RSS

Arsip Kategori: TES dan EVALUASI PENJAS

PENGERTIAN EVALUASI

Evaluasi

Evaluasi secara sederhana dapat didefinisakan sebagai suatu proses  merencanakan, memperoleh dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan. (Sanusi Hasibuan, dkk., 2009:4). Suchman dalam Suharsimi dan Cepi (2008:2), memandang evaluasi sebagai sebuah proses menentukan hasil yang telah dicapai beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan. Definisi lain dikemukakan Worthen dan Sanders dalam Suharsimi dan Cepi (2008:2), evaluasi adalah kegiatan mencari sesuatu yang berharga tentang sesuatu; dalam mencari sesuatu tersebut, juga termasuk mencari informasi yang bermanfaat dalam menilai keberadaan suatu program, produksi, prosedur, serta alternatif strategi yang diajukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Sedangkan menurut Stufflebeam dalam Suharsimi dan Cepi (2008:2), mengatakan bahwa evaluasi merupakan proses penggambaran, pencarian, dan pemberian informasi yang sangat bermanfaat bagi pengambil keputusan dalam menentukan alternatