: Tinggi net 1,45m dipinggir dan minimal 1,42 di bagian tengah.
  • Kedudukan tiang 30cm diluar garis pinggir

3.    Jaring atau Net

  • Net terbuat dari tali atau benang kuat atau nilon, dimana tiap lubangnya lebar 6 – 8 cm.
  • Lebar net 70 cm dengan panjang 6,10 m.

4.    Bola Takraw
Terbuat dari plastik dimana awalnya adalah terbuat dari rotan, dengan ukuran :

  • Lingkaran 42-44 cm untuk putra dan 43-45 cm untuk putri.
  • Berat adalah 170-180 gr untuk putra dan 150-160 untuk putri.

 Bola Takraw

5.    Pemain-pemain

  • Permainan ini dimainkan oleh 2 (dua) “Regu” masing-masing regu terdiri dari 3 (tiga) orang pemain dan disetiap regu dilengkapi oleh 1 (satu) orang pemain cadangan.
  • 1 (satu) dari tiga pemain diposisi belakang disebut back atau “Tekong” sebagai penyepak mula untuk memulai permainan.
  • Dua orang berada didepan yang berada pada sebelah kiri tekong  disebut “Apit kiri” dan yang berada pada sebelah kanan tekong  disebut “Apit kanan”.

6.    Kesalahan-kesalahan

a.    Kesalahan Pihak Penyepak Bola

  • Apabila sebagai pelambung masih memainkan bola, melemparkan bola pada teman sendiri, memantulkan, melempar dan menangkap lagi setelah wasit menyebut posisi angka.
  • Apabila mengangkat kaki, menginjak garis, menyentuh atau melewati garis bawah net ketika melakukan lambung bola.
  • Tekong melompat saat melakukan service, kaki tumpuan tidak berada dalam lingkaran atau menginjank garis lingkaran servis.
  • Tekong tidak menyepak bola yang dilambungkan kepadanya.
  • Bola menyetuh salah seorang pemain sendiri sebelum bola melewati net.
  • Bola jatuh diluar lapangan.
  • Bola tidak melewati net.

b.    Kesalahan Pihak Penerima Service
Berusaha mengalihkan perhatian lawan seperti : (isyarat tangan, menggertak, bersuara  keras  atau membuat keributan).

c.    Kesalahan kedua Pihak

  • Ada pemain yang mengambil bola dilapangan lawan.
  • Menginjak dan melewati satu telapak kaki garis tengah.
  • Ada pemain yang melewati lapangan lawan, walaupun diatas atau dibawah net kecuali pada saat ”The Follow Trugh Ball”
  • Memainkan bola lebih dari tiga kali.
  • Bola mengenai tangan.
  • Menahan atau menjepit bola antara lengan dan badan atau antara dua kaki dengan bola.
  • Bola mengenai loteng atau pembetas lainnya.

7.    Sistem perhitungan angka

  • Apabila penerima servis melakukan ksesalahan otomatis akan memperoleh angka sekaligus melakukan sepak mula lagi bagi penyepak mula.
  • Angka kemenangan setiap set maksimum 21 angka, kecuali pada saat posisi angka 20-20, pemenang akan ditentukan pada saat selisih dua angka sampai batas akhir 25 poin, ketika 20-20 wasit utama menyerukan batas angka 25 poin.
  • Memberikan kesempatan istirahat 2 menit masing-masing pada akhir  set pertama atau kedua termasuk Tie Break.
  • Apabila masing-masing regu memnangkan satu set, maka pemain akan dilanjutkan dengan set “Tie Break” dengan 15 poin kecuali pada posis 14-14, pemenang akan ditentukan pada selisih dua angka sampai batas akhirnya angka 17.
  • Sistem perhitungan angka menggunakan Relly Poin
  • Pergantian pemain

1.    Setiap “Regu” hanya dapat melakukan 1 (satu) kali pergantian pemain dalam satu pertandingan.
2.    Pergantian pemain diperbolehkan setiap saat ketika bola mati melalui tim menejer atau pelatih yang disetujui oleh official atau petugas pertandingan.
3.    Setiap regu dapat menominasikan maximum dua orang cadangan tetapi hanya bolah melakukan pergantian pemain kali.
4.    Pemain yang mendapat kartu merah dapat diganti dengan ketentuan belum ada pergantian pemain sebelumnya.

8.    Posisi pemain pada saat service

  • Sebelum permainan dimulai, kedua regu harus berada dilapangan masing-masing dalam posisi siap bermain.
  • Dalam melakukan sepak mula, salah satu kaki tekong berada dalam garis lingkaran service.
  • Kedua apit kita melakukan servis harus berada pada seperempat lingkaran.
  • Lawan atau regu penerima servis bebas bergerak didalam lapangan sendiri.

9.    Official (petugas pertandingan)
Sutu pertandingan harus dipimpin technikal sebagai berikut :

  • 2 orang Technical Delegotate
  • 6 orang juri (dewan hakim)
  • 1 orang Official Refree
  • 2 orang wasit (wasit utama dan wasit dua)
  • 6 orang penjaga garis samping dan belakang

10.    Pinalty (hukuman)
Pemain yang menggar peraturan ini akan dikenakan sangsi atau hukuman pernyataan dari wasit apabila :

  • Memperlihatkan sikap tidak sopan kepada pemain atau penonton juga pada wasit atas keputusan yang diambil.
  • Menghubungi wasit yang bertugas dengan keras mengenai suatu keputusan yang diambil.
  • Meninggakan lapangan permainan tanpa permisi kepada wasit yang memimpin pertandingan.
  • Memberikan bola kepada pihak lawan dengan menggunakan kaki atau melemparkannya dengan keras.
  • Berkelakuan tidak sopan selama permainan.

11.    Apabila hal tersebut dilanggar oleh seseorang pemain maka wasit menggunakan kartu sebagai berikut:

1.1.    Kartu Kuning
Sebagai tanda peringatan seorang pemain yang melakukan pelanggaran terhadap tata tertib seperti yang diatas.

1.2.    Kartu Merah

  • Apabila pemain telah menerima kartu kuning pada pertandingan yang sama.
  • Sikap kasar dan tidak sopan seperti memukul, menendang, meludah dan lain-lain.
  • Menggunakan kata-kata kotor atau mencaci maki.

C.   Rangka Dan Tungkai

1.    Rangka
Rangka adalah seluruh tulang-tulang pada manusia yang terbentuk oleh ± 200 b uah tulang yang membentuk tubuh yang disebut  rangka. Jadi rangka merupakan alat gerak pasif pada manusia. Kegunaan rangka pada manusi :

  • Memberikan bentuk pada tubuh
  • Melindungi alat-alat tubuh yang lunak atau vital seperti paru-paru, otak, alat percernaan dan lain-lain.
  • Tempat melekatnya otot-otot dan urat.
  • Untuk mengokohkan tubuh.

2.    Tungkai
Tungkai merupakan tulang-tulang anggota gerak bawah, tulang tungkai terdiri dari beberapa tulang kering yaitu : tulang betis, tulang tempurung lutut, empat belas tulang pergelangan kaki (masing-masing 7 bauah), sepuluh tulang telapak kaki dan dua puluh delapan ruas jari kaki (masing-masing jari 3 ruas kecuali ibu jari kaki 2 ruas).

D.       Ketetapan Sasaran Servis

Ketetapan sasaran berarti benar atau tepat pada yang diuji atau sasaran dan servis adalah suatu teknik penyajian bola pertama untuk mengawali suatu permainan sesudah wasit menyatakan pertandingan sudah dimulai, jadi yang dim aksud dengan ketetapan sasaran servis pada penelitian ini adalah sasaran servis yang dilakukan secara akurat atau benar terhadap sasaran yang telah dibuat untuk pengambilan sample pada siswa putra kelas VIII Putra SLTP 3 Narmada.

E. Lapangan Sepak Takraw

Lapangan  Takrow
Keterangan :
A.    : Lingkaran untuk melakukan sepak mula (servis) oleh tekong
B.    : Lingkaran untuk apit kanan
C.    : Lingkaran untuk apit kiri
D.    : Kolom nilai ketepatan sasaran servis
Pada gambar di atas adalah proses evaluasi hasil tes siswa karena membutuhkan data yang akurat dan obyektif, dalam proses pembelajaran tes dan pengukuran merupakan suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan, tes merupakan alat yang digunakan untuk memperoleh informasi atau data dari suatu objek yang akan teliti.
Jedi tes adalah merupakan alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan atau mengetahui sesuatu yang akan diteliti dengan cara dan aturan yang sudah ditentukan Suharsimi (1995:51)
 
 
Sumber
 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 2 Desember 2012 in SEPAK TAKRAW

 

Tag: , , , , , ,

INDUK ORGANISASI OLAHRAGA DI INDONESIA

Berikut ini adalah nama organisasi induk cabang olahraga yang ada di Indonesia diurutkan berdasarkan nama cabang olah raga serta singkatan namanya yang diakui oleh KONI / Komite Olahraga Nasional Indonesia yaitu sebagai berikut :

1. Aero Sport = Federasi Aero Sport Indonesia / FASI
2. Anggar = Persatuan Anggar Seluruh Indonesia / IKASI
3. Atletik = Persatuan Atletik Seluruh Indonesia / PASI
4. Baseball = Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia / PERBASASI
5. Berkuda = Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia / PORDASI
6. Berlayar = Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia / PORLASI
7. Biliar = Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia / POBSI
8. Binaraga = Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia / PABBSI
9. Bola Basket = Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia / PERBASI
10. Bola Voli = Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia / PBVSI
11. Boling = Persatuan Boling Indonesia / PBI
12. Bulu Tangkis = Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia / PBSI
13. Catur = Persatuan Catur Seluruh Indonesia / PERCASI
14. Dayung = Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia / PODSI
15. Drum Band = Persatuan Drum Band Indonesia / PDBI
16. Golf = Persatuan Golf Indonesia / PGI
17. Gulat = Persatuan Gulat Amatir Seluruh Indonesia / PGSI
18. Judo = Persatuan Judo Seluruh Indonesia / PJSI
19. Karate = Federasi Olahraga Karate-do Indonesia / FORKI
20. Kartu = Gabungan Bridge Seluruh Indonesia / GABSI
21. Kempo = Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia / PERKEMI
22. Kesehatan Olahraga = Kesehatan Olahraga Republik Indonesia / KORI
23. Liong & Barongsai = Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia / PLBSI
24. Menembak = Persatuan Menembak dan BerburuIndonesia / PERBAKIN
25. Motor = Ikatan Motor Indonesia / IMI
26. Olahraga air = Persatuan Renang Seluruh Indonesia / PRSI
27. Olahraga Cacat = Badan Pembina Olahraga Cacat / BPOC
28. Olahraga KORPRI = Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia / BAPOR KORPRI
29. Olahraga Mahasiswa = Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia / BAPOMI
30. Olahraga Pelajar = Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia / BAPOPSI
31. Olahraga Sepeda = Ikatan Sport Sepeda Indonesia / ISSI
32. Olahraga Wanita = Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia / PERWOSI
33. Panahan = Persatuan Panahan Indonesia / PERPANI
34. Panjat Tebing = Federasi Panjat Tebing Indonesia / FPTI
35. Pecak Silat = Ikatan Pencak Silat Indonesia / IPSI
36. Selam = Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia / POSSI
37. Senam = Persatuan Senam Indonesia / PERSANI
38. Sepak Takraw = Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia / PSTI
39. Sepakbola = Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia / PSSI
40. Sepatu Roda = Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia / PERSEROSI
41. Ski Air = Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia / PSASI
42. Sport Dance = Ikatan Olahraga Dansa Indonesia / IODI
43. Squash = Persatuan Squash Indonesia / PSI
44. Taekwondo = Taekwondo Indonesia / TI
45. Tarung Derajat = Keluarga Olahraga Tarung Derajat / KODRAT
46. Tenis = Persatuan Tennis Lapangan Seluruh Indonesia / PELTI
47. Tenis Meja = Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia / PTMSI
48. Tinju = Persatuan Tinju Amatir Indonesia / PERTINA
49. Wartawan Olahraga = Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia / SIWO PWI
50. wushu = Wushu Indonesia / WI

Sumber :

2008. Daftar Nama Organisasi Induk Olahraga Di Indonesia – Ilmu Pengetahuan Olahraga. Online

http://organisasi.org/daftar-nama-organisasi-induk-olahraga-di-indonesia-ilmu-pengetahuan-olahraga ( accesed  02/05/12 )

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 30 November 2012 in PENJAS ORKES

 

Tag: , , , , ,

10 KOMPONEN KONDISI FISIK

1) Kekuatan (Strenght)

Kekuatan adalah komponen kondisi fisik seseorang tentang kemampuan dalam mempergunakan otot-otot untuk menerima beban sewaktu bekerja (M. Sajoto, 1995:8). Kekuatan adalah kemampuan untuk membangkitkan ketegangan otot terhadap suatu keadaan (Garuda Mas, 2000 : 90). Kekuatan memegang peranan yang penting, karena kekuatan adalah daya penggerak setiap aktivitas dan merupakan persyaratan untuk meningkatkan prestasi. Dalam permainan sepak bola, kekuatan merupakan salah satu faktor yang menentukan kemampuan permaian seseorang dalam bermain. Karena dengan kekuatan seorang pemain akan dapat merebut atau melindungi bola dengan baik (selain ditunjang dengan faktor teknik bermain yang baik). Selain itu, dengan memiliki kekuatan yang baik dalam sepak bola, pemain dapat melakukan tendangan keras dalam usaha untuk mengumpan daerah kepada teman maupun untuk mencetak gol.

2) Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan ototnya untuk berkontraksi secara terus menerus dalam waktu yang relatif lama dengan beban tertentu (M. Sajoto, 1995:8). Daya tahan adalah kemampun untuk bekerja atau berlatih dalam waktu yang lama, dan setelah berlatih dalam jangka waktu lama tidak mengalami kelelahan yang berlebihan (Garuda Mas, 2000 : 89). Permainan sepak bola merupakan salah satu permainan yang membutuhkan daya tahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Daya tahan penting dalam permainan sepak bola sebab dalam jangka waktu 90 menit bahkan lebih, seorang pemain melakukan kegiatan fisik yang terus menerus dengan berbagai bentuk gerakan seperti berlari, melompat, meluncur (sliding), body charge dan sebagainya yang jelas memerlukan daya tahan yang tinggi.

3) Daya Otot (Muscular Power)

Daya otot adalah kemampuan seseorang untuk mempergunakan kekuatan maksimum yang dikerjakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya (M. Sajoto, 1995:8). Daya otot dipengaruhi oleh kekuatan otot, kecepatan kontraksi otot sehingga semua faktor yang mempengaruhi kedua hal-hal tersebut akan mempengaruhi daya otot. Jadi daya otot adalah kualitas yang memungkinkan otot atau sekelompok otot untuk melakukan kerja fisik secara tiba-tiba. Dalam permainan sepak bola diperlukan gerakan yang dilakukan secara tiba-tiba misalnya gerakan yang dilakukan pada saat merebut bola. Pemakaian daya otot ini dilakukan dengan tenaga maksimal dalam waktu singkat dan pendek. Orang yang sering melakukan aktifitas fisik membuat daya ototnya menjadi baik. Daya otot dipengaruhi oleh kekuatan otot dan kecepatan kontraksi otot sehingga semua faktor yang mempengaruhi kedua hal tersebut akan mempengaruhi daya otot.

4) Kecepatan (Speed)

Kecepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktu yang sesingkat-singkatnya (M.Sajoto, 1995:8). Oleh karena itu seseorang yang mempunyai kecepatan tinggi dapat melakukan suatu gerakan yang singkat atau dalam waktu yang pendek setelah menerima rangsang. Kecepatan disini dapat didefinisikan sebagai laju gerak berlaku untuk tubuh secara keseluruhan atau bagian tubuh. Faktor yang mempengaruhi kecepatan, antara lain adalah : kelentukan, tipe tubuh, usia, jenis kelamin (Dangsina Moeloek, 1984 : 7-8). Kecepatan juga merupakan salah satu faktor yang menetukan kemampuan seseorang dalam bermain sepak bola. Pemain yang memiliki kecepatan akan dapat dengan cepat menggiring bola ke daerah lawan dan akan mempermudah pula dalam mencetak gol ke gawang lawan, selain itu kecepatan juga diperlukan dalam usaha pemain mengejar bola.

5) Daya Lentur (Fleksibility)

Daya lentur adalah efektivitas seseorang dalam menyesuaikan diri untuk segala aktivitas dengan pengukuran tubuh yang luas. Hal ini akan sangat mudah ditandai dengan tingkat fleksibilitas persendian pada seluruh permukaan tubuh (M. Sajoto, 1995:9). Kelentukan menyatakan kemungkinan gerak maksimal yang dapat dilakukan oleh suatu persendian. Jadi meliputi hubungan antara tubuh persendian umumnya tiap persendian mempunyai kemungkinan gerak tertentu sebagai akibat struktur anatominya. Gerak yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari adalah fleksi batang tubuh tetapi kelentukan yang baik pada tempat tersebut belum tentu di tempat lain pula demikian (Dangsina Moeloek, 1984 : 9). Dengan demikian kelentukan berarti bahwa tubuh dapat melakukan gerakan secara bebas. Tubuh yang baik harus memiliki kelentukan yang baik pula. Hal ini dapat dicapai dengan latihan jasmani terutama untuk penguluran dan kelentukan. Faktor yang mempengaruhi kelentukan adalah usia dan aktifitas fisik pada usia lanjut kelentukan berkurang akibat menurunnya aktifitas otot sebagai akibat berkurang latihan (aktifitas fisik). Sepak bola memerlukan unsur fleksibility, ini dimaksudkan agar pemain dapat mengolah bola, melakukan gerak tipu, sliding tackle serta mengubah arah dalam berlari.

6) Kelincahan (Agility)

Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi di area tertentu, seseorang yang mampu mengubah satu posisi yang berbeda dalam kecepatan tinggi dengan koordinasi yang baik, berarti kelincahannya cukup baik (M. Sajoto, 1995:9). Sedangkan menurut Dangsina Moeloek (1984 : 8) menggunakan istilah ketangkasan. Ketangkasan adalah kemampuan merubah secara tepat arah tubuh atau bagian tubuh tanpa gangguan pada keseimbangan. Kelincahan seseorang dipengaruhi oleh usia, tipe tubuh, jenis kelamin, berat badan, kelentukan (Dangsina Moeloek, 1984 : 9). Dari kedua pendapat tersebut terdapat pengertian yang menitik beratkan pada kemampuan untuk merubah arah posisi tubuh tertentu. Kelincahan sering dapat kita amati dalam situasi permainan sepak bola, misalnya seorang pemain yang tergelincir dan jatuh di lapangan, namun masih dapat menguasai bola dan mengoperkan bola tersebut dengan tepat kepada temannya. Dan sebaliknya, seorang pemain yang kurang lincah mengalami situasi yang sama tidak saja tidak mampu menguasai bola, namun kemungkinan justru mengalami cedera karena jatuh.

7) Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan adalah kemampuan seseorang dalam mengendalikan organ-organ syaraf otot (M. Sajoto, 1995:9). Keseimbangan adalah kemampuan mempertahankan sikap tubuh yang pada saat melakukan gerakan tergantung pada kemampuan integrasi antara kerja indera penglihatan, kanalis semisis kuralis pada telinga dan reseptor pada otot. Diperlukan tidak hanya pada olah raga tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari (Dangsina Moeloek, 1984 : 10). Keseimbangan ini penting dalam kehidupan maupun olah raga untuk itu penting dimana tanpa keseimbangan orang tidak dapat melakukan aktivitas dengan baik. Seorang pemain sepak bola apabila memiliki keseimbangan yang baik, maka pemain itu akan dapat mempertahankan tubuhnya pada waktu menguasai bola. Apabila keseimbangannya baik maka pemain tersebut tidak akan mudah jatuh dalam perebutan bola maupun dalam melakukan body contact terhadap pemain lawan.

8) Koordinasi (Coordination)

Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan bermacam-macam gerak yang berada berada ke dalam pola garakan tunggal secara efektif (Sajoto, 1995:9). Koordinasi menyatakan hubungan harmonis berbagai faktor yang terjadi pada suatu gerakan (Dangsina Moeloek, 1984 : 4). Jadi apabila seseorang itu mempunyai koordinasi yang baik maka ia akan dapat melaksanakan tugas dengan mudah secara efektif. Dalam sepak bola, koordinasi digunakan pemain agar dapat melakukan gerakan teknik dalam sepak bola secara berkesinambungan, misalnya berlari dengan melakukan dribble yang dilanjutkan melakukan shooting kearah gawang dan sebagainya.

9) Ketepatan (Accuracy)

Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerakan-gerakan bebas terhadap suatu sasaran, sasaran ini dapat merupakan suatu jarak atau mungkin suatu obyek langsung yang harus dikenai dengan salah satu bidang tubuh (M. Sajoto, 1995:9). Dengan latihan atau aktivitas olahraga yang menuju tingkat kesegaran jasmani maka ketepatan dari kerja tubuh untuk mengontrol suatu gerakan tersebut menjadi efektif dan tujuan tercapai dengan baik. Ketepatan dalam sepak bola merupakan usaha yang dilakukan seorang pemain untuk dapat mengoperkan bola secara tepat pada teman, selain itu juga dapat melakukan shooting ke arah gawang secara tepat untuk mencetak gol.

10) Reaksi (Reaction)

Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menghadapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indera, syaraf atau rasa lainnya. Status kondisi fisik seseorang dapat diketahui dengan cara penilaian bentuk tes kemampuan (M. Sajoto, 1995:10). Reaksi dapat dibedakan menjadi tiga macam tingkatan yaitu reaksi terhadap rangsangan pandang, reaksi terhadap pendengaran dan reaksi terhadap rasa. Seorang pemain sepak bola harus mempunyai reaksi yang baik, hal ini dimaksudkan agar pemain mampu untuk bergerak dengan cepat dalam mengolah bola. Biasnya reaksi sangat di butuhkan oleh seorang penjaga gawang untuk menghalau bola dari serangan lawan, akan tetapi semua pemain dituntut juga harus mempunyai reaksi yang baik pula.

Sumber : 2010. Komponen-Komponen Kondisi Fisik. Online http://andibrilinunm.blogspot.com/2010/12/komponen-komponen-kondisi-fisik.html (accesed 02/05/12 )

 
1 Komentar

Posted by pada 30 November 2012 in PENJAS ORKES

 

Tag: ,

CARA MENGUKUR TINGGI DAN BERAT BADAN IDEAL

A. Pengukuran Tinggi Badan

Tulang rangka manusia merupakan bangunan tubuh yang memberi bentuk dan sebagai penyangga tubuh. Tulang tumbuh karena adanya lapisan pertumbuhan karena adanya lapisan pertumbuhan tulang ( Epifise dan Diafise ) pada bentuk tulang panjang. Tingkat kematangan / pertumbuhan tulang ditandai dengan bersatunya Epifise dan Diafise dimana Epifise distalis bersatu pada usia 17-19 tahun, sedangkan Epifise lateralis bersatu pada usia 19-20 tahun.

Alat : Pengukur Tinggi Badan

Cara Mengukur tinggi badan :

1. Lepas sepatu atau alas kaki.

2. Berdiri tegak, pandangan lurus kedepan, telapak kaki menapak pada alas

3. Ukur tinggi badan mulai dari tumit sampai puncak tengkorak dengan tongkat pengukur.

4. Catat Hasil Yang ditunjukan tongkat pengukur dalam satuan ( cm ).

B. Pengukuran Berat Badan

Ada beberapa cara mengukur berat badan seseorang. Salah satu yang paling sederhana adalah dengan menimbang berat badan dengan menggunakan alat timbangan berat badan yang dinyatakan dalam satuan kilogram ( kg ).

Berat badan sebenarnya ditentukan oleh jumlah cairan, kadar lemak, protein, dan mineral yang ada pada tubuh manusia ( -+ 60% ).  Berat badan tubuh juga ini juga dipengaruhi oleh usia dan kegitan fisik serta temperatur tubuh.

Alat : Timbangan Badan

Langkah Pengukuran :

1. Lepas alas kaki, jam tangan dan pakean luar.

2. Sesuaikan jarum penunjung timbangan hingga sejajar angka nol kg.

3. Naik keatas timbangan dan berdiri ditengah-tengah.

4. Catat hasil angka yang ditunjukan jarum penunjuk dalam satuan kg.

RUMUS BERAT BADAN IDEAL

( TB – 100 ) – 10% ( TB – 100 )

Contoh :

Berat Tubuh Ideal

Tinggi Badan Bangkit : 165 cm

Berat Badan Bangkit  : 49 kg

R = ( TB – 100 ) – 10 % ( TB – 100 )

( TB -100 ) – 10 % ( TB – 100 )

= ( 165 – 100 ) – 10 % ( 165 – 100 )

= ( 65 ) -10 % ( 65 )

= 65 – 6,5

= 58,5 kg

Kesimpulan :

Bahwa berat badan Bangkit TIDAK IDEAL, karena berat badan Bangkit sekarang adalah 49 kg. Seharusnya Berat Badan Bangkit dinyatakan ideal adalah 58,5 kg.

catatan : Dinyatakan Berat Ideal, Apabila Berat Badan Minimal Kuran 1 kg dari berat yang sudah dihitung atau Maximal Lebih 1 kg dari berat yang sudah dihitung.

Dari Contoh diatas Apabila Berat Bangkit dinyatakan IDEAL, Bangkit harus menambah Beratnya hingga 57,5 – 59,5 kg.

Sumber : Praktek Laborat Olahraga dan Kesehatan ( Drs. Tri Rustiadi, M.Kes ) :P

    http://senamaerobic.wordpress.com/2012/04/14/bagaimana-cara-mengukuran-tinggi-dan-berat-badan-ideal/

 
2 Komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

TIPS MENGECILKAN PERUT SECARA ALAMI

Banyak orang merasa tidak puas dengan bentuk perut yang ia miliki. Bahkan mereka yang sudah ramping sering kali mengeluh bahwa perutnya merasa penuh dan “buncit” dan kadang-kadang terlihat menggelembung. Sebagian besar perut menggelembung disebabkan olah faktor dasar yaitu diet dan gaya hidup. Berikut beberapa cara untuk meratakannya:

Minum air
Jika kepenuhan perut disebabkan oleh penyimpanan air, Anda sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan minum air lebih banyak. Hal ini akan mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang keluar dari sistem. Minum lebih banyak air juga menjamin fungsi empedu efektif untuk mengeluarkan produk sampah. Jangan merubah konsumsi air saat diet karena banyak bahan yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut menggelembung.

Makan perlahan-lahan
Hindari makan cepat, karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat memicu penggelembungan perut. Selalu duduk saat makan dan kunyah makan secara perlahan-lahan. Makanan yang tidak terkunyah menjadi bagian-bagian kecil tidak dapat dicerna dengan sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas yang menimbulkan penggelembungan.

Mengurangi Konsumsi Garam
Terlalu banyak garam dalam diet menambah ektra sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.

Konsumsi serat yang tepat
Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dalam buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.

Awasi Pengobatan
Perut yang mengembang adalah efek samping dari konsumsi obat. Aspirin kadang-kadang menyebabkan masalah perut yang memicu sembelit dan penggelembungan, termasuk pil kontrasepsi.

Hindari sembelit
Sembelit didefinisikan sebagai memiliki lebih sedikit dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat ketegangan. Sebagai akibat perut terasa menambah besar. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, lakukan secara gradual untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.

Olahraga
Olahraga akan membantu menggerakkan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorongnya keluar dari jaringan dan masuk aliran darah dimana akan dilkeluarkan sebagai keringat atau dibawa ke empedu untuk dikeluarkan sebagai urine. Olahraga yang disarankan antara lain aerobik.

Cara Lain dengan Tindakan Alami

1. Melakukan Sit Up secara teratur. Min Lakukan 3x seminggu.

Untuk pemula, lakukan dengan maksimal, biasanya akan merasa sakit di bagian otot-otot perut dalam keesokan harinya. Jangan panik karena itu proses. lakukan dengan target yang anda mampu, dan tambah target pencapaian dalam setiap minggu.

Contoh : Misal, Minggu pertama anda dapat melakukan sit up maksimal sebanyak 5 kali dan minggu ke dua anda harus mampu menambah menjadi 7 kali. Lakukan rutin sampai anda mencapai gerakan sit up yang menurut anda sudah cukup. Misal takaran cukup bagi anda melakukan sit up sebanyak 20 kali. setelah anda mencapai 20 kali, anda berhenti untuk menambahnya dalam minggu seterusnya, anda hanya perlu melakukan rutin sebanyak 20 kali di minggu seterusnya.

Waktu Melakukan sit up paling bagus untuk mengencangkan perut adalah antara 15 menit Sebelum / Sesudah Tidur. Namun anda jangan terpaku pada Sebelum / Sesudah Tidur, anda boleh melakukan kapan saja.

2. Melakukan lari Jogging dengan teratur. Min 3x seminggu.

Luangkan waktu anda untuk melakukan lari joging selama minimal 15 menit.

3. Hindari Makan Berat Tidak Kurang 2 jam sebelum kita tidur.

Maksunya adalah, Apabila kita biasa tidur pukul 21.00.  Makan malam lebih baik minimal 2 jam sebelum tidur, jadi minimal kita makan malam antara pukul 18.00 – 19.00. Karena kita memberikan kesempatan tubuh untuk melakukan proses pencernaan atau pengolahan makanan ditubuh kita.

4. Melakukan gaya kepala dan kaki diangkat, tahan minimal 30 detik. Min 3x/ming

Maksudnya adalah bagian kepala dan bagian kaki diangkat dengan bersama-sama, yang menjadi tumpuan tubuh adalah bagian pinggang. Posisi tangan tidak boleh memegang bagian tubuh dan benda apapun. Lakukan sampai perut anda terasa gemetar.

catatan : Tidak ada cara yang instan dan cepat untuk mengecilkan perut atau menjadikan perut tampak seksi alami. Butuh kesabaran dan latihan rutin kalo anda ingin mendapatkan hasil yang anda inginkan dan sehat tentunya.

Artikel ini hanya sebagian kecil dari Tips untuk mengecilkan perut secara alami. Semoga Bermanfaat.

“Selamat Mencoba dan Nikmati Hasilnya…!!!

Sumber : senamaerobic.wordpress.com/2012/04/15/bagaimana-cara-mengecilkan-perut/

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

BAHAYA SEKS BEBAS

Apa Seks bebas ? pertanyaan ini sudah bukan menjadi pertanyaan yang asing didengar kalangan remaja. Tentunya saya tidak akan menulis tentang pertanyaan di atas, namun saya akan menuliskan BAHAYA SEKS BEBAS dan AKIBATNYA.

Banyak sekali bahaya dan akibat yang akan timbul karena Seks Bebas. Di bawah ini sedikit uraian tentang bahaya dan akibat seks bebas.

1. Beberapa penyakit yang siap mendatangi seperti, Herpes, HIV Aids, Raja singa, dan penyakit lainnya.

2. Hamil di luar pernikahan akan menimbulkan permasalahan baru, apabila anda masih kuliah atau sekolah tentu saja orang tua anda akan sangat kesal kepada anda. Dan anda pun takut untuk jujur kepada orang tua anda dan pasangan anda, akhirnya anda memutuskan untuk melakukan dosa baru yaitu aborsi.

3. Apabila anda menikah di usia muda, permasalahan yang belum siap anda hadapi akan datang, seperti masalah keungan, masalah kebiasaan, masalah anak.

4. Nama baik keluarga akan tercoreng oleh sikap anda. Keluarga anda akan menghadapi masalah yang anda buat apabila anda mendapatkan efek buruk dari seks bebas ini.

5. Apabila anda hamil dan pasangan anda tidak mau bertanggung jawab. Akan banyak pikiran buruk yang akan mengganggu anda. Seperti ingin bunuh diri, berpikir tidak rasional yang mengakibatkan gangguan mental atau gila.

 Renungkanlah dan pikirkan baik-baik sebelum melakukannya, karena Seks Bebas itu hanya nikmat sesaat namun sengsara selamanya, di DUNIA dan AKHIRAT.

Sumber : http://senamaerobic.wordpress.com/2012/04/15/bahaya-seks-bebas/

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

Tag:

BAGAIMANA CARA HIDUP SEHAT ?

Gangguan kesehatan bisa muncul kapan saja, apalagi jika kita lengah terhadap gejala dan penyebabnya. Tanpa kita sadari gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor penyebab utamanya. Meskipun ada penyebab lainnya yang tidak bisa dihindari seperti fakor genetik, pencemaran lingkungan. Agar tetap sehat, ada banyak cara untuk mendapatkannya. Salah satunya, ikuti 7 jurus berikut ini dan dapatkan kualitas hidup yang lebih baik:

1. Udara bersih, paru-paru pun sehat
Untuk terhindar dari gangguan pernapasan, hiruplah udara yang bersih dan sehat. Caranya ? Tidak perlu repot mencari udara pegungungan, udara pagi pun sangat baik bagi paru-paru Anda. Selain itu hindari pula udara tercemar, seperti asap rokok, asap kendaraan atau debu. Bersihkan rumah dan ruangan kerja secara teratur, termasuk perabot, kipas angin dan AC.

2. Banyak minum air putih
Air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Biasakanlah minum air putih 8-10 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membantu menjaga kelancaran fungsi ginjal dan saluran kemih. Upayakan untuk minum air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari. Tambahkan juga sedikit perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Selain baik untuk menyegarkan diri, minuman ini sekaligus membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.

3. Konsumsi menu bergizi dan seimbang
Pilihlah menu dengan gizi yang cukup, seimbang, dan bervariasi. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung banyak serat dan zat gizi yang diperlukan tubuh serat. Sebisa mungkin hindari junk food dan makanan olahan, serta kurangi konsumsi garam dan gula. Satu lagi, jangan lupa sarapan pagi! Karena sarapan pagi dapat menunjang aktifitas kita sepanjang hari.

4. Seimbangkan antara kerja, olahraga dan istirahat
Kerja keras tanpa istirahat sama sekali tidak ada untungnya bagi Anda. Biasakan istirahat teratur 7-8 jam pada malam hari, dan jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Cobalah menggunakan waktu senggang untuk berolahraga ringan atau sekedar melemaskan otot-otot persendian.
Dengan berolahraga 2 – 3 kali per minggu, selama 30 – 45 menit, cukup membuat tubuh bugar dan stamina prima.

5. Kontrol kerja otak
Otak, seperti halnya tubuh kita, dia juga butuh istirahat. Jangan terlalu memberi beban terlalu banyak, karena otak pun memiliki memori yang terbatas. Lakukan kegiatan di waktu senggang yang membuat otak bekerja lebih santai, misalkan melakukan hobi yang menyenangkan, seperti melukis, membaca novel terbaru atau hanya sekedar mendengarkan musik.

6. Jalani hidup secara harmonis
Manusia merupakan mikrokosmos yang harus mematuhi alam sebagai makrokosmos jika ia ingin tetap sehat. Lakukan semua itu sebagai upaya pencegahan dengan selalu mengingat nasihat orang bijak untuk “membuat sumur sebelum timbul rasa haus”.
Gunakan akal sehat! Itu kuncinya, jangan mengorbankan hidup dengan menuruti kesenangan diri lewat kebiasaan hidup yang buruk dan beresiko. Misalkan, minum-minuman keras, merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang. Cobalah untuk menjalani hidup secara harmonis, sebisa mungkin perkecil resiko terjadinya stres emosional atau psikis.

7. Gunakan suplemen gizi
Hanya jika perlu! Tubuh kita memerlukan antioksidan (beta-karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Semua zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang usia harapan hidup. Untuk memperolehnya banyak cara yang bisa dilakukan.

Selain mengkonsumsi makanan segar, bisa juga dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran. Sebaiknya, penggunaan suplemen makanan lebih dianjurkan sebagai terapi alternatif saja dengan mengutamakan jenis suplemen makanan yang sudah diteliti dan bermanfaat.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

PENGERTIAN SENAM AEROBIC

Menurut Marta Dinata (2007) senam aerobic adalah serangkaian gerak yang dipilih secara sengaja dengan cara mengikuti irama musik yang dipilih sehingga melahirkan ketentuan ritmis, kuntinuitas dan durasi tertentu.

Senam aerobic adalah suatu susunan gabungan antara rangkaian GERAK dan MUSIK yang sengaja dibuat sehingga muncul keselarasan antara gerakan dan musik tersebut untuk mencapai tujuan tertentu. ( TUBUH SEHAT dan BUGAR )

Pengrtian Aerobic

Aerobic berasal dari kata aero yang berarti oksigen. Jadi aerobic sangatlah erat dengan penggunaan oksigen. Dalam hal ini berarti latihan aerobic adalah latihan yang menggunakan sistem kerja dengan menggunakan oksigen sebagai kerja utama.

OLAHRAGA AEROBIC :

Olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan DENYUT JANTUNG

Olahraga yang berlangsung secara TERUS MENERUS lebih dari empat menit dengan tingkatan rendah termasuk golongan aerobic. Jadi olahraga yang bersifat aerobic bukan hanya senam aerobic, tetapi masih banyak jenis olahraga lainnya, misalnya bersepeda, berenang, jalan cepat, lari lintas alam, lari maraton.

Sejarah Senam Aerobic

Dr. Kenneth Cooper memperkenalkan kebugaran aerobic pada dunia pada tahun 1960-an. Pada tahun 1970-an tarian aerobic menjadi berubah sejak tarian yang populer. Pada saat itu, sekelompok orang mempelajari tarian dalam jangka waktu sekitar enam sampai delapan minggu. Tarian – tarian ini diadakan di gereja , pusat  rekreasi, klub kebugaran dan juga sekolah . Pada era ini, aerobic telah jauh berkembang pesat dan berbeda. Sekarang aerobic bisa dilakukan secara individu dengan menirukan gerakan senam yang terdapat dalam Video Senam Aerobic.

Aerobic yang dilakukan pada saat ini tidak seperti tarian. Pada saat ini, aerobic mempunyai gerakan yang tersusun, tapi penampilannya tidak terpaku pada musik. Sebagai tambahan pula, konsep aerobik ini telah meluas dengan adanya berbagai macam jenis latihan seperti halnya latihan dengan kursi, low impact, high / low impact, step dan juga slide aerobic. Orang – orang telah mengetahui bahwa aerobik menolong mereka berpenampilan lebih baik dan merasa lebih baik dengan mendapatkan kesenangan dan kesehatan.

Sumber : http://senamaerobic.wordpress.com/

Artikel Terkait

Apa manfaat olahraga Anaerobic ?

 
3 Komentar

Posted by pada 25 November 2012 in AEROBIC

 

Tag:

AEROBIC UNTUK PRIA DAN WANITA

Pada awalnya, senam aerobik ini memang mengandung gerakan-gerakan yang sangat santai dan memang diciptakan khusus untuk wanita untuk menjaga kesehatan. Tetapi, senam aerobik ini juga bisa dilakukan oleh semua orang untuk semua usia, entah itu pada wanita dan pria. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pria untuk menjaga kesehatan serta membentuk tubuh yang seimbang, maka saat ini telah diciptakan senam aerobik yang sangat cocok untuk pria yang ingin melakukan pembentukan otot tubuh. Aerobik pria ini sangat efektif untuk membentuk postur tubuh ideal serta membentuk otot khususnya pada bagian perut dan bentuk dada yang semakin membidang.

Aerobik pria ini sering disebut sebagai senam body language. Sekilas gerakannya memang mirip dengan senam aerobik yang dilakukan oleh wanita, hanya saja gerakan pada aerobik pria ini lebih energik dan lebih memberikan penekanan dalam pembentukan otot. Prinsip utama pada gerakan aerobik pria ini yaitu memadukan antara fokus pernapasan dengan gerakan harmonis agar lebih mempermudah dan mempercepat proses metabolisme terutama untuk pembentukan otot perut serta efektif untuk membakar timbunan lemak. Sehingga, senam aerobik ini akan memberikan hasil yang lebih optimal untuk membakar timbunan lemak jahat dan memperlancar proses metabolisme dalam tubuh.

Perpaduan yang tepat antara fokus pernapasan dan gerakan dasar senam aerobik pria sangat bagus untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Fokus pernapasan pada aerobik pria mampu memberikan masukan oksigen yang mencukupi kebutuhan sel untuk proses pembakaran bahan makanan untuk memperoleh energi yang banyak. Sedangkan gerakan pada aerobik pria yang mengandung nuansa atletik mampu meregangkan otot-otot pada bagian perut dan dada serta menjaga kesehatan tubuh. Setelah mengetahui manfaat dari senam aerobik ini, maka tidak ada alasan lagi bagi pria untuk tidak melakukan senam aerobik. Manfaat senam aerobik telah terbukti secara nyata dalam upaya menjaga kesehatan dan membentuk postur tubuh bagi pria.

Sumber : Aerobic Fun Club

                 http://senamaerobic.wordpress.com/aerobic-untuk-wanita-dan-pria/

 
4 Komentar

Posted by pada 25 November 2012 in AEROBIC

 

Tag:

SISTEMATIKA SENAM AEROBIC

  1. Pemanasan, Dilakukan kurang lebih selama 15 menit, pada sesi ini mencakup latihan-latihan:

a. Isolation, pada tahap latihan ini biasanya posisi kita tidak berpindah kemana-mana, misalnya posisi half squat (kaki dibuka selebar satu setengah bahu lutut agak ditekuk) gerakan yang dilakukan hanya terbatas pada persendian dan otot lokal saja. Latihan pada tahap ini tentunya dilakukan dengan menggunakan intensitas yang rendah, pada sesi ini latihan bertujuan untuk menaikkan suhu, dengan menyiapkan otot-otot lokal dan persendian untuk mampu melakukan latihan berikutnya.

b. Full body movement, menggerakkan keseluruhan bagian otot tubuh gerakan bounching menekuk dan meluruskan tungkai dengan kombinasi gerakan yang bertujuan untuk melatih semua otot dan persendian, ingat orientasikan melatih semua yang kita punya. Gerakan-gerakan memindahkan titik berat badan atau berpindah tempat juga bisa dilakukan seperti tap side, easy walk, marching forward atau marching backward, melakukan gerakan single atau double step tentunya dengan kombinasi gerakan tangan yang relatif mudah.

c. Stretching, usahakan agar tetap menjaga gerakan yang ditampilkan baik secara teknik, tujuan dan intensitas, karena pada tahap ini peregangan yang dilakukan adalah peregangan dinamis (dynamic stretch). Lakukan peregangan dengan teknik yang betul dan lakukan peregangan dengan menggunakan daerah gerak yang betul dan yang lebih penting adalah untuk tetap menjaga intensitas latihan tetap terjaga. Secara umum ada beberapa bagian tubuh yang harus diregangkan yaitu:

• Paha depan
• Paha belakang
• Betis
• Pantat
• Punggung

2. Latihan Inti I (cardiorespiratory), latihan ini ditujukan untuk membakar lemak, melatih pernafasan serta daya tahan otot tubuh, dilakukan + selama 20 menit, terdiri dari latihan-latihan:

a. Pre aerobik(low impact) latihan untuk mengantarkan kita ke dalam tujuan kelas senam aerobik yang kita targetkan. Kalau pada tahap full body movement kita telah membuat blok gerakan, maka kita dapat menggunakan blok gerakan tersebut pada sesi pre aerobic, tetapi jangan lupa untuk menaikkan intensitas, untuk target denyut nadi naikkan intensitas latihan perlahan-lahan, selalu ingat untuk tidak membuat rasa capek yang mendadak, berilah porsi yang seimbang untuk kerja otot dan persendian sehingga kelas akan tetap berjalan dengan keceriaan tanpa merasa tersiksa dengan rasa capek juga dengan penggunaan gerakan atau blok gerakan yang bisa diikuti oleh peserta.

b. Peak aerobik, pada sesi inilah target yang kita capai harus dipertahankan untuk beberapa saat, misalnya tujuan yang hendak dicapai adalah latihan untuk melatih sistem peredaran darah dan pernafasan lewat kelas mix impact maka yang harus menjadi bahan pertimbangan adalah penggunaan waktu dan pemilihan gerakan.

c. Post aerobik (low impact), pemilihan gerakan yang paling tidak menguras konsentrasi adalah kalau kita menggunakan gerakan-gerakan yang ada pada sesi pre aerobic, yang perlu dingat bagaimana kita mengatur intensitas, menurunkan intensitas secara perlahan adalah bagian harus kita lakukan agar pada sesi selanjutnya kita lebih siap untuk melakukan latihan kekuatan atau latihan peregangan.

3. Latihan Inti II (challestenic), dilakukan + 15 menit, terdiri dari latihan-latihan:

a. Pengencangan
b. Penguatan (strenght)
c. Kelentukan (flexibility)

4. Pendinginan (cooling down), dilakukan + selama 10 menit, terdiri dari latihan-latihan:

a. Dynamic stretching
b. Static stretching

Sumber :  Senam Aerobik

                   p4tkpenjasbk.or.id

                   http://senamaerobic.wordpress.com/sistematika-senam-aerobic/

 
2 Komentar

Posted by pada 25 November 2012 in AEROBIC

 

Tag: ,

URUTAN LATIHAN SENAM AEROBIC

3 Fase Urutan Latihan Senam Aerobic

1.      Pemanasan (Warming Up)

Dalam fase ini dapat  menggunakan pola warming up yang didahului oleh kegiatan stretching / penguluran otot –otot tubuh dan dilanjutkan dengan gerakan  dinamis pemanasan. Pola yang kedua yaitu kebalikan dari pola pertama dimana seseorang melakukan pemanasan dinamis dulu kemudian dilanjutkan dengan melakukan kegiatan penguluran otot – otot tubuh / stretching.

Kegiatan pemanasan / warming up ini memiliki tujuan yaitu : meningkatkan elastisitas otot dan ligamen di sekitar persendian untuk mengurangi resiko cedera. Meningkatkan suhu tubuh dan denyut nadi sehingga mempersiapkan diri agar siap menuju ke aktivitas utama, yaitu aktivitas latihan.

Dalam fase ini, pemilihan gerakan harus dilakukan dan dilaksanakan secara runtut dan tetap. Misalnya, apabila gerakan tersebut dimulai dari kepala, maka urutannya adalah kepala, lengan, dada, pinggang dan kaki. Begitu pula sebaliknya.

2.      Kegiatan Inti

Fase latihan adalah fase utama dari urutan latihan senam aerobik. Dalam fase ini  target latihan haruslah tercapai. Salah satu indikator latihan telah memenuhi target adalah dengan memprediksi bahwa latihan tersebut telah mencapai training zone. Training zone adalah daerah ideal denyut nadi dalam fase latihan. Rentang training zone adalah 60 % – 90 % dari denyut nadi maksimal seseorang (DNM). Denyut nadi yang dimiliki oleh setiap orang berbeda, tergantung dari tingkat usia seseorang. Berikut ini adalah rumus untuk mencari denyut nadi maksimal seseorang (DNM) :

  DNM = 220 – Usia (Tahun)

Umumnya rumus ini  digunakan untuk ATLET.

 rumus menghitung denyut nadi maksimal bagi

ORANG AWAM / bukan atlet adalah :

DNM = 200 – Usia (Tahun)

Dalam senam aerobic, fase inti dapat dilakukan dengan aktivitas senam aerobic low impact, moderate impact, high impact maupun mix impact selama 25 – 55 menit.

3.      Pendinginan (Cooling Down)

Pada fase ini hendaknya melakukan dan memilih gerakan – gerakan yang mampu menurunkan frekuensi denyut nadi untuk mendekati denyut nadi yang normal, setidaknya mendekati awal dari latihan. Pemilihan gerakan pendinginan ini harus merupakan gerakan penurunan dari tingkatan tinggi ke gerakan tingkatan rendah.

Ditinjau dari segi ILMU FAAL, perubahan dan penurunan tingkatan secara bertahap tersebut berguna untuk menghindari penumpukan asam laktat yang akan menyebabkan kelelahan dan rasa pegal pada bagian  tubuh/ otot tertentu.

Sumber : Aerobic Fun Club

                  http://senamaerobic.wordpress.com

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in AEROBIC

 

Tag: ,

JENIS MAKANAN UNTUK DIET

Diet dapat diartikan pengaturan atau pemilihan makanan yang harus dimakan oleh seseorang atau sekelompok orang. Dengan demikian diet tidak saja berarti menurunkan berat badan, tetapi bisa lebih luas artinya yaitu pengaturan makanan sehari-hari supaya tetap sehat, pengaturan makanan untuk atlit, untuk keperluan khusus dan untuk penyembuhan.

1. Diet Makanan Biasa

Makanan biasa sama dengan makanan sehari-hari yang beraneka ragam, bervariasi dengan bentuk, tekstur dan aroma yang normal. Susunan makanan mengacu pada Pola Menu Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan bagi orang dewasa sehat. Makanan biasa diberikan kepada pasien yang berdasarkan penyakitnya tidak memerlukan makanan khusus (diet). Walau tidak ada pantangan secara khusus, makanan sebaiknya diberikan dalam bentuk yang mudah dicerna dan tidak merangsang pada saluran cerna.

Tujuan diet makanan biasa adalah memberikan makanan sesuai kebutuhan gizi untuk mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh.

Syarat-syarat diet makanan biasa adalah:
•    energi sesuai kebutuhan normal orang dewasa sehat dalam keadaan istirahat;
•    protein 10-15% dari kebutuhan energi total;
•    lemak 10-25% dari kebutuhan energi total;
•    karbohidrat 60-75% dari kebutuhan energi total;
•    cukup mineral, vitamin dan kaya serat;
•    makanan tidak merangsang saluran cerna;
•    makanan sehari-hari beraneka ragam dan bervariasi.

Makanan yang tidak dianjurkan untuk diet makanan biasa adalah makanan yang merangsang, seperti makanan yang berlemak tinggi, terlalu manis, terlalu berbumbu, dan minuman yang mengandung alkohol.

2. Diet Makanan Lunak

Makanan lunak adalah makanan yang memiliki tekstur yang mudah dikunyah, ditelan, dan dicerna dibandingkan makanan biasa. Makanan ini mengandung cukup zat-zat gizi, asalkan pasien mampu mengkonsumsi makanan dalam jumlah cukup. Menurut keadaan penyakit, makanan lunak dapat diberikan langsung kepada pasien atau sebagai perpindahan dari makanan saring ke makanan biasa.

Tujuan diet makanan lunak adalah memberikan makanan dalam bentuk lunak yang mudah ditelan dan dicerna sesuai kebutuhan gizi dan keadaan penyakit.

Syarat-syarat diet makanan lunak adalah sebagai berikut:
•    energi, protein, dan zat gizi lain cukup;
•   makanan diberikan dalam bentuk cincang atau lunak, sesuai dengan  keadaan penyakit dan kemampuan makan pasien;
•    makanan diberikan dalam porsi sedang, yaitu tiga kali makan lengkap dan dua kali selingan;
•    makanan mudah cerna, rendah serat, dan tidak mengandung bumbu yang tajam.

Makanan lunak diberikan kepada pasien sesudah operasi tertentu, pasien dengan penyakit infeksi dengan kenaikan suhu tubuh tidak terlalu tinggi, pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan, serta sebagai perpindahan dari makanan saring ke makanan biasa.

3. Diet Makanan Saring

Makanan saring adalah makanan semi padat yang mempunyai tekstur lebih halus daripada makanan lunak, sehingga lebih mudah ditelan dan dicerna. Menurut keadaan penyakit, makanan saring dapat diberikan langsung kepada pasien atau merupakan perpindahan dari makanan cair kental ke makanan lunak.

Tujuan diet untuk makanan saring adalah memberikan makanan dalam bentuk semi padat sejumlah yang mendekati kebutuhan gizi pasien untuk jangka waktu pendek sebagai proses adaptasi terhadap bentuk makanan yang lebih padat.

Syarat-syarat diet makanan saring adalah:
•   hanya diberikan untuk jangka waktu singkat selama 1-3 hari, karena kurang memenuhi kebutuhan gizi terutama energi dan tiamin;
•    rendah serat, diberikan dalam bentuk disaring atau diblender;
•    diberikan dalam porsi kecil dan sering yaitu 6-8 kali sehari.

Makanan saring diberikan kepada pasien sesudah mengalami operasi tertentu, pada infeksi akut termasuk infeksi saluran cerna, serta kepada pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan, atau sebagai perpindahan dari makanan cair ke makanan lunak. Karena makanan ini kurang serat dan vitamin C, maka sebaiknya diberikan untuk jangka waktu pendek, yaitu selama 1-3 hari saja.

4. Diet Makanan Cair

Makanan cair adalah makanan yang mempunyai konsistensi cair hingga kental. Makanan ini diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan mengunyah, menelan, dan mencernakan makanan yang disebabkan oleh menurunnya kesadaran, suhu tinggi, rasa mual, muntah, pasca perdarahan saluran cerna, serta pra dan pasca bedah. Makanan dapat diberikan secara oral atau parental.

Menurut konsistensi makanan, makanan cair terdiri atas tiga jenis, yaitu: makanan cair jernih, makanan cair penuh, dan makanan cair kental. Makanan cair jernih adalah makanan yang disajikan dalam bentuk cairan jernih pada suhu ruang dengan kandungan sisa (residu) minimal dan tembus pandang bila diletakkan dalam wadah bening. Jenis cairan yang diberikan tergantung pada keadaan penyakit atau jenis operasi yang dijalani.

Tujuan diet makanan cair jernih adalah untuk:
•    memberikan makanan dalam bentuk cair, yang memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang mudah diserap dan hanya sedikit meninggalkan sisa;
•    mencegah dehidrasi yang menghilangkan rasa haus.

Syarat diet makanan cair adalah:
•    makanan diberikan dalam bentuk cair jernih;
•    bahan makanan hanya terdiri dari sumber karbohidrat;
•    tidak merangsang saluran cerna dan mudah diserap;
•    sangat rendah sisa;
•    diberikan hanya selama 1-2 hari;
•    porsi kecil dan diberikan sering.

Makanan cair jernih diberikan kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu, keadaan mual, muntah dan sebagai makanan tahap awal pasca pendarahan saluran cerna. Nilai gizinya sangat rendah karena hanya terdiri dari sumber karbohidrat. Bahan makanan yang boleh diberikan antara lain teh, sari buah, kaldu, air gula, serta cairan mudah cerna. Makanan dapat ditambah dengan suplemen energi tinggi dan rendah sisa.

Sumber :

http://www.smallcrab.com/makanan-dan-gizi/617-jenis-makanan-untuk-diet

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

BAGAIMANAKAH GIZI SEIMBANG ITU ?

Gizi berasal dari bahasa arab: “al gizai” yang artinya makanan dan manfaatnya untuk kesehatan. Dapat juga diartikan sari makanan yang bermanfaat untuk kesehatan. Manusia dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, dimulai dari saat pembuahan, berlangsung sepanjang masa hidupnya hingga dewasa sampai masa tua, memerlukan zat gizi yang terkandung dalam makanan.

Jadi manusia mendapat zat gizi atau nutrien dalam bentuk makanan yang berasak dari hewan (hewani) dan tumbuh-tumbuhan (nabati). Zat gizi tersebut adalah karbohidrat, protein dan lemak yang disebut sebagai zat gizi makro serta vitamin dan mineral yang disebut dengan zat gizi mikro.

Selain itu, untuk memperlancar proses metabolisme dalam tubuh diperlukan air dan serat. Tubuh manusia membutuhkan aneka ragam makanan untuk memenuhi semua zat gizi tersebut. Kekurangan atau kelebihan salah satu unsur zat gizi akan menyebabkan kelainan atau penyakit. Oleh karena itu, perlu diterapkan kebiasaan makanan yang seimbang sejak usia dini dengan jumlah yang sesuai kebutuhan masing-masing individu agar tercapai kondisi kesehatan yang prima.

Hidangan “gizi seimbang” adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Zat tenaga atau kalori diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang sebagian besar dibutuhkan dari bahan makanan sumber karbohidrat dan lemak serta sedikit protein.

Zat pembangun atau protein ini penting untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel rusak yang didapatkan dari bahan makanan hewani atau tumbuh-tumbuhan (nabati). Bahan makanan sumber zat tenaga dari karbohidrat, antara lain: beras, jagung, gandum, ubi jalar, kentang, sagu, roti, mie, pasta` makaroni dan tepung-tepungan disamping gula murni, baik sukrosa, glukosa atau laktosa. Sedangkan bahan makanan sumber zat tenaga dari lemak antara lain: lemak hewani, minyak, santan, margarine dan mentega. Bahan makanan sumber zat pembangun yang berasal dari hewani antara lain: daging, ikan, ayam, telur, udang, kerang sari serta turunannya (seperti keju, yoghurt, dll).

Sumber zat pengatur adalah semua sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berperan untuk proses metabolisme atau bekerjanya fungsi organ tubuh. Selain itu, air juga diperlukan untuk proses metabolisme. Sedangkan serat juga dibutuhkan oleh tubuh terutama untuk memberikan isi perut (bulky) dan membantu memperlancar proses buang air besar. Selain itu serat juga mempengaruhi penyerapan zat gizi dalam usus. Disamping “4 Sehat 5 Sempurna”, pola makan yang mengikuti “13 Pesan Dasar Gizi Seimbang” sangat dianjurkan untuk mendapatkan kecukupan zat gizi.

1 .Makanlah aneka ragam makanan
2 .Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi
3 .Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi
4 .Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan  energi
5 .Gunakan garam beryodium
6 .Makanlah makanan sumber zat besi
7 .Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur empat bulan
8 .Biasakan makan pagi
9 .Minumlah air bersih,aman yang cukup jumlahnya
10 .Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur
11 .Hindari minum minuman beralkohol
12 .Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
13.Bacalah label makanan yang dikemas. (Subdit. Gizi Masyarakat.Depkes)

Sumber :

http://ilmailmu.blogspot.com/2012/04/bagaiman-gizi-seimbang-itu.html

http://obat-tradisional.net/obat/gizi-seimbang.html

http://gizi.depkes.go.id

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

CARA MENGHITUNG DENYUT NADI

Denyut nadi adalah perubahan tiba-tiba dari tekanan jantung yang dirambatkan sebagai gelombang pada dinding pembuluh darah. Denyut nadi merupakan suatu denyut yang dihasilkan pompa jantung untuk mengalirkan darah dan masuk dalam arteri.

Jumlah denyut nadi istirahat orang sehat 70 – 80x /menit. Perhitungan denyut nadi istirahat sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum kita malakukan aktivitas fisik apapun.

Ada 4 cara mengetahui dan menghitung denyut nadi yaitu :

1. Radial Pulse Rate
2. Cartoid Pulse Rate
3. Stethoscope Heart Rate
4. Pulsa Meter

Alat :
1. Stopwatcth / Jam tangan
2. Stethoscope

L angkah – Langkah :
Didalam tulisan ini saya hanya menuliskan 3 langkah-langkah untuk mengetahui dan menghitung denyut nadi yaitu :

1. Radial Pulse Rate
Sentuh dengan menggunakan ujung jari telunjuk dan jari tengah Arteri Radialis kearah distal dibagian ujung Radius ( di daerah pergelangan tangan sebelah luar ). Rasakan denyut yang dihasilkan dan hitung denyutan selama 30 detik. Hasil di kalikan 2 untuk hasil permenit.

2. Cortoid Pulse Rate
Sentuh daerah leher di bawah telinga dan rahang. Jangan menekan terlalu kuat, karena penekanan kuat arteri Carotid setinggi Cartilago Thyroid dapat menyebabkan evek hambatan pada kerja jantung. Rasakan denyut yang dihasilkan dan hitung denyutan selama 30 detik, hasilnya kalikan 2 untuk hasil permenit.

3. Stethoscope Heart Rate
Tempelkan tangkai pendengaran di lubang telinga dimana ujung tangkai menghadap ke luar dan letakkan dataran bulat stethoscope di tengah bawah Sternum dibagian kiri dada.Rasakan denyut yang dihasilkan dan hitung denyutan selama 30 detik, hasilnya kalikan 2 untuk hasil permenit.

 

Contoh Hasil Pengukuran

NO

PROBANDUS

USIA

HASIL PENGUKURAN

RADIAL

CORTOID

STETHOSCOPE

1

INSAN

22

78

78

78

1. Mengukur Denyut Nadi Maksimal

Rumus : 220 – Usia
220 – 22 = 198

Jadi Denyut Nadi Maksimal Insan adalah 198/Menit.

2. Mengukur Prosentasi Aktivitas

Setelah Insan melakukan aktivitas, Insan diukur kembali denyut nadinya dan denyut nadi Insan naik menjadi 92/menit.

Rumus : Denyut Nadi Aktivitas / Denyut Nadi Maksimal  x 100 %
= 92 / 198  x 100
= 46,5 %

Jadi Insan hanya melakukan aktivitas 46,5% dari aktivitas maksimal / denyut nadi maksimal.

Untuk Mengukur Recoveri setelah aktivitas atau seberapa cepat pengembalian denyut jantung normal dapat dihitung setelah beristirahat selama 5 menit dan mulai menghitung denyut nadi lagi.

Contoh : Setelah beraktivitas denyut nadi Insan 92 / menit. setelah dia istirahat 5 menit, denyut nadi Insan dihitung kembali dan hasilnya 80 per menit mendekati denyut nadi normal 78 permenit.

Jadi Recoveri Insan Cukup bagus karena setelah beraktivitas Insan mampu mengembalikan denyut nadi normal dengan baik.

Sumber :

Rustiadi, Tri. 2012. Praktek Laboratorium Olahraga . UPT Perpus UNNES

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Langkah Praktis Memiliki Tubuh Sehat Bebas Lemak

Olahraga yang Mudah dan Murah Untuk Ibu Hamil

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Cara Menghitung Denyut Nadi

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Cara Mengukur Tubuh Ideal

Tabel Kalori Makanan

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

OLAHRAGA MUDAH DAN MURAH BAGI IBU HAMIL

Banyak orang bilang wanita hamil tidak boleh capek, tidak boleh terlalu banyak gerak karena dikhawatirkan akan mengganggu janin yang dikandungnya. Namun bukan berarti wanita hamil harus berdiam diri saja.

Olahraga sangat penting dilakukan oleh ibu hamil karena akan mendukung kesehatan dirinya yang secara tidak langsung turut pula mendukung kesehatan janin. Bahkan olahraga yang tepat dapat memudahkan persalinan.

Jalan kaki adalah olahraga yang sangat murah dan mudah dilakukan oleh setiap wanita hamil sesibuk apapun dia. Aktivitas jalan kaki dilakukan ibu sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan.

Dengan melakukan secara rutin dan teratur membuat badan sehat, bugar dan menenangkan. Setelah berolahraga tubuhpun terasa relaks sehingga ibu hamil merasa lebih bersemangat dan percaya diri.

Carilah waktu yang tepat dipagi hari ketika udara masih segar. Perhatikan pakaian yang digunakan. Pakailah pakaian yang longgar dan menyerap keringat dan berhentilah bila merasa lelah dan denyut nadi cepat atau melampaui 140 permenit. Dianjurkan karena masing-masing kondisi ibu hamil berbeda jadi cobalah konsultasikan pada dokter yang ahli.

Jalan kaki aman dan baik dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung selama kehamilan. Efektif untuk mengatasi gangguan pada lutut, pinggang dan mata kaki. Jalan kaki juga mampu menguatkan otot, memberi udara segar, menjaga tubuh tetap bugar dan tidur malam terasa nyenyak.

Sumber :

Tim Redaksi. 2009. Olahraga Bagi Ibu Hamil dan Menyusui . Yogyakarta: Banyu Media

http://manado.tribunnews.com/2011/08/27/olahraga-yang-baik-bagi-ibu-hamil

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Langkah Praktis Memiliki Tubuh Sehat Bebas Lemak

Olahraga yang Mudah dan Murah Untuk Ibu Hamil

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Cara Menghitung Denyut Nadi

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Cara Mengukur Tubuh Ideal

Tabel Kalori Makanan

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

JENIS MAKANAN UNTUK DIET

Diet dapat diartikan pengaturan atau pemilihan makanan yang harus dimakan oleh seseorang atau sekelompok orang. Dengan demikian diet tidak saja berarti menurunkan berat badan, tetapi bisa lebih luas artinya yaitu pengaturan makanan sehari-hari supaya tetap sehat, pengaturan makanan untuk atlit, untuk keperluan khusus dan untuk penyembuhan.

1. Diet Makanan Biasa

Makanan biasa sama dengan makanan sehari-hari yang beraneka ragam, bervariasi dengan bentuk, tekstur dan aroma yang normal. Susunan makanan mengacu pada Pola Menu Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan bagi orang dewasa sehat. Makanan biasa diberikan kepada pasien yang berdasarkan penyakitnya tidak memerlukan makanan khusus (diet). Walau tidak ada pantangan secara khusus, makanan sebaiknya diberikan dalam bentuk yang mudah dicerna dan tidak merangsang pada saluran cerna.

Tujuan diet makanan biasa adalah memberikan makanan sesuai kebutuhan gizi untuk mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh.

Syarat-syarat diet makanan biasa adalah:
•    energi sesuai kebutuhan normal orang dewasa sehat dalam keadaan istirahat;
•    protein 10-15% dari kebutuhan energi total;
•    lemak 10-25% dari kebutuhan energi total;
•    karbohidrat 60-75% dari kebutuhan energi total;
•    cukup mineral, vitamin dan kaya serat;
•    makanan tidak merangsang saluran cerna;
•    makanan sehari-hari beraneka ragam dan bervariasi.

Makanan yang tidak dianjurkan untuk diet makanan biasa adalah makanan yang merangsang, seperti makanan yang berlemak tinggi, terlalu manis, terlalu berbumbu, dan minuman yang mengandung alkohol.

2. Diet Makanan Lunak

Makanan lunak adalah makanan yang memiliki tekstur yang mudah dikunyah, ditelan, dan dicerna dibandingkan makanan biasa. Makanan ini mengandung cukup zat-zat gizi, asalkan pasien mampu mengkonsumsi makanan dalam jumlah cukup. Menurut keadaan penyakit, makanan lunak dapat diberikan langsung kepada pasien atau sebagai perpindahan dari makanan saring ke makanan biasa.

Tujuan diet makanan lunak adalah memberikan makanan dalam bentuk lunak yang mudah ditelan dan dicerna sesuai kebutuhan gizi dan keadaan penyakit.

Syarat-syarat diet makanan lunak adalah sebagai berikut:
•    energi, protein, dan zat gizi lain cukup;
•   makanan diberikan dalam bentuk cincang atau lunak, sesuai dengan  keadaan penyakit dan kemampuan makan pasien;
•    makanan diberikan dalam porsi sedang, yaitu tiga kali makan lengkap dan dua kali selingan;
•    makanan mudah cerna, rendah serat, dan tidak mengandung bumbu yang tajam.

Makanan lunak diberikan kepada pasien sesudah operasi tertentu, pasien dengan penyakit infeksi dengan kenaikan suhu tubuh tidak terlalu tinggi, pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan, serta sebagai perpindahan dari makanan saring ke makanan biasa.

3. Diet Makanan Saring

Makanan saring adalah makanan semi padat yang mempunyai tekstur lebih halus daripada makanan lunak, sehingga lebih mudah ditelan dan dicerna. Menurut keadaan penyakit, makanan saring dapat diberikan langsung kepada pasien atau merupakan perpindahan dari makanan cair kental ke makanan lunak.

Tujuan diet untuk makanan saring adalah memberikan makanan dalam bentuk semi padat sejumlah yang mendekati kebutuhan gizi pasien untuk jangka waktu pendek sebagai proses adaptasi terhadap bentuk makanan yang lebih padat.

Syarat-syarat diet makanan saring adalah:
•   hanya diberikan untuk jangka waktu singkat selama 1-3 hari, karena kurang memenuhi kebutuhan gizi terutama energi dan tiamin;
•    rendah serat, diberikan dalam bentuk disaring atau diblender;
•    diberikan dalam porsi kecil dan sering yaitu 6-8 kali sehari.

Makanan saring diberikan kepada pasien sesudah mengalami operasi tertentu, pada infeksi akut termasuk infeksi saluran cerna, serta kepada pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan, atau sebagai perpindahan dari makanan cair ke makanan lunak. Karena makanan ini kurang serat dan vitamin C, maka sebaiknya diberikan untuk jangka waktu pendek, yaitu selama 1-3 hari saja.

4. Diet Makanan Cair

Makanan cair adalah makanan yang mempunyai konsistensi cair hingga kental. Makanan ini diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan mengunyah, menelan, dan mencernakan makanan yang disebabkan oleh menurunnya kesadaran, suhu tinggi, rasa mual, muntah, pasca perdarahan saluran cerna, serta pra dan pasca bedah. Makanan dapat diberikan secara oral atau parental.

Menurut konsistensi makanan, makanan cair terdiri atas tiga jenis, yaitu: makanan cair jernih, makanan cair penuh, dan makanan cair kental. Makanan cair jernih adalah makanan yang disajikan dalam bentuk cairan jernih pada suhu ruang dengan kandungan sisa (residu) minimal dan tembus pandang bila diletakkan dalam wadah bening. Jenis cairan yang diberikan tergantung pada keadaan penyakit atau jenis operasi yang dijalani.

Tujuan diet makanan cair jernih adalah untuk:
•    memberikan makanan dalam bentuk cair, yang memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang mudah diserap dan hanya sedikit meninggalkan sisa;
•    mencegah dehidrasi yang menghilangkan rasa haus.

Syarat diet makanan cair adalah:
•    makanan diberikan dalam bentuk cair jernih;
•    bahan makanan hanya terdiri dari sumber karbohidrat;
•    tidak merangsang saluran cerna dan mudah diserap;
•    sangat rendah sisa;
•    diberikan hanya selama 1-2 hari;
•    porsi kecil dan diberikan sering.

Makanan cair jernih diberikan kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu, keadaan mual, muntah dan sebagai makanan tahap awal pasca pendarahan saluran cerna. Nilai gizinya sangat rendah karena hanya terdiri dari sumber karbohidrat. Bahan makanan yang boleh diberikan antara lain teh, sari buah, kaldu, air gula, serta cairan mudah cerna. Makanan dapat ditambah dengan suplemen energi tinggi dan rendah sisa.

Sumber :

http://www.smallcrab.com/makanan-dan-gizi/617-jenis-makanan-untuk-diet

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

LANGKAP PRAKTIS MEMILIKI TUBUH SEHAT DAN BEBAS LEMAK

Impian banyak wanita sekarang adalah memiliki tubuh langsing dan kencang. Namun, untuk mendapatkan semua itu tidaklah mudah. Tak jarang itu hanya mendatangkan frustasi. Mungkin Anda sudah melakukan banyak cara dari diet mati-matian sampai olah raga ekstra yang membuat pinggang Anda serasa patah, tapi hasilnya nihil.

Sebelum Anda memutuskan untuk memulai menghilangkan lemak di tubuh, ada baiknya mengenal tubuh sendiri. Jangan menyiksa tubuh Anda dengan perlakukan yang berlebih. Jika demikian, itu berarti Anda belum mengenal tubuh sendiri. Anda tidak mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh agar tetap sehat.

Maka dari itu Anda harus bersahabat dengan tubuh Anda sendiri, yakni memberi makan tubuh Anda dengan makanan sehat dan berolah raga agar fungsi otot menjadi optimal. Selain itu, lemak pun dapat terbakar dan tubuh Anda terbentuk indah. Bersahabat dengan tubuh, berarti memberikan apa yang dibutuhkan tubuh dan bukan hanya sekedar enak di mulut saja. Tubuh perlu aktivitas fisik yang cukup, karena olah raga adalah jaminan agar tubuh Anda sehat dan bugar.

Meskipun begitu, bukan berarti Anda harus olah raga berlebihan. Menahan diri untuk tidak terus-menerus berolah raga merupakan salah satu bentuk menyayangi tubuh. Tubuh perlu istirahat agar dapat berkembang dan berfungsi optimal, termasuk dalam membakar lemak.

Berikut, ada 18 cara menuju otot yang sempurna dan menghilangkan lemak di tubuh Anda!

WHAT TO EAT

1. Perbanyak makan sayur organik dan buah-buahan!
Sayur-mayur dan buah-buahan adalah makanan yang rendah kalori, mengandung serat, vitamin dan mineral, serta kaya kandungan antioksidan yang melindungi kesehatan Anda. Sayur dan buah-buahan organik ini memiliki banyak nutrisi karena ditanam tanpa bahan-bahan beracun seperti insektisida. Karenanya, Anda bebas makan sayur dan buah-buahan organik tanpa harus membuang kulitnya. Pilihlah produk dalam bentuk segar atau frozen, tapi jauhi produk kalengan yang mengandung pengawet. Sayuran seperti sauerkraut dan kimchee, yang difermentasikan secara natural (lacto-fermented) ini sangat bagus untuk Anda konsumsi.

2. Konsumsilah cukup protein berkualitas seperti daging dan produk hewani lain.
Banyak nutrisi pokok yang hanya ditemukan di makanan hewani dan tidak dapat Anda temukan pada makanan yang lain. Daging, ikan, telur, keju, dan susu merupakan makanan pokok yang sangat penting dalam program diet Anda. Karena sumber protein tersebut, berguna untuk melindungi dan membangun jaringan otot yang kuat. Otot membakar kalori di dalam tubuh Anda!

3. Banyak makan biji-bijian yang diolah dengan baik.
Untuk mengonsumsi biji-bijian, sebaiknya Anda mengolahnya dengan direndam (dibuat seperti bubur kacang hijau-Red), dibuat kecambah (seperti tauge-Red) atau difermentasikan (seperti tempe dan tahu-Red) agar mudah dicerna. Janganlah memakan biji-bijian yang tidak diolah dengan baik karena dapat mengurangi mineral dan menimbulkan masalah pada organ usus Anda.

4. Jangan lupa susu murni untuk program diet Anda.
Susu sapi murni (tanpa diproses, tanpa disejeniskan, tanpa disterilkan) bagi bagi kesehatan tubuh, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Susu murni ini akan menambah kalsium dan nutrisi Anda. Selain itu, juga dapat menolong tubuh menghilangkan lemak yang tidak diinginkan dengan CLA yang terkandung dalam susu murni.

5. More good fats.
Perbanyak makan lemak baik atau “Good Fats” seperti Omega 3, asam lemak tak jenuh yang terkandung dalam mentega, beberapa jenis ikan (khususnya minyak hati ikan cod), minyak kelapa dan sawit, serta kacang-kacangan. Omega 3 merupakan bentuk lemak yang penting bagi kesehatan karena dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung, dan yang penting dapat membantu tubuh Anda tetap sehat dan bugar.

WHAT TO AVOID

6. No Junk Carb
Hindari karbohidrat kualitas rendah atau “Junk Carb”, seperti gula dan tepung. Tahukah Anda, bahwa junk carb seperti gula dan tepung dapat menyabotase program diet Anda, meskipun hanya dikonsumsi sedikit. Mulai hari ini, sebaiknya Anda mengganti tepung Anda dengan tepung gandum dan gula Anda dengan porsi kecil pemanis alami seperti madu murni atau organic maple sirup. Jauhi gula jagung yang lebih buruk kualitasnya dibanding gula biasa!

7. Kurangi lemak jahat.
Lemak trans dan minyak yang biasa Anda gunakan untuk memasak itu ternyata memiliki nilai kalori yang tinggi, serta mengandung asam lemak berbahaya, yang dapat menimbulkan penyakit dan obesitas. Agar aman, gunakanlah sedikit saja mentega dan minyak kelapa untuk memasak, atau minyak sehat lainnya seperti flax dan olive oil murni saat Anda membuat salad.

8. Hindari konsumsi makanan kaleng dan makanan berpengawet secara berlebihan.
Tahukah Anda, semakin lama makanan diproses akan sangat tidak bagus untuk kesehatan Anda. Karena pengawetan bahan makanan dapat mengakibatkan kadar vitamin dan gizi yang terdapat di dalam makanan berkurang dan hilang, berganti dengan toksin dan segala sesuatu yang membuat lemak Anda bertambah. Terutama pada makanan kaleng, makanan boks, daging dan keju olahan, yang didalamnya terdapat kandungan jahat seperti MSG, penyedap rasa dan kolesterol, minyak hydrogenated dan lemak trans, gula putih, dan tepung putih, belum lagi tambahan zat pewarna dan pengawet. Lebih baik Anda menggunakan garam laut dan bumbu herbal di dalam masakan, sebagai pengganti garam dan MSG.

9. Kurangi atau hindari alkohol.
Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan kecenderungan tubuh Anda menambah berat badan. Sebaiknya ganti alkohol dengan minuman traditional produksi rumahan yang berfermentasi, rendah alkohol yang baik dikonsumsi dalam porsi moderate.

WHEN, HOW & HOW MUCH TO EAT

10. Kurangi porsi makan secara perlahan.
Untuk mendapatkan tubuh yang sempurna, bukan berarti Anda harus diet ekstrem atau secara mendadak mengurangi porsi makan Anda. Jika demikian, bukan tubuh indah yang Anda dapat melainkan tubuh Anda akan semakin melar karena mengurangi porsi makan, tidak akan membakar kalori Anda. Sebaiknya Anda mengurangi porsi makan secara perlahan, agar tubuh tidak kaget dengan perubahan pola makan Anda dan menjaga tingkat metabolisme Anda tetap optimal.

11.Makanlah dalam porsi kecil.
Dengan porsi yang sedikit, maka makanan akan langsung dirubah menjadi energi dan tidak akan tersimpan sebagai lemak. Sehingga metabolisme tubuh Anda akan berjalan lancar dan pembakaran lemak dapat optimal. Selain itu, dengan porsi yang kecil berarti Anda akan sering makan. Karena setiap Anda makan, metabolisme pembakaran dalam tubuh Anda akan dimulai. Dan jika Anda berhenti makan, maka pembakaran akan terhenti.

12. Berhentilah menghitung kalori!
Tidak semua kalori membuat Anda gemuk, kecuali kalori yang berasal dari gula, tepung putih, makanan siap jadi, dan minyak jahat. Oleh karena itu, Anda tidak perlu menghindari semua kalori dalam asupan makanan Anda, asalkan kalori itu berasal dari makanan yang menyehatkan.

EXERCISE & LIFESTYLE

13. Makanlah dengan teratur.
Jangan gara-gara diet, pola makan Anda menjadi tidak teratur. Dengan melewatkan salah satu waktu makan Anda, akan membuat pola makan Anda menjadi berantakan sehingg nafsu makan Anda jadi makin tidak terkontrol dengan baik.

14. Bergeraklah!
Untuk mendapatkan bentuk tubuh yang baik, Anda harus beraktivitas menggerakkan anggota tubuh Anda. Dan aktivitas yang baik untuk mengurangi lemak di dalam tubuh Anda, adalah olahraga. Anda harus melakukan latihan untuk membentuk jaringan otot Anda agar lebih kuat dan membakar lemak. Lakukanlah latihan secara rutin dengan frekuensi dan intensitas yang ringan dahulu, agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

15. Hindari stres.
Tahukah Anda, kalau stres itu akan membuat Anda bertambah lapar dan menambah berat bobot tubuh Anda. Untuk itu hindarilah stres, agar program pembentukan tubuh Anda berjalan lancar. Jadilah pribadi yang positif. Dengan selalu berpikiran positif, maka otomatis Anda akan menjadi orang yang pemaaf. Selain itu, selalu berpikir positif juga dapat menjauhkan Anda dari yang namanya stres.

16. Berjemurlah di bawah sinar matahari pagi.
Dengan berjemur di pagi hari, Anda akan mendapatkan Vitamin D secara langsung yang membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh Anda.

17. Sleep well.
Cukupilah waktu tidur dan istirahat yang dapat memulihkan tenaga seusai menjalankan rutinitas dari pagi hingga senja. Tidur yang cukup juga berpengaruh pada proses metabolisme karbohidrat yang sehat.

18. Bertanggung jawab.
Anda adalah orang yang paling bertanggungjawab atas kesehatan Anda pribadi! Kesehatan tubuh Anda merupakan tanggung jawab pribadi, bukan tanggung jawab pasangan Anda, keluarga Anda, dokter Anda, atau koki Anda. Perkaya pengetahuan pribadi akan pengetahuan gaya hidup sehat melalui berbagai wacana dan terapkanlah dengan penuh disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber :

http://www.absindonesia.com/?fuseaction=content.artikel§ion=artikel&id=339

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Langkah Praktis Memiliki Tubuh Sehat Bebas Lemak

Olahraga yang Mudah dan Murah Untuk Ibu Hamil

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Cara Menghitung Denyut Nadi

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Cara Mengukur Tubuh Ideal

Tabel Kalori Makanan

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

AWAS !!! BAHAYA SALAH DIET

Anoreksia Nervosa adalah gangguan makan yang ditandai oleh penolakan makanan yang mengakibatkan berat badan berkurang sampai ke tingkat yang membahayakan. Para penderita anoreksia sedemikian suksesnya dalam mengurangi berat badannya hingga membahayakan keselamatan jiwanya.

anoreksia ditandai oleh ketakutan yang tidak wajar terhadap kemungkinan mengalami kenaikan berat badan dan kehilangan kemampuan mengontrol makan. Para penderita anoreksia bangga akan diet dan kontrol ekstra keras yang dilakukannya.

UNTUK ANDA YANG SEDANG MENJALANI PROGRAM DIET ANDA HARUS BERHATI-HATI

Ciri ciri Anoreksia Nervosa meliputi :
* Tidak mau mempertahankan berat badan pada level normal atau sedikit di atas normal
* Ketakutan bahwa berat badan akan naik
* Menganggap berat badannya sudah ideal
* tidak mengalami menstruasi.

Meskipun berkurangnya berat badan adalah ciri yang paling jelas terlihat pada anoreksia nervosa, tetapi sesungguhnya hal itu bukan inti gangguannya. Banyak orang kehilangan berat badan akibat kondisi medis tertentu, tetapi penderita anoreksia memiliki ketakutan yang intens terhadap obesitas dan berusaha keras untuk menjadi kurus.

Gangguan ini paling sering muncul pada remaja yang memang kegemukan atau mempersepsi bahwa dirinya terlalu gemuk. Ia lalu mulai berdiet keras, yang terus membua dia sampai ke titik di mana ia terjebak secara obsesif untuk menjadi kurus.

Olah raga berat, yang nyaris seperti menghukum diri sendiri, juga lazim dilakukan. Berkurangnya berat badan secara dramatis diperoleh dengan membatasi asupan kalori.

Seorang penderita anoreksia tidak pernah puas dengan penurunan berat badannya. Berat badan yang tetap antara hari ini dan keesokan harinya atau setiap penambahan berat badan dapat mengakibatkan kepanikan, kecemasan dan depresi.

Ketika memandangi tubuhnya di cermin, ia melihat sosok yang sangat berbeda dengan apa yang dilihat oleh orang lain. Orang lain melihatnya sebagai gadis yang kurus kering dan lemah, seperti seorang penderita kelaparan, sedang yang bersangkutan melihatnya sebagai gadis yang perlu mengurangi berat badannya.

Biasanya mereka pintar memilih ucapan yang ingin di dengar orang lain. Mereka mungkin mengatakan setuju bahwa berat badannya memang kurang dan perlu menambah, tetapi sesungguhnya ia tidak mempercayainya.

Mungkin untuk menunjukkan bahwa dirinya mampu mengontrol makanannya, sebagian penderita anoreksia menunjukkan minat yang besar pada masak memasak dan makanan. Sebagian menjadi juru masak yang handal, yang menyiapkan makanan untuk seluruh keluarganya. Sebagian lainnya menimbun makanan di kamarnya dan memandanginya dari waktu ke waktu.

Tanda dan gejala medis anoreksia lainnya termasuk kulit kering, rambut dan kuku yang rapuh dan sensitif terhadap dingin.

Sumber :

http://www.infogue.com/viewstory/2010/06/23/bahaya_diet_berlebihan_hati_hati_jangan_sampe_seperti_ini/?url=http://fathur-net.blogspot.com/2010/06/buat-cewek-hati-hati-kalo-diet-nanti.html

http://unic77.blogspot.com/2010/06/buat-cewek-hati-hati-kalau-diet-nanti.html

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

DIET ALAMI DENGAN BUAH DAN SAYUR

Kata Diet itu sebenarnya memiliki arti mengatur pola makan . Tetapi sering kali, kata diet itu di artikan sebagai cara untuk cepat menurunkan berat badan. Dan anda bisa menurunkan berat badan anda secara alami yaitu dengan makan buah dan sayur. Ini bukanlah untuk menurunkan berat badan hanya untuk sementara. Tetapi ini akan berfungsi secara permanen dengan mengubah pola makan anda secara utuh.

Ada satu hal yang paling penting agar tujuan diet alami anda dapat tercapai. Yaitu dengan makan buah – buahan dan sayuran mentah sebanyak mungkin yang kamu bisa. Kurangi konsumsi makanan dari kemasan, yang mengandung pemanis dan pengawet buatan, soda, fast food, dan sirup dengan jagun yang tinggi. Saya yakin langkah ini sulit untuk diikuti. Sebenarnya itu dapat dilakukan. Belilah buah – buahan dan sayuran lalu simpan, sehingga kamu tidak akan tergoda untuk makan makanan lain yang tidak baik. Hindari godaan dari makanan lain dengan makan buah – buahan dan sayur sesering mungkin.
Berikut cara yang bisa kamu ikuti untuk diet alami

Mulailah diet alami dengan buah – buahan dan sayuran. Penelitian menunjukkan bahwa polusi dan pestisida ikut berperan dalam membuat kamu menjadi lebih gemuk.

Coba juga dengan membuat jus dari buah – buahan dan sayuran. Walaupun tubuh anda membutuhkan serat yang ada pada buahan dan sayuran, jika anda mulai merasa bosan dengan makan makanan itu terus maka di jus adalah salah satu solusi yang sangat baik.

Minum segelas air ketika anda baru bangun pagi. Tentunya harus air yang telah disaring dan bersih. Minumlah air sebanyak mungkin yang kamu bisa sepanjang hari. Hal ini akan membantu kamu menjadi cepat kenyang, dan tentunya juga menjaga kamu dari dehidrasi. Untuk memastikan kalau kamu sudah minum cukup air setiap hari, kamu bisa menyiapkan sebuah wadah yang berisi 8 gelas air untuk kamu minum sepanjang hari (untuk dewasa). Minum air sebanyak mungkin adalah salah satu cara untuk diet alami dengan cepat.

Kamu tidak boleh meremehkan berjalan dan berkeringat. Kamu tidak perlu jalan berlebihan, hanya butuh untuj keluar dan bergerak dengan kecepatan lambat dan pas. Berjalan akan membantu kamu dalam proses metabolisme yang akan mendukung proses diet kamu..

Kalau ingin makan daging, makanlah ayam, ikan dan kacang – kacangan sebab kandungan lemaknya kecil. Daging yang terlalu berlemak tidak baik dalam proses diet kamu.
Jangan sampai kamu merasa kekurangan, Bilamana kamu mulai tergoda dengan makanan yang kamu tahu tidak akan baik, lawan. Tapi jika kata “tidak” akan membuat kamu kehilangan, maka ya sedikit saja tidak apa-apa. Sebab itu lah proses diet yang alami.

Sumber :

http://diet.huteri.com/139/tips-untuk-diet-alami-dengan-buah-dan-sayur/

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
2 Komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

CARA DIET BERDASARKAN GOLONGAN DARAH

Golongan darah berkaitan erat dengan makanan yang kita konsumsi. Menurut dr. Peter Dadamo, penulis buku Eat Right For Your Type, akan terjadi reaksi kimia antara darah dengan makanan yang Anda makan. Reaksi ini merupakan bagian dari warisan genetik Anda. Reaksi ini dipicu oleh adanya lectin.

Sebagian besar lectin yang terdapat pada makanan tidak membahayakan bagi kehidupan, namun tetap bisa menimbulkan berbagai masalah, khususnya jika lectin tersebut khusus untuk jenis darah tertentu. Anda bisa mengatasi ini dengan menyesuaikan golongan darah dengan makanan yang Anda makan.

Diet sesuai golongan darah bisa mengembalikan ritme alami tubuh Anda. Anda bisa mengikuti diet yang telah secara ilmiah disusun sesuai dengan profil seluler tubuh Anda. Setiap kelompok makanan dibagi menjadi 3 kategori yaitu, makanan yang sangat bermanfaat (makanan yang berperan sebagai obat), makanan yang diijinkan (makanan yang tidak membahayakan bagi jenis golongan darah), dan makanan yang harus dihindari (makanan yang bertindak sebagai racun).

Golongan Darah O

Golongan darah O merupakan golongan darah paling kuno dalam sejarah manusia. Gen untuk golongan darah O berkembang pada suatu titik ketika peradaban manusia beralih dari hidup berburu dan berpindah-pindah ke komunitas agraris yang menetap di suatu tempat.

Tingkah Laku : Berenergi & tidak mudah putus asa

Masalah yang dihadapi : Kencing manis, masalah usus dan pencernaan, peredaran darah kurang baik, sakit pinggang danbelakang, kegemukan, kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar asam urat tinggi, penyakit kanker, gout,penyakit jantung, penyumbatan arteri.

Diet : Makanan tinggi protein & kurangi karbohidrat

Makanan yang sangat bermanfaat :
Brokoli, ubi, waluh, selada, ganggang laut, lobak china, bluberi, ceri, jambu biji, bumbu kari, kacang polong, kacang merah, semua jenis bawang, rumput laut, jahe, kailan, kunyit, Daging ( sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi )

Makanan yang diijinkan :
Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang ( hitam, merah, buncis, kedelai ), tempe, tahu, susu kedelai, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, terung, tomat, labu, Daging ( ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci )

Makanan yang harus dihindari :
Daging babi, cumi-cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, bunga brokoli, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras.

Golongan Darah A

Golongan darah A merupakan manusia pertama yang menjalankan aktifitas pertanian karena nenek moyang sudah tinggal menetap dan tidak lagi suka berperang.

Tingkah Laku : Bertanggung jawab & romantis

Masalah yang dihadapi : Hilang kesabaran diri atau cepat marah, rembesan sebum berlebihan, penyakit jantung dan masalah saluran darah, kanker dan ulser, gaster, kegemukkan.

Diet : Makanan berkarbohidrat tinggi & kurangi lemak

Makanan yang sangat bermanfaat :
Bayam, brokoli, wortel, jamur ikan mas, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras, bluberi, minyak zaitun, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun).

Makanan yang diijinkan :
Ikan tuna, telur ayam & bebek, telur puyuh, biji wijen, biji bunga matahari, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka, roti gandum, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara)

Makanan yang harus dihindari :
Daging (sapi, kerbau, domba, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan), lobster, gurita, kepiting, belut, kodok, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, susu, murni, acar, terung, tomat, ubi, kentang, jeruk, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya, pare, air soda.

Golongan Darah B

Kunci golongan darah B adalah keseimbangan. Orang bergolongan darah B tumbuh dan berkembang baik melalui apa yang telah disediakan oleh dunia hewan dan tumbuhan. Artinya golongan darah B menunjukan kemampuan yang canggih dalam perjalanan evolusinya.

Tingkah Laku : Adaptasi & analitika

Masalah yang dihadapi : Kerusakan system syaraf, kesulitan untuk tidur berkualitas, sakit kepala dan migren, penyakit hati dan saluran empedu, masalah haid, sakit tulang belakang, kegemukkan, penyakit jantung.

Diet : Susu & produk susu

Makanan yang sangat bermanfaat :
Ikan laut, susu sapi, keju, buburgandum, roti essene, kue beras, brokoli, ubi, wortel, kembang kol, terung, teh hijau, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa)

Makanan yang diijinkan :
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi)

Makanan yang harus dihindari :
Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, pir, air soda, minuman beralkohol.

Golongan Darah AB

Golongan darah AB merupakan golongan darah yang paling modern dan berusia kurang dari 1.000 tahun, jarang (5 % dari jumlah populasi), dan bersifat kompleks secara biologis. Karena anda membawa anti gen A dan B.

Tingkah Laku : Cerdik & penyabar

Masalah yang dihadapi : Perut kembung sakit jantung dan masalah saluran darah, kanker, kegemukkan, kesulitan tidur berkualitas, sakit sendi dan tulang.

Diet : Dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis makanan

Makanan yang sangat bermanfaat :
Ikan sardin, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), the hijau, anggur merah, Daging (domba, kelinci, kalkun),

Makanan yang diijinkan :
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging burung unta,

Makanan yang harus dihindari :
Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol.

Sumber:

http://www.isdaryanto.com/diet-sesuai-golongan-darah

http://makhluksurga.blogspot.com/2012/02/diet-berdasarkan-golongan-darah.html

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

DIET VEGAN

Diet vegan merupakan diet dengan konsumsi makanan nonhewani yang secara alami lebih cocok bagi manusia agar dapat hidup sehat dan kalau berumur panjang (yang bisa mencapai 120 tahun) tetap memiliki kualitas hidup yang baik. Kondisi umur panjang dengan kualitas hidup yang baik ditemukan pada suku Hunza di Himalaya dan penduduk di Okinawa Jepang.

Sebaliknya orang Eskimo yg tidak pernah makan sayuran/buah dan kacang-kacangan hanya memiliki harapan hidup di sekitar 30 tahunan karena mereka menghadapi risiko perdarahan yang dapat terjadi sebagai akibat tidak adanya asam lemak omega-6 (yang terdapat dalam minyak nabati) sementara kandungan omega-9-nya tinggi pada makanan mereka. Agar terdapat keseimbangan antara pembekuan dan pengenceran darah, seharusnya konsumsi asam lemak omega-3 dan -6 berada dalam keadaan seimbang pula.

Diet vegan atau semivegan (kalau belum terbiasa, kita tidak harus vegan murni atau semivegan) dianjurkan utk manusia karena beberapa alasan:

1. Manusia lebih cenderung ke arah herbivor karena memiliki geraham dgn gerakan rahang yg bisa horizontal (karnivor hanya memiliki gerakan rahang yg vertikal) dan juga mempunyai usus yg panjang (usus karnivor lebih pendek). Daging yg cepat membusuk tidak cocok utk usus yg panjang.

2. Manusia berkeringat pada kulitnya shg berbeda dgn karnivora yang mendinginkan tubuh dgn lidahnya (krn itu, anjing sering menjulurkan lidahnya bila kepanasan)

3. Manusia minum dgn cara menghirup spt herbivor dan tidak menjilatnya spt karnivor.

4. Manusia bersama guinea pig dan chimpanze tidak bisa membuat sendiri vitamin C shg harus mendapatnya dari buah dan sayuran.

Risiko yang pasti harus kita hadapi karena memakan daging secara berlebihan adalah efek karsinogenik dan aterogeniknya mengingat:

(1) Kandungan dioxin dan PCB di lingkungan (rumput) yang dapat termakan oleh ternak. Kedua zat racun ini bisa berada dalam lemak dan hati hewan selama waktu bertahun-tahun (bisa sampai 14 tahun). Keduanya mencemari lingkungan vegetasi lewat pestisida, herbisida serta insektisida dan dapat menimbulkan kanker pada hewan serta manusia yg memakannya. Pencemaran lingkungan oleh dioxin juga dapat terjadi ketika sampah yang terdiri dari bahan-bahan plastik dibakar. Kita tahu bahwa hewan ternak seperti sapi, kambing dan ayam juga mencari makan di tempat pembuangan sampah yang kemungkinan besar sudah tercemar dioxin. Apalagi jika plastik digunakan secara sengaja sebagai bahan tambahan dalam minyak untuk menggoreng makanan agar makanan tetap garing meskipun disimpan lama.

(2) Lemak hewan yang dibakar akan menghasilkan benzpiren yang merupakan zat karsinogenik.

(3) Daging hewan sering diawetkan dgn sodium nitrit yang jika dibakar atau digoreng akan berubah menjadi nitrosamin yg juga zat karsinogenik.

(4) Daging hewan dapat mengandung hormon spt DES (yg sudah tidak dipakai pada manusia krn efek karsinogenik) dan juga AB yg menyebabkan semakin banyak kuman yg resisten thdp AB. Hormon dipakai utk mempercepat pertumbuhan dan penggemukan sedangkan AB mencegah infeksi bakteri pada ternak. Penelitian SEAMEO menemukan 80% hati ayam broiler di Jakarta mengandung residu AB yg tinggi.

Jadi, kalau kita masih memakan daging khususnya daging merah, sebaiknya kita tidak membakar dan menggorengnya tetapi merebusnya dalam bentuk masakan berkuah (sup, soto, rawon). Kalau bisa hindari lemak, darah dan hatinya karena di bagian tubuh inilah terdapat zat-zat kimia berbahaya tersebut.

Sumber :

http://pantirapih.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=116:diet-vegan&catid=52:gizi&Itemid=92

 

Artikel Terkait

Diet Dukan

Diet Vegan

Diet Berdasarkan Golonga n Darah A, B, AB dan O

Diet Alami Dengan Buah dan Sayur

Jenis Makanan Untuk Diet

Awas !!! Bahaya Salah Diet

Baca Artikel Yang Ini Juga

Olahraga yang Baik Untuk Lansia

Bagaimana Gizi Seimbang ?

Apa Manfaat Olahraga Anaerobik ?

11 Manfaat Susu Sapi

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

DIET DUKAN

KOMPAS.com – Diet Dukan yang konon dijalankan oleh Kate Middleton ini, telah terbukti mampu merampingkan tubuh penyanyi Jennifer Lopez dan supermodel Gisele Bundchen segera setelah melahirkan. Lebih dari 1,5 juta orang di Perancis pun menerapkan cara langsing yang dinilai cukup menyenangkan ini.

Entah karena diet Dukan atau berkat pola makan tradisional masyarakatnya selama ini memang sudah baik, menurut WHO, kejadian kegemukan di Perancis hanya sekitar 10 persen, lebih rendah dari negara-negara barat lainnya. Diet hasil kreasi Dr. Pierre Dukan ini makin populer sejak ia meluncurkan buku The Dukan Diet pada tahun 2000.

Sebetulnya, saat pertama kali menyarankan seseorang yang putus asa karena selalu gagal berdiet, untuk hanya mengonsumsi protesin dan minum air putih selama lima hari, Dr Dukan masih berprofesi sebagai ahli syaraf. Kesuksesan orang itu, disusul keberhasilan yang lain, memotivasi Dukan untuk menekuni bidang gizi. Sejak tahun 1973 ia pun berpraktik sebagai dokter gizi.

Seperti apa rahasia langsing ala Perancis ini? Pola makan ini pada dasarnya merupakan diet tinggi protein, rendah lemak dan karbohidrat, yang terdiri atas empat fase:

1. Fase serangan: sekitar seminggu kita hanya boleh mengonsumsi protein seperti daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, seafood, dan hasil olahan susu bebas lemak, seperti keju cottage atau yoghurt tawar. Dianjurkan minum 3 liter air putih per hari. Boleh minum teh dan kopi tanpa gula. Makanan harus dipanggang atau dibakar. Telur rebus, putihnya boleh dikonsumsi sesukanya, tetapi kuningnya hanya 3-4 butir per minggu. Hindari makan bebek, angsa, gorenga, makanan kalengan. Dianjurkan beroleh raga cepat 20 menit per hari. Diet tinggi protein perlu waktu lama dicerna tubuh, dan bisa membakar banyak kalori (30 persen) untuk mencernanya, sementera lemak hanya membakar 12 persen kalori dan karbohidrat hanya 7 persen kalori. Selain kalori lebih banyak terbakar, protein juga membuat perut kenyang lebih lama, sehingga orang tidak cepat lapar. Dalam fase yang sangat rendah serat ini, banyak ahli gizi. Karena itu, disarankan mengonsumsi suplemen viamin dan mineral.

2. Fase Sayuran: mengonsumsi menu tinggi protein ditambah sayuran seperti tomat, bayam, brokoli, timun, daun bawang, seledri, lobak, asparagus, kubis, jamur, terung, cabai. Wortel dan bit boleh dikonsumsi dalam porsi sedang. Sayuran ini boleh disantap segar atau direbus/dikukus. Hindari: makanan sumber tepung (nasi, kentang, jagung, kacang polong, alpukat, dll), gula, minyak, lemak. Jalan cepat 25-30 menit per hari. Fase ini dilakukan hingga mencapai berat badan yang diidamkan, tetapi turunnya berat badan sebaiknya maksimal 1 kg per minggu saja.

3. Fase Konsilidasi: setelah tercapai berat ideal, kita boleh kembali ke pola makan normal, tetapi dilakukan secara perlahan untuk menghindari munculnya efek yo-yo. Perkenalkan kembali makanan yang sebelumnya dihindari, seperti roti, mi, nasi, dll. Cara ini akan membiasakan tubuh kita pada pola makan baru dan berat badan tetap ideal. Lanjutkan mengonsumsi 2 sendok makan oat dan jalan kaki 25-30 menit per hari. Harus ada satu hari dalam seminggu, saat kita hanya boleh mengonsumsi protein.

4. Fase Stabilisasi: bila berat badan sudah stabil, kita bebas makan dan minum, tetapi harus ada satu hari dalam semingg saat kita hanya makan protein. Dan ‘hari protein’ itu harus diadakan seumur hidup. Dr Dukan menganjurkan untuk jalan cepat 30-45 menit per hari karena oleh raga merupakan kunci keberhasilan diet Dukan juga. (E. Saptorini)

 

 

Sumber :

http://female.kompas.com/read/2011/04/29/1106586/diet.dukan.trik.langsing.tanpa.kelaparan

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 25 November 2012 in KESEHATAN

 

Tag: ,

MAKANAN BERGIZI SEIMBANG

Makanan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan karena dari makanan manusia mendapatkan sumber tenaga atau kekuatan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu perlu diperhatikan jenis dan mutu makanan yang dikonsumsi yaitu:

  • Tinggi serat

  • Rendah lemak

  • Mengandung gizi seimbang

Apa Itu Makanan Tinggi Serat?

Makanan tinggi serat adalah makanan yang mengandung serat dan berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti sayuran, buah-buahan, padi-padian, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Mengapa Kita Membutuhkan Serat?

Serat dalam makanan ditemukan dalam gandum-ganduman, padi-padian, dan jagung yang mudah mengenyangkan, sehingga kita merasa telah banyak makan padahal kita makan lebih sedikit dari makanan tersebut.

Selain itu, serat juga ditemukan dalam buah dan sayuran yang membuat tubuh teratrur buang air besar dan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung karena memperlambat penyerapan lemak dan kolesterol dari makanan lain.

Serat terdiri dari dua jenis, keduanya penting bagi kesehatan tubuh yaitu:

  • Serat larut banyak terkandung di dalam kacang-kacangan, buah-buahan, dan padi-padian, seperti gandum dan beras. Serat inilah yang disebut jenis penolong jantung karena ditemukan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Disebut serat larut karena larut dalam air dan membentuk gel. Secara teori, karena lemak ini larut, ia membentuk bahan seperti gel yang mengikat kolesterol dan lemak dan menghalanginya terserap oleh usus, sehingga jika bahan tersebut tidak diserap, maka akan dikeluarkan bersama kotoran.

  • Sebaliknya, serat tidak larut, yang ditemukan dalam sayuran, sereal, dan gandum-ganduman, tidak membentuk gel. Manfaat utamanya adalah membuat kita teratur membuang air besar. Walaupun kurang efektif dalam menghidari penyerapan lemakdan kolesterol ke dalam aliran darah, serat ini berguna untuk meningkatkan massa dan mempercepat perjalanan bahn-bahan di dalam usus.

Jika kita ingin mengatur pola makan yang baik aaupun ingin mulai berdiet maka kita harus menerapkan pola makan tinggi serat dengan mengkonsumsi padi-padian, gandum, dan harus menjadi landasan diet, dengan sajian antara 6 sampai 11 porsi setiap hari:

  • Satu porsi sajian adalah satu iris roti (jika setangkap roti dihitung dua sajian), setengah cangkir nasi atau pasta. untuk mendapatkan serat yang lebih banyak dan nutrisi yang lebih baik, pilihlah gandum atau beras lengkap (artinya yang tidak dibuang kulit arinya), beras meras jauh lebih baik ketimbang yang putih, roti gandum lengkap daripada roti gandum putih. Bulgur (kacang merah) dan sereal juga pilhan yang baik.

  • Sayuran harus berjumlah tiga sampai lima porsi/sajian setiap hari, dengan ukuran satu porsi sama dengan satu mangkuk segar atau setengah mangkuk sayuran matang. Sebaiknya sayuran dimakan segar atau dikukus, karena jika direbus cenderung melarutkan vitamin dan mineral. Semakin berwarna (hijau, kuning, dan oranye) semakin banyak za gizi yang terkandung seperti wortel, selada hijau, kacang panjang.

  • Buah-buahan harus dimakan empat hari sekali. Setiap kali makan setengah mangkuk buah yang diiris, satu gelas jus atau satu buah apel ukuran sedang. Makanlah berbagai macam buah karena akan memperkaya variasi zat gizi yang terkandung di dalam buah, seperti apel, jeruk, jambu, pir, pepaya, dan mangga.

Dua Belas Manfaat Makanan Berserat

  1. Membantu mengatasi Diabetes

  2. Mencegah sembelit

  3. Membantu menurunkan berat badan

  4. Membantu proses detoksifikasi

  5. Membuat awet muda

  6. Membantu mencegah kanker usus besar

  7. Membantu mencegah kanker payudara

  8. Membantu menurunkan kolesterol

  9. Memperindah kulit, rambut, dan kuku

  10. Membantu mengatasi anemia

  11. Mencegah usus buntu

  12. Membantu perkembangan bakteri baik dalam usus.

Apa Itu Makanan Rendah Lemak?

Adalah makanan yang rendah lemak dan juga rendah kalori tetapi masaih tetap mengandung bahan utama untuk kesehatan tubuh seperti protein, kalsium, dan lain-lain.

Kita dianjurkan memakan lemak sesedikit mungkin. Sebagai contoh jika kita mengkonsumsi sekitar 2500 kalori setiap hari, maka asupan lemak yang diperbolehkan hanya 69 gram atau kurang.

Sebenarnya ada berbagai jenis makanan rendah lemak yang dapat kita konsumsi yaitu dengan mengubah cara memasak bahan makanan dari yang digoreng menjadi dibakar atau dikukus saja (ikan bakar/ikan kukus, daging panggang/sate atau sop tanpa tambahan minyak goreng).

Apa Itu Makanan Bergizi Seimbang?

Adalah makanan beraneka ragam yang dikonsumsi dalam satu hari yang mengandunmg zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Zat tenaga berasal dari karbohidrat dan lemak. Sumber karbohidrat: beras, sagu, jagung, ubi, singkong, roti, sukun, gula murni, dan padanannya.

Zat pembangun dari protein. Sumber protein hewani: daging, ikan, ayam, hati, telur, susu, dan hasil olahannya. Sumber protein nabati: tempe, tahu, kacang-kacangan dan padanannya.

Zat pengatur dari vitamin dan mineral. Sumber vitamin dan mineral banyak pada sayuran dan buah-buahan.

Apa Akibat Tidak Mendapat Gizi Seimbang?

Selain gizi kurang dan gizi buruk, maka gizi lebih merupakan suatu hal yang sering terjadi pada orang yang berisiko yaitu pada orang yang tidak hidup sehat.

Gizi lebih adalah konsumsi makanan melebihi dari yang dibutuhkan. Terutama lemak dan makanan dari gula murni. Gizi lebih dapat berakibat pada kegemukan (obesitas).

Untuk itu, bagi yang mempunyai faktor berisiko, segera kurangi jenis makanan yang:

  • Mengandung banyak lemak jenuh dan garam seperti keripik singkong, keripik kentang, pop corn, dan lain-lain

  • Berbahan dasar minyak dan lemak seperti mentega, minyak goreng, dan lain-lain

  • Berbahan dasar gula seperti sirup, slei, dan lain-lain

  • Minuman yang kurang sehat seperti kopi, teh, alkohol, dan soft drink.

Sumber:
Buku Saku Gaya Hidup Sehat
Pusat Promosi Kesehatan Departemen Kesehatan RI
2006

 
2 Komentar

Posted by pada 17 April 2012 in KESEHATAN

 

PENGERTIAN FISIOLOGI OLAHRAGA

Fisiologi

Ilmu yg mempelajari fungsi dan cara kerja organ-organ tubuh serta perubahan-perubahan yang terjadi akibat pengaruh dari dalam maupun dari luar tubuh.

Fisiologi Olahraga

Adalah bagian atau cabang dari fisiologi yg khusus mempelajari perubahan fungsi yang disebabkan oleh latihan fisik:

  • Bagaimana perubahan fungsi itu dpt terjadi apabila seseorang melakukan latihan tunggal  (acute exercise).

  • Perubahan apa yg dpt terjadi pada fungsi tubuh setelah melakukan latihan berulang-ulang (chronic exercise) dan bagaimana perubahan fungsi tubuh itu berlangsung.

  • Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan respon dan adaptasi tubuh thd latihan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu tertentu.

Faal olahraga mempelajari perubahan-perubahan fungsi organ-organ baik yg bersifat sementara (akut)  maupun yg bersifat menetap karena melakukan olahraga baik untuk tujuan kesehatan maupun utk tujuan prestasi.

Fisiologi Olahraga merinci dan menerangkan perubahan fungsi yg disebabkan oleh latihan tunggal (acute exercise) atau latihan yg dilakukan secara berulang-ulang (chronic exercise) dengan tujuan untuk meningkatkan respon fisiologis terhadap intensitas, durasi, frekuensi latihan, keadaan lingkungan dan status fisiologis individu. Fungsi dan mekanisme kerja organ-organ tubuh akan selalu bereaksi  dalam rangka penyesuaian diri demi terciptanya “HOMEOSTASIS” (kecenderungan organisme hidup untuk mempertahankan lingkungan dalam “Millieau Interieur” yang stabil bagi selnya.

Berolahraga adalah melakukan suatu kegiatan tubuh yang melibatkan organ-organ tubuh (Jantung, paru, otot, syaraf, pembuluh darah, otot, kelenjar dst). Aktivitas olahraga akan menimbulkan reaksi dari organ-organ tubuh berupa usaha-usaha penyesuaian diri. Derajat kesehatan sel menentukan kualitas fungsional atau vitalitasnya, yg dengan sendirinya akan menentukan derajat kesehatan, kualitas hidup dan vitalitas kehidupan undividu yg bersangkutan.

Dari sudut pandang ilmu faal pelatihan atau aktifitas olahraga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fungsional sel, yang dengan sendirinya berarti juga meningkatkan kemampuan fungsional individu (manusia) yg bersangkutan. Pelatihan/aktivitas olahraga harus bersifat fisiologis  yaitu: dari sudut pandang sel tidak menyebabkan gangguan Homeostasis yg melebihi batas-batas fisiologis. Perubahan kondisi Homeostasis harus sudah pulih dalam waktu tidak lebih dari 24 jam.

Pengetahuan dasar tentang apa yang terjadi selama latihan fisik dan bagaimana perubahan itu terjadi sangat penting untuk dimiliki oleh pelatih, pembina, guru olahraga, atlet dan mahasiswa olahraga.

Proses Penyesuaian diri akan tergantung pada:

  1. Stressor - nya: Jenis olahraga, Intensitas, waktu, frekuensi yang dilakukan, dll

  2. Organic – nya: adalah faktor-faktor yang dimiliki individu bersangkutan, untuk dapat melakukan penyesuaian fungsional secara maksimal (Umur, seks, kesegaran jasmani, kesehatan dst)

  3. Keadaan lingkungan : panas, dingin, lembab, ketinggian dst.

 

Reaksi penyesuaian diri dapat berupa:

  1. Jawaban sewaktu (Respon)

  2. Adaptasi organ-organ tubuh

 

sumber : Fisiologi Olahraga dan Kesehatan, Drs. Tri Rustiadi, M.Kes.

 
 

DOPING

Kata “Doping” sudah banyak dikenal oleh masyarakat, termasuk oleh masyarakat olahraga, tapi dapat diperkirakan masih sedikit masyarakat yang mengetahui dan memahami apa dan bagaimana ‘binatang’ doping itu? 

Kata doping berakar dari kata “dope” diartikan obat bius, dahulu kata dope digunakan oleh suku asli di Afrika Selatan untuk nama minuman beralkohol yang mereka biasa pakai dalam suatu acara pesta tradisionalnya.

Umumnya orang kebanyakan hanya mengartikan doping itu sebuah makanan, minuman atau obat yang kalau dikonsumsi akan bisa lebih dahsyat dalam kehidupan hubungan intim, karena dianggap bisa meningkatkan staminanya tanpa mengetahui akan bahayanya. Bahkan doping tersebut yang dalam wujudnya berbentuk minuman, obat atau jamu seringkali dipahami masyarakat sebagai obat perangsang agar tubuh berkondisi siap “tempur”.

Ditenggarai pemakaian doping tersebut tidak saja dipergunakan oleh masyarakat tetapi juga oleh para olahragawan yang motivasinya hampir serupa yakni agar lebih siap tempur atau meningkatnya dalam penampilan berolahraganya, baik pada saat latihan maupun saat bertanding.Sekarang ini, doping diartikan penggunaan bahan-bahan kimia atau obat-obatan untuk meningkatkan ”perfomance“ seseorang.

Penggunaan obat-obatan atau zat kimia tersebut banyak yang dilarang karena berbagai hal yang bisa dipastikan membahayakan kesehatan pemakainya jika konsumsi secara serampangan, bahkan bisa menimbulkan kematian.

Pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dalam Pasal 1 butir 22 disebutkan, Doping adalah penggunaan zat dan / atau metode terlarang untuk meningkatkan prestasi olahraga. Dalam undang-undang tersebut dinyatakan pula, bahwa doping dilarang dalam semua kegiatan olahraga. Dalam dunia olahraga prestasi, seringkali ditemui adanya atlet yang cenderung menggunakan doping untuk meningkatkan performance-nya atau meningkatkan kinerja fisiknya baik dalam latihan maupun saat bertanding. Tindakan mengonsumsi doping tersebut menunjukkan atlet tersebut belum menyadari akan bahayanya doping sekaligus berprilaku tidak sportive dalam upaya meraih prestasinya untuk menjadi sang juara dalam suatu event olahraga.  

Padahal untuk mencapai kondisi tubuh yang prima yang siap tanding, tidak ada yang lebih baik kecuali latihan fisik dan teknik yang teratur, tepat dan terprogram, istirahat cukup, makanan yang bergizi, disiplin, mental stabil, semangat dan serius serta selalu siap tempur untuk mencapai prestasi setinggi-tingginya.  

Kencederungan keinginan mencapai prestasinya dengan cara yang tidak sportive dan fair play dengan menggunakan obat-obatan yang terlarang yang dimasukkan dalam tubuhnya itu, semakin meningkat meski bertentangan dengan semangat dan merupakan pelanggaran terhadap etika dan medis dan prinsip-prinsip dasar gerakan olimpiade, bakan mereka juga sudah tahu doping itu merupakan ancaman bagi kesehatannya. Karena seringnya ditemui kasus-kasus dan maraknya penggunaan obat-obatan perangsang oleh atlet dalam kejuaraan internasional, bahkan dalam event olympiade, maka doping dalam olahraga harus dilarang dan diperangi.

Oleh karena itu, organisasi IOC (International Olympic Committee), memandangnya dengan sangat serius sehingga diselenggarakanlah “World Conference on Doping in Sport” di Lausanne, Swiss. Badan olahraga dunia itu juga menyediakan dana sebesar US$25 juta untuk pendirian sebuah badan anti doping. Pada 10 November 1999, badan itu resmi didirikan dan bernama World Anti-Doping Agency (WADA). Sejak adanya badan anti doping ini, kasus doping menurun drastis. 

Mengingat bahwa doping di dalam olahraga itu bertentangan dengan semangat olahraga, dan merupakan pelanggaran terhadap etika olahraga dan medis serta prinsip-prinsip dasar dari gerakan olympiade, sehingga perjuangan melawan doping di dalam olahraga harus diintensifkan, dan dipercepat. Untuk itu, WADA terus melakukan langkah-langkah progresifnya seperti menyelenggarakan konferensi dunia tentang doping di dalam olahraga, pada tanggal 3-5 Maret 2003 di Copenhagen, Denmark yang diikuti oleh para atlet, para menteri dan pejabat tinggi pemerintah, organisasi antar pemerintah dan non pemerintah, international olympic committee, international sport federation, national olympic committee, international paralympic committee, lembaga anti doping nasional, yang menghasilkan resolusi dan deklarasi tentang anti doping dalam olahraga.

Demikian juga perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan melalui resolusinya, bahwa olahraga sebagai sarana untuk mempromosikan pendidikan, kesehatan, pembangunan dan perdamaian. Hal itu disadari oleh UNESCO, bahwa olahraga seharusnya memainkan peran penting dalam perlindungan kesehatan, moral, budaya dan pendidikan jasmani, dan dalam mendukung kesepahaman serta perdamaian internasional.

Dalam pertemuan UNESCO ( United Nations Educational, Scientific and Culture Organization ) sesi ke 33 tanggal 19 Oktober 2005 di Paris Perancis para peserta menyetujui isi konvensi internasional melawan doping dalam olahraga. Bagi Pemerintah dan bangsa Indonesia yang menghormati nilai-nilai luhur dariolahraga, maka telah menerima konvensi tersebut, yang diwujudkan dengan terbentuknya Peraturan Presiden RI Nomor 101 Tahun 2007 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Menentang Doping Dalam Olahraga.  

Maksud dari konvensi tersebut pada intinya adalah memperkuat tekad untuk mengambil tindakan dan strategi dalam kerangka kerja program kegiatan UNESCO dalam area pendidikan jasmani dan olahraga, melalui kegiatan promosi, pencegahan dan memberantas doping dalam olahraga hingga menghapuskannya. Dengan tujuan pokoknya untuk menjaga kesehatan, sportive dan fair play, menghapuskan kecurangan, dan masa depan olahraga.  

Dalam upaya memerangi dan memberantas doping dalam olahraga di Indonesia, pemerintah pada tahun 2005 telah membentuk LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia) yang merupakan lembaga non struktural dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga untuk lebih mengoptimalkan pengawasan dan pelaksanaan ketentuan anti doping dalam olahraga di dalam negeri.

Dalam mengawali kiprahnya, LADI didahului dengan memprakarsai dan mendorong KONI, untuk bersama-sama KONI Provinsi,dan Pengurus Besar Induk Organisasi Cabang Olahraga, dan organisasi olahraga lainnya menyelenggarakan Deklarasi tentang Anti Doping Di Dalam Olahraga atau ”deklarasi perang melawan doping”. Ini sebagai wujud dukungan dan menerima serta akan melaksanakan semua kebijakan dan peraturan yang tertuang dalam ”the World Anti Doping Code” KONI berhasil menyelenggarakan deklarasi itu pada tanggal 22 Februari 2005 di Samarinda, Kalimantan Timur yang ditandatangani oleh KONI, KONI Provinsi (31 daerah), Pengurus Besar / Pengurus Pusat (50 induk organisasi olahraga).

Lalu, bagaimana pelaksanaan tugas dan peran LADI yang sudah berjalan hampir empat tahun yang merupakan kepanjangan tangan dari WADA itu, dalam memerangi terhadap penggunaan doping dalam olahraga di Indonesia? Tentu tidak mudah, karena selain harus menyiapkan dan membenahi kelembagaan, sumber daya manusia, kebijakan, perangkat lunak dan kerasnya termasuk laboratorim khusus doping yang mahal biayanya itu.

Di Indonesia belum ada laboratorium khusus doping yang sesuai standar WADA, entah kapan akan memilikinya. Mau perang tapi senjata pamungkasnya belum ada, tentu hasilnya tak akan maksimal. Padahal wabah pemakaian doping oleh atlet ini terus mengganggu dan pasti belum akan berakhir, selama kemenangan masih diletakkan di atas segalanya. Bahkan kini obat-obatan dan metode untuk doping terus berkembang dengan cepat dan semakin sulit dideteksinya. Maka teknologi laboratorium pendeteksi doping pun harus lebih handal dan canggih. Cara dan prilaku tidak sportive dan fair play selalu ada saja. Maklum.( M. SUHUD, Sekretaris Lembaga Anti Doping Indonesia-LADI).

sumber : Fisiologi Olahraga dan Kesehatan, Drs. Tri Rustiadi, M.Kes.

 

OLAHRAGA BAGI USIA LANJUT

Bila kita melihat orang yang sudah lanjut usia (lansia) sedang sibuk menyapu, katakanlah nenek kita, biasanya kita akan menyuruhnya untuk beristirahat dan jangan terlalu banyak bergerak. Tubuhnya yang ringkih membuat kita berpikir bahwa yang terbaik bagi beliau adalah duduk-duduk santai sambil menonton televisi saja. Pemikiran tersebut salah kaprah.

Berbagai penelitian sudah membuktikan bahwa gaya hidup santai menjadi faktor ri-, siko relatif untuk penyakit jantung. Sementara itu, olah raga secara teratur dapat mengurangi kematian dan keparahan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan usia. Periksa dulu Olah raga untuk lansia tentu memerlukan beberapa penyesuaian. Sebelum memulai olah raga sebaiknya kondisi fisik lansia diperiksa oleh tenaga medis. Hal ini untuk menyesuaikan jenis dan kadar aktivitas olah raga yang akan dilakukan, bukan untuk melegalkan lansia dengan penyakit untuk sama sekali tidak berolah raga.

Sedikit sekali penyakit yang menyebabkan lansia dilarang berolah raga, misalnya serangan . jantung yang baru terja.di,,b]pk jantung atau hipertensi tidak terkendali. Bahkan untuk penderita penyakit-penyakit tersebut pun tetap direkomendasikan untuk olah raga ringan sesuai petunjuk yang dikeluarkan Konferensi Bethesda ke-26. Lebih lanjut lagi, pasien yang sedang salat parah dan harus tirah baring pun diusahakan untuk selalu diubah posisinya dan bila mungkin diposisikan tegak minimal beberapa kali dalam sehari.

Pada prinsipnya, olah raga untuk lansia harus dimulai pada kadar aktivitas yang sangat ringan kemudian secara bertahap meningkat sampai pada kadar aktivitas sedang. Untuk mendapatkan hasil maksimal, olah raga lansia sebaiknya terdiri dari tiga komponen olah raga, yaitu latihan aerobik, latihan kekuatan dan latihan keseimbangan serta kelenturan.

Latihan aerobik artinya latihan olah raga untuk kesehatan jantung dan paru, berupa gerakan tubuh secara umum seperti berjalan kaki. Target untuk lansia adalah latihan aerobik sedang selama tiga puluh menit, hampir setiap hari. Acuan mudah untuk mengetahui kadar latihan ini sudah tepat adalah dengan talk test, yaitu berjalan kaki dengan kecepatan maksimal di mana lansia masih bisa berbincang-bincang dengan nyaman, tidak te-rengah-engah. Awalnya tentu latihan ini harus dimulai perlahan-lahan dan dicoba-coba sesuai kemampuan lansia. Misalnya dimulai dengan berjalan kaki pelan-pelan selama 5-10 menit. Pilihan aktivitas lain yang dapat dipilih adalah bersepeda, berenang, golf, atau memancing yang dilakukan sambil berdiri dan menarik-narik joran. Seperti halnya latihan aerobik, lansia yang baru mulai berolah raga harus memulai latihan kekuatan secara perlahan dan bertahap. Latihan ini penting untuk membantu meningkatkan kekuatan otot lansia yang mengalami penurunan kekuatan dan massa otot seiring bertambahnya usia. Latihan kekuatan bisa dimulai dengan mengangkat botol minuman dengan jumlah pengulangan dan berat botol sedikit demi sedikit meningkat. Setiap gerakan dilakukan perlahan (lengan diangkat perlahan), sendi bergerak penuh, dan tidak boleh menahan napas. Targetnya adalah berhasil melakukan satu set latihan kekuatan terdiri dari sepuluh jenis gerakan berbeda (angkat botol dengan tangan, angkat kaki, duduk bangun dari kursi, dll.) sebanyak masing-masing 10-15 kali tanpa merasa pegal kemudian. Latihan ini dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu.

Latihan keseimbangan

Pentingnya latihan keseimbangan dan kelenturan memang belum memiliki bukti ilmiah, tetapi secara empiris baik dilakukan untuk meningkatkan stabilitas dan menghindari risiko lansia jatuh. latihan ini misalnya dengan berdiri pada satu kaki, pere-
gangan otot-otot lengan, otot-otot kaki; seperti saat kita melakukan pemanasan sebelum olah raga pada umumnya. Latihan dilakukan seminggu dua kali.

Mengingat pentingnya olah raga untuk menunjang kesehatan lansia, orang-orang di sekitar lansia harus mendukung lansia berolah raga. Lansia biasanya mengalami berbagai halangan personal, sosioekonomi, dan lingkungan untuk memulai olah raga. Orang-orang di sekitar lansia sebaiknya memberikan waktu dan tenaga untuk meyakinkan lansia akan manfaat olah raga, merancang kegiatan olah raga yang bersifat individual sampai dengan mendampingi saat lansia berolah raga. Dengan demikian, lansia dapat berolah raga dengan nyaman, senang, dan berkelanjutan hingga cita-cita sehat di usia lanjut dengan olah raga dapat tercapai.

Paket olah raga lansia

Latihan aerobik

Target latihan aerobik tiga puluh menit hampir setiap hari dalam seminggu. Bentuk dapat berupa jalan, berenang, bersepeda, memancing. Dapat dimulai dengan berjalan kaki di dalam lingkungan rumah selama lima menit, berjalan di air dari tepi kolam renang ke tepi lain.

Latihan kekuatan

Target satu set latihan kekuatan terdiri dari sepuluh jenis gerakan berbeda, sebanyak masing-masing 10-15 kali tanpa merasa pegal kemudian; 2-3 x seminggu. Bentuk dapat berupa angkat botol air mineral dengan lengan, bangun-berdiri dari kursi. Gerakan mengangkatbotol harus perlahan dan gerakan sendinya penuh. Dapat dimulai dengan angkat lengan tanpa beban.

Latihan Keseimbangan dan Kelenturan

Bentuk dapat berupa peregangan otot setiap sebelum latihan olah raga; latihan keseimbangan dan latihan di tempat fitness dua kali seminggu, (dr. Imas Damayanti, M.Kes. / Dosen Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia)**1

 

sumber : Fisiologi Olahraga dan Kesehatan, Drs. Tri Rustiadi, M.Kes.

 
 

FISIOLOGI LATIHAN OTOT

1. Latihan Isotonik

Latihan isotonic adalah pola latihan yang mengikuti kaidah kontraksi isotonic, yakni suatu kontraksi di mana otot bekerja mengalami pemendekan dari panjang asal. Pada proses pemendekan, kecepatan tidak konstan dengan menanggung beban yang besarnya tidak proporsional dengan kekuatannya. Secara mikro peristiwa isotonic yang terjadi di dalam sarcomere adalah adanay tarikan aktin oleh kepala myosin yang berulang kali dari triponin. Satu ketroponin berikutnya. Efek dari tarikan yang berulang-ulang mengakibatkan sarcomere mengalami pemendekan. Respon kekuatan kontraksi isotonic sangat tergantung pada besarnya beban yang di tanggungnya. Bila beban yang ditanggung ringan atau lebih kecil dari kekuatan aksimum otot, maka hanya beberapa fasciculus saja yang bekerja, sebaliknya bila beban yang ditanggung berat atau sebesar kekuatan maksimum otot, maka seluruh fasciculus dari otot tersebut akan dikerahkan.

2. Latihan Isometrik

Latihan isometrik adalah pola latihan yang mengikuti kaidah kontraksi isometric, yakni suatu kontraksi dimana otot tidak mengalami perubahan panjang otot. Secara mikro peristiwa yang terjadi di dalam sacromere, kepala myosin menarik aktin tanpa terjadi pemindahan dari tropinin satu ke tropinin lain, atau tidak terjadi sliding mechanism. Efek dari mekanisme ini setiap sacromere tidak berubah panjangnya. Besarnya kontraksi isometric sangat tergantung pada besar beban yang ditanggungnya. Bila beban yang dtanggung ringan atau lebih kecil dari kekuatan maksimum otot maka hanya beberapa fasciculus saja yang bekerja, sebaliknya bila beban yang ditanggung berat atau sebesar kekuatan maksimum otot, maka seluruh fasciculus dari otot tersebut akan dikerahkan. Jika kita ingat kembali susunan miosin dan aktin di dalam sacomere, kekuatan kontraksi sangat tergantung oleh jumlah kepala myosin yang ikut menarik aktin. Dan kita ingat bahwa jumlah kepala myosin yang bias berpasangan dengan aktin dipengaruhi dapat panjang sacromere (grafik gyuton). Atas dasar teori ini maka latihan isometric harus dilakukan pada sudut-sudut lintasan gerak.

3. Latihan Isokinetik

Latihan isokinetik adalah pola latihan yang mengikuti kaidah kontraksi isokinetik, yakni suatu kontraksi dimana otot bekerja dengan kecepatan konstan dengan menanggung beban yang besarnya secara proporsional dengan kekuatannya.
Untuk dapat melakukan latihan dengan model isokinetik harus memiliki alat latihan yang dapat mengatur pembebanan berubah-ubah. Di negara lain alat yang namanya Mini Gym dipakai untuk latihan yang dapat mengatur beban sesuai tuntutan lintasan gerak. Modifikasi yang dapat dilakukan sukar diterapkan, bila kita tidak memiliki alat ini. Latihan kekuatan isometric di tiap sudut lintasan merupakan modifikasi yang serupa dengan isokinetik, namun hal ini tentu saja tidak mencapai tujuan yang diinginkan. Sebab isokinetik training menuntut otot untuk bekerja secara dinamis dengan kecepatan konstan.

Secara fisiologis, tujuan pokok dari latihan adlah “membangun sumber energy yang diperlukan oleh otot”. Karena sumber energi untuk kontraksi otot adalah aerobik dan anaerobik, maka kedua sumber energi inilah yang dibangun.
Ditijau dari sudut fisiologis, prinsip dasar latihan harus membuhi yarat sebagai berikut :
1) Pembebanan meningkat bertahap
2) Prinsip pembebanan berlebih
3) Pola beban dan pola gerak sama dengan pola beban dan pola gerak sesungguhnya.

4. Latihan Kekuatan

Latihan ini diarahkan pada pencapaian daya terbesar yang dapat diasilkan oleh kontraksi otot secara maksimal. Resep Latihan :
1) Besar beban latihan kurang dari 10 repetisi maksimum (RM)
2) Jumlah set latihan 3-5 set
3) Pola gerakan dapat berupa isotonic, isometric atau isokinetik
4) Irama gerak lambat.

Faktor yang mempengaruhi adalah:
– Ukuran otot
– Jenis otot
– Adaptasi system syaraf

5. Latihan Kecepatan

Latihan ini diarahkan pada pencapaian kemampuan gerak secepat-cepatnya yang dapat dihasilkan oleh kontraksi otot. Resep latihan :
1. Besar beban latihan, ringan samapi sedang.
2. Jumlah set latihan 3-5 set
3. Pola gerakan dapat berupa isotonic, isokinetik,plyometrik
4. Irama gerak cepat

Faktor yang berpengaruh :
– Transmisi sinaps
– Jenis otot
– Kekuatan otot
– Kelentukan

6. Latihan Daya Tahan

Dalam latihan pengembangan daya tahan otot, pada dasarnya tidak berbeda jauh atau sangat mirip dengan latihan kekuatan. Perbedaan yang nyata adalah terfokus pada pembebanan yang lebih rendah dan pengulangan yang lebih lama. Untuk latihan isotonic dan isokinetik pembebanan harus di atas 10 RM, sedangkan untuk isometric penahanan labih dari 20 detik.

7. Latihan Daya Ledak

Latihan ini diarahkan pada pencapaian usaha kerja persatuan waktu tertentu yang dapat dihasilkan oleh kontraksi otot.
Resep Latihan adalah :
1. Besar beban latihan, ringan sampai sedang
2. Jumlah set latihan 3-5 set
3. Pola gerakan, dapat berupa isotonic, isokinetik, plyometrik
4. Irama gerak scepat dan mendadak.

 

sumber : Fisiologi Olahraga dan Kesehatan, Drs. Tri Rustiadi, M.Kes.

 
 

TEKNIK PUKULAN BULU TANGKIS

Underhand (Pukulan dari Bawah)

Jenis pukulan ini dominant digunakan dalam permainan bulutangkis. Seperti halnya teknik dasar “pukulan dari atas kepala”, untuk menguasai teknik dasar ini, pertama-tama, harus trampil berlari sambil melakukan langkah lebar, dengan kaki kanan berada di depan kaki kiri untuk menjangkau jatuhnya kok.

Sikap menjangkau ini, hendaknya siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk.

Pada saat memukul kok, gunakan tenaga kekuatan siku dan pergelangan tangan, hingga gerakan lanjut dari pukulan ini berakhir di atas bahu kiri. Perhatikan, agar telapak kaki kanan tetap kontak dengan lantai sambil menjangkau kok. Jangan sampai gerak langkah terhambat karena kaki kiri tertahan gerakannya.

Fungsi pukulan dasar ini antara lain:

  • Untuk mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.

  • Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Dalam situasi tertekan dalam permainan, harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.

  • Pukulan dasar ini dapat dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.

Cara berlatih yang efektif untuk menguasai teknik dasar ini, adalah menciptakan suasana berlatih bersama tim dengan memukul kok yang diarahkan relatif jauh dari jangkauan. Berlatihlah dengan tekun dan selalu mengevaluasi sendiri kesalahan yang dilakukan, agar tidak diulangi lagi.

Ada dua jenis pukulan underhand:

  1. Clear Underhand, pukulan atau dorongan yang diarah kan tinggi ke belakang.

  2. Flick Underhand, pukulan atau dorongan mendatar ke arah belakang.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Pegangan raket forehand untuk underhand forehand, dan pegangan backhand untuk underhand backhand.

  2. Pergelangan tangan agak bengkok ke belakang, siku juga agak bengkok.

  3. Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan, ayunkan raket ke belakang lalu pukul bola dan pada saat perkenaan bola, posisi tangan lurus.

  4. Bola dipukul kira-kira dekat kaki kanan bagian luar.

  5. Posisi akhir raket sesuai arah bola.

Cara Latihan
Untuk tahap pemula, umpan dengan lemparkan banyak bola. Untuk koordinasi pukul bola sambil melangkah kaki kanan.

Overhead Clear/Lob

Pusatkan perhatian lebih untuk menguasai pukulan overhead lob ini, karena teknik pukulan lob ini banyak kesamaannya dengan teknik smes dan dropshort. Pukulan overhead lob adalah bola yang dipukul dari atas kepala, posisinya biasanya dari belakang lapangan dan diarahkan keatas pada bagian belakang lapangan.

Ada dua jenis overhead lob :
1. Deep lob/Clear, bolanya tinggi ke belakang.
2. Attacking lob/Clear, bolanya tidak terlalu tinggi.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Pergunakan pegangan forehand, pegang raket dan posisinya di samping bahu.

  2. Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

  3. Posisi badan harus diupayakan selalu bera di belakang bola.

  4. Bola dipukul seperti gerakan melempar.

  5. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus. Posisi akhir raket mengikuti arah bola, Ialu dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.

  6. Lecutkan pergelangan (raket) saat kena bola.

Cara Latihan

  1. Untuk para pemula yang baru belajar, sebaiknya pertama-tama latihan dengan cara mengumpan mereka dengan lemparan bola. Tujuannya supaya timing memukul bisa diperoleh. Untuk mempermudah, bisa digunakan hitungan (1. Posisi siap; 2. Ayunkan; 3. Pukul).

  2. Untuk alat bantu guna membiasakan gerakan dan memperoleh timing memukul yang pas, gunakan gantungan kok yang bisa diatur ketinggiannya.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Posisi preparation sama dengan overhead biasa.

  2. Karena, biasanya bola berada jauh di belakang kepala kita, untuk menjangkaunya, pertama badan diputar yaitu dengan melangkahkan kaki kanan ke belakang, lalu lompatkan kaki kanan sambil badan dan raket diputar untuk menjangkau kok yang berada di belakang kepala, sehingga terjadi perpindahan berat badan.

  3. Setelah memukul, kaki kiri mendarat lebih dulu, di bagian depan kaki (agak berjingkat), badan harus condong ke depan.

Round The Head Clear/Lob/Drop/Smash

Adalah bola overhead (di atas) yang dipukul di bagian belakang kepala (samping telinga sebelah kih). Dibanding dengan overhead yang biasa, pukulan di belakang kepala ini relatif lebih sulit. Karena untuk bisa melakukan pukulan (teknik) ini diperlukan ekstra kekuatan kaki, kelenturan, footwork yang balk, dan koordinasi. Biasanya pukulan ini dilakukan secara terpaksa karena untuk melakukannya harus dengan pukulan backhand.

Smash

Yaitu pukulan overhead (atas) yang diarahkan ke bawah dan dilakukan dengan tenaga penuh. Pukulan ini identik sebagai pukulan menyerang. Karena itu tujuan utamanya untuk mematikan lawan. Pukulan smes adalah bentuk pukulan keras yang sering digunakan dalam permainan bulutangkis. Karakteristik pukulan ini adalah; keras, laju jalannya kok cepat menuju Iantai Iapangan, sehingga pukulan ini membutuhkan aspek kekuatan otot tungkai, bahu, lengan, dan fleksibilitas pergelangan tangan serta koordinasi gerak tubuh yang harmonis.

Dalam praktek permainan, pukulan smes dapat dilakukan dalam sikap diam/berdiri atau sambil loncat (King Smash).Oleh karena itu pukulan smes dapat berbentuk:
- Pukulan smes penuh – Pukulan smes potong – Pukulan sines backhand – Pukulan smes melingkar atas kepala

Teknik pukulan smes tersebut secara bertahap setiap pemain harus menguasainya dengan sempurna. Manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kualitas permainan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Biasakan bergerak cepat untuk mengambil posisi pukul yang tepat.

  2. Perhatikan pegangan raket.

  3. Sikap badan harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.

  4. Perkenaan raket dan kok di atas kepala dengan cara meluruskan lengan untuk menjangkau kok itu setinggi mungkin dan pergunakan tenaga pergelangan tangan pada saat memukul kok.

  5. Akhiri rangkaian gerakan pukul itu dengan gerak Ian-jut ayunan raket yang sempurna ke depan badan.

Dropshot (Pukulan Potong)

Adalah pukulan yang dilakukan seperti smes. Perbedaannya pada posisi raket saat perkenaan dengan kok. Bola dipukul dengan dorongan dan sentuhan yang halus. Dropshot (pukulan potong) yang balk adalah apabila jatuhnya bola dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda.

Karakteristik pukulan potong ini adalah, kok sentiasa jatuh dekat jaring di daerah lapangan lawan. Oleh karena itu harus mampu melakukan pukulan yang sempurna dengan berbagai sikap dan posisi badan dari sudut-sudut lapangan permainan. Faktor pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan dan proses perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul merupakan faktor penentu keberhasilan pukulan ini.

Sikap persiapan awal dan gerak memukul tidak berbeda dengan pukulan smes. Dalam pelaksanaan pukulan potong ini, adalah menempatkan kok pada sudut-sudut lapangan lawan sedekat mungkin jaring/net, dengan variasi gerak tipu badan dan raket sebelum perkenaan raket dan kok, yang menyebabkan lawan terlambat mengatisipasi dan bereaksi atas datangnya kok secara mendadak.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Pergunakan pegangan forehand. Pegang raket dan posisinya di samping bahu.

  2. Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada dibelakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

  3. Posisi badan harus selalu diupayakan berada di belakang bola.

  4. Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus, menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.

  5. Untuk arah forehand lawan, pukul bagian Iengkungan bola sebelah kanan dan lengkung kiri bola untuk tujuan backhand.

  6. Posisi akhir raket mengikuti arah bola.Biasakan bergerak cepat mengambil posisi pukul yang tepat di belakang kok.

  7. Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.

  8. Kok harus dipukul dengan sikap lengan lurus dan hanya menggunakan tenaga kecil.

  9. Pukulan potong ini mengandung aspek kehalusan gerak dan gerak tipu.

Netting

Adalah pukulan yang dilakukan dekat net, diarahkan sedekat mungkin ke net, dipukul dengan sentuhan tenaga halus sekali. Pukulan netting yang baik yaitu apabila bolanya dipukul halus dan melintir tipis dekat sekali dengan net.

Karakteristik teknik dasar ini adalah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring/net di daerah lapangan lawan. Koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket dan kok saat perkenaan, serta daya konsentrasi adalah faktor-faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pukulan ini.

Pegang raket dengan jari-jari tangan (ruas jari tangan), pergelangan tangan tetap rileks, posisi kepala (daun) raket sejajar dengan Iantai pada saat perkenaan raket dan kok yang harus diperhatikan selama proses pukulan jaring berlangsung. Di samping itu sikap dan posisi kaki tumpu harus tetap kokoh menapak di Iantai, dengan lutut kanan dibengkokkan, sehingga tidak terjadi gerakan tambahan yang dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Pegangan raket forehand untuk forehand net dan backhand untuk backhand samping net.

  2. Siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.

  3. Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.

  4. Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukul bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.

Cara Latihan

  1. Berdiri kira-kira dua langkah dari jaring sambil memegang raket.

  2. Penyaji melemparkan kok berturut-turut ke daerah jaring dan Anda berusaha memukul kok itu.

  3. Lakukan latihan ini di sisi kanan dan kiri secara bergantian.

  4. Tingkatkan faktor intensitas dan kesulitan latihan dengan cara sambil bergerak.

  5. Arah dan sasaran pukulan dapat berbentuk lurus, silang atau dengan cara mendorong kok itu ke berbagai arah.

Return Smash

Adalah pukulan yang lebih identik dengan pola pertahanan. Namun demikian pengembalian smash yang baik bisa menjadi serangan balik.

Jenis-jenis pengembalian smash:

  1. Pengembalian pendek, yaitu pengembalian dimana bolanya jatuh dekat net. Banyak terjadi pada permainan tunggal. Tujuannya untuk memaksa lawan berlari jauh.

  2. Pengembalian drive (mendatar),lebih banyak dilakukan pada permainan ganda. Tujuannya untuk tidak memberi kesempatan lawan melakukan serangan.

  3. Pengembalian panjang, yaitu pengembalian bola ke arah belakang lagi. Pukulan ini blasanya hanya bisa dilakukan oleh pemain yang sudah trampil dan mempunyai pergelangan tangan kuat.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Posisi siap (stand), lihat keterangan dibagian footwork.

  2. Untuk pengembalian dari forehand, apabila dekat biosa dilakukan dengan satu langkah kaki kanan, tatapi apabila jauh, mungkin perlu dilakukan dulu langkah kecil dari kaki kiri.

  3. Untuk pengembalian backhand, apabila dekat bisa dilakukan dulu langkah kecil dari kaki kiri. Tetapi , aapbila jauh mungkin perlu dilakukan dulu langkah kecil dari kaki kanan.

Backhand Overhead

Pukulan ini bisa dlkategorikan paling sulit, terutama bagi pemain pemula. Karena secara biomekanik teknik pukulan ini selain menuntut koordinasi anggota badan yang sempurna, juga penguasaan grip dan timing yang tepat.

Tanpa ketiga hal tersebut, tenaga besar sekalipun tidak bisa menghasilkan kualitas pukulan yang baik.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Lakukan posisi slap dengan posisi raket di tangan.

  2. Putar badan, dengan melangkahkan kaki kanan ke belakang kiri. Lutut dan siku kanan agak bengkok.

  3. Rangkaian memukul mulai dari mengayunkan raket (siku ke dekat ketiak) dorong dengan pinggang dan siku menjadi lurus. Gerakan diakhiri dengan lecutan pergelangan tangan.

  4. Cara kedua, rangkaian pukulan di atas (No.3) bisa dilakukan sambil melangkahkan kaki kanan, lalu ayun raket. Kaki kanan sudah mendarat pada saat bola dipukul.

Cara Latihan
Latih dahulu gerakan tanpa bola . Untuk mempermudah bisa digunakan alat bantu, yaitu gantuingan kok setinggi timing seorang atlit

Drive

Adalah pukulan cepat dan mendatar banyak digunakan dalam permaianan ganda. Tujuannya untuk menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan ini menuntut ketrampilan grip, reflek yang sepat dan kekuatan pergelangan tangan. Pukulan ini akan diajarkan lebih jauh pada tahap selanjutnya.

Sebagai Dasar Hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Pegangan raket dengan satu grip/cepat berpindah.

  2. Selain kekuatan bahu, gunakan “lecutan” pergelangan pada saat bola dipukul.

Cara Latihan

  1. Gunakan raket yang lebih berat atau botol berisi pasir untuk melatih kekuatan pergelangan tangan.

  2. Latih reflek pukulan drive kiri/kanan ke tembok.

 
4 Komentar

Posted by pada 17 April 2012 in BULU TANGKIS

 

TEKNIK SERVIS PADA BULU TANGKIS

Dalam aturan permainan bulutangkis, servis merupakan modal awal untuk bisa memenangkan pertandingan. Dengan kata lain, seorang pemain tidak bisa mendapatkan angka apabila tidak bisa melakukan servis dengan baik.

Namun, banyak pelatih, juga pemain tidak memberikan perhatian khusus untuk melatih dan menguasai teknik dasar ini. Oleh karena itu, sikap tersebut merupakan kekeliruan besar. Kita mengetahui bahwa angka/poin dalam permainan bulutangkis tidak akan tercipta, apabila pemain tidak mahir melakukan servis dengan benar.

Dalam permainan bulutangkis, ada tiga jenis servis, yaitu servis pendek, servis tinggi, dan flick atau servis setengah tinggi. Namun, biasanya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yaitu servis forehand dan backhand. Masing-masing jenis ini bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.

Servis Forehand

a. Servis Forehand Pendek

  • Tujuan servis pendek ini untuk memaksa lawan agar tidak bisa melakukan serangan. Selain itu lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan.

  • Variasi arah dan sasaran servis pendek ini dapat dilatih secara serius dan sistematis.

  • Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.

  • Pada saat perkenaan dengan kepala (daun) raket dan kok, siku dalam keadaan bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.

  • Cara latihannya adalah menggunakan sejumlah kok dan dilakukan secara berulang-ulang.

b. Servis Forehand Tinggi

  • Jenis servis ini terutama digunakan dalam permainan tunggal.

  • Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.

  • Saat memukul kok, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak kaki senantiasa kontak dengan lantai.

  • Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah melakukan pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus be langsung kontinu dan harmonis.

  • Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul kok.

  • Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah, dapat mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebalik-baiknya.

Servis Backhand

Jenis servis ini pada umumnya, arah dan jatuhnya kok sedekat mungkin dengan garis serang pemain lawan. Dan kok sedapat mungkin melayang retatif dekat di atas jaring (net).

Oleh karena itu, jenis servis ini kerap digunakan oleh pemain ganda.

  1. Sikap berdiri adalah kaki kanan di depan kaki kiri, dengan ujung kaki kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan. Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan, sehingga dengan sikap seperti ini, titik berat badan berada di antara kedua kaki. Jangan lupa, sikap badan tetap rileks dan penuh konsentrasi.

  2. Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis. Hindari menggunakan tenaga pergelangan tangan yang berlebihan, karena akan mempengaruhi arah dan akurasi pukulan.

  3. Sebelum melakukan servis, perhatikan posisi dan sikap berdiri lawan, sehingga dapat mengarahkan kok ke sasaran yang tepat dan sesuai perkiraan.

  4. Biasakan berlatih dengan jumlah kok yang banyak dan berulang-ulang tanpa mengenal rasa bosan, sampai dapat menguasai gerakan dan ketrampilan servis ini dengan utuh dan baik/sempurna.

Selain itu, perlu diperhatikan adanya peraturan servis. Berikut aturan bagaimana melakukan servis yang salah dan benar.

Servis yang Salah :

  1. Pada saat memukul bola, kepala (daun) raket lebih tinggi atau sejajar dengan grip raket.

  2. Titik perkenaan kok, kepala (daun) raket lebih tinggi dari pinggang.

  3. Posisi kaki menginjak garis tengah atau depan.

  4. Kaki kiri melakukan langkah.

  5. Kaki kanan melangkah sebelum kok dipukul.

  6. Rangkaian mengayun raket dan memukul kok tidak boleh terputus.

  7. Penerima servis bergerak sebelum kok servis dipukul.

Servis yang Benar :

  1. Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah pegangan raket.

  2. Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.

  3. Kaki kiri statis.

  4. Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.

  5. Rangkaian mengayun raket, harus dalam satu rangkaian.

  6. Penerima servis bergerak sesaat setelah servis dipukul.

 
3 Komentar

Posted by pada 17 April 2012 in BULU TANGKIS

 

SIKAP DAN POSISI BERDIRI SAAT BULUTANGKIS

Sikap dan Posisi Berdiri di Lapangan

Sikap dan posisi berdiri di lapangan harus sedemikian rupa, sehingga dengan sikap yang baik dan sempurna itu, dapat secara cepat bergerak ke segala penjuru lapangan permainan.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan:

  1. Harus berdiri sedemikian rupa, sehingga berat badan tetap berada pada kedua kaki dan tetap menjaga keseimbangan tubuh.

  2. Tekuk kedua lutut, berdiri pada ujung kaki, sehingga posisi pinggang tetap tegak dan rileks. Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi kaki sejajar atau salah satu kaki diletakkan di depan kaki lainnya.

  3. Kedua lengan dengan siku bengkok pada posisi di samping badan, sehingga lengan bagian atas yang memegang raket tetap bebas bergerak.

  4. Raket harus dipegang sedemikian rupa, sehingga kepala (daunnya) raket berada lebih tinggi dari kepala.

  5. Senantiasa waspada dan perhatikan jalannya kok selama permainan berlangsung.

Sikap dan Tahap Kerja Langkah Kaki
Sikap dan langkah kaki yang benar dalam permainan bulutangkis, sangat penting dikuasai secara benar oleh setiap pemain. Ini sebagai syarat untuk meningkatkan kualitas ketrampilan memukul kok.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan:

  1. Senantiasa berdiri dengan sikap dan posisi yang tepat di atas Iapangan.

  2. Lakukan gerak Iangkah ke depan, ke belakang, ke samping kanan dan kiri pada saat memukul kok, sambil tetap memperhatikan keseimbangan tubuh.

  3. Gerak Iangkah sambil meluncur cepat, sangat efektif sebagai upaya untuk memukul kok.

  4. Hindari berdiri dengan telapak kaki di lantai (bertapak) pada saat menunggu datangnya kok, atau pada saat bergerak untuk memukul kok.

 

Hitting Position

Posisi memukul bola atau kerap disebut preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Karena itu posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan balk dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas.

Hal yang perlu diperhatikan:
a. Overhead (atas) untuk right handed

  • Posisi badan menyamping dengan arah net. Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kid. Pada saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

  • Posisi badan harus selalu berada di belakang bola yang akan dipukul.

b. Untuk pukulan underhand(bawah)/net

  • Posisi memukul adalah kaki kanan selalu berada di depan dan kaki kid di belakang.

  • Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha bagian bawah agak turun. Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul.

  • Sedangkan saat bola dipukul posisi kaki kid harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.

c. Untuk footwork maju-mundur

Cara Latihan

  1. Dari tengah ke depan; sebagai langkah dasar hanya dua langkah dimulai dengan kaki kiri kemudian kanan.

  2. Dari tengah ke belakang.

  3. Dari depan ke belakang dan sebaliknya.

Kesalahan yang Terjadi

  1. Pada ready position, tumpuan kaki tidak berada di bagian depan atas kaki. Akibatnya reaksi menjadi lambat.

  2. Posisi lutut lurus, tidak bengkok.

  3. Pada posisi memukul kaki dan badan sejajar dengan net. Akibatnya pukulan tidak kuat.

  4. Pada posisi underhand, kaki kiri berada di depan, keseimbangan kaki tidak ada dan sulit mengarahakan bola dengan tepat.

  5. Lutut/paha tidak turun, jangkauan kurang, lambat kembali ke bagian tengah lapangan.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 17 April 2012 in BULU TANGKIS

 

TEKNIK MEMEGANG RAKET

Pegangan Raket (Grip)

Bulutangkis dikenal sebagai olahraga yang banyak menggunakan pergelangan tangan. Karena itu, benar tidaknya cara memegang raket akan sangat menentukan kualitas pukulan seseorang.

Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dikuasai secara benar oleh setiap calon pebulutangkis adalah pegangan raket. Menguasai cara dan teknik pegangan raket yang betul, merupakan modal penting untuk dapat bermain bulutangkis dengan baik pula. Oleh karena itu, apabila teknik pegangan raket salah dari sejak awal, sulit sekali meningkatkan kualitas permainan. Pegangan raket yang benar adalah dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis.

Cara pegangan raket yang benar adalah raket harus dipegang dengan menggunakan jari-jari tangan (ruas jari tangan) dengan luwes, rileks, namun harus tetap bertenaga pada saat memukul kok. Hindari memegang raket dengan cara menggunakan telapak tangan (seperti memegang golok).

Jenis Pegangan Raket
Pada dasarnya, dikenal beberapa cara pegangan raket. Namun, hanya dua bentuk pegangan yang sering digunakan dalam praktek, yaitu cara memegang raket forehand dan backhand. Semua jenis pukulan dalam bulutangkis dilakukan dengan kedua jenis pegangan ini.

Dua macam cara memegang raket di atas, pada kenyataannya digunakan secara bergantian sesuai situasi dan kondisi permainan. Untuk tahap awal para pemula biasanya diajarkan cara memegang forehand terlebih dahulu, kemudian baru backhand.

Pada akhirnya untuk pemain yang sudah terampil akan terlihat pegangan raketnya hanya satu grip. Ini terjadi karena pergeseran pegangan tangan dari forehand ke backhand dan sebaliknya hanya sedikit dan terjadi secara otomatis.

Pegangan raket yang benar, dan memanfaatkan tenaga pergelangan tangan pada saat memukul kok, dapat meningkatkan mutu pukulan dan mempercepat laju jalannya kok. ini berarti, telah menggunakan tenaga secara lebih efisien namun efektif. ltulah sebabnya, sejak dini peserta latih harus membiasakan memukul kok dengan menggunakan tenaga pergelangan tangan (tenaga pecut).

Cara Memegang Raket Forehand

  1. Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Pegang raket dengan cara seperti “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada bagian gagang raket.

  2. Tiga jari, yaitu jari tengan, manis dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.

  3. Letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.

Cara Memegang Raket Backhand
Untuk backhand griop, geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam. bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.

Cara Latihan
Sebelum praktek melakukan latihan pukulan, perlu dilakukan latihan untuk adaptasi menggerak-gerakkan pergelangan tangan dengan tetap memegang raket dengan benar.

  1. Peserta latih dibiasakan selalu memegang raket dengan jari-jari tangan, luwes, dan tetap rileks, tetapi tetap mempunyai tenaga.

  2. Lakukan gerakan raket ke axah kanan dan kiri, dengan menggunakan tenaga pergelangan tangan. Begitu juga gerakan ke depan dan ke belakang, sehingga terasa betul terjadinya tekukan pada pergelangan tangan.

  3. Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah.

  4. Memukul bola (kok) ke tembok.

  5. Bouncing ball.

Kesalahan Yang Terjadi
a. Memegang raket dengan menggenggam, jari-jari rapat dan sejajar.
b. Posisi “V” tangan berada pada bagian grip raket yang lebar.

 
Tinggalkan komentar

Posted by pada 17 April 2012 in BULU TANGKIS

 

UKURAN LAPANGAN BULUTANGKIS / BADMINTON

Dalam membuat lapangan bulu tangkis alias badminton yang baik harus sesuai dengan standar internasional yang luasnya berbeda antara pertandingan partai ganda dengan partai tunggal.

A. Partai Tunggal / Satu Pemain / 1 on 1

- Panjang = 11,88 meter
– Lebar = 5,18 meter
– Luas = 61,5384 meter persegi
– Tinggi Tiang Net = 1,55 meter
– Tinggi Atas Net = 1,52 meter

- Jarak Net Ke Garis Service = 1,98 meter
– Jarak Garis Service ke Sisi Lapangan Luar = 3,96 meter

B. Partai Ganda / Dua Pemain / 2 on 2

- Panjang = 13,40 meter
– Lebar = 6,10 meter
– Luas = 81,74 meter persegi
– Tinggi Tiang Net = 1,55 meter
– Tinggi Atas Net = 1,52 meter

- Jarak Net Ke Garis Service = 1,98 meter
– Jarak Garis Service ke Sisi Lapangan Luar = 4,72 meter

Keterangan : Net sama dengan Jaring.

ukuran lapangan bulutangkis

UKURAN LAPANGAN BULUTANGKIS

 
18 Komentar

Posted by pada 2 November 2011 in BULU TANGKIS

 
 
Windarul's Blog

Just another WordPress.com weblog

SENAM AEROBIC

Tubuh Sehat dan Bugar dengan Aerobic

Kumpulan Puisi

Ingin Menjadi Lebih Baik

PENJAS ORKES

Kenali Diri Sendiri Dulu Sebelum Mengenali Orang Lain

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: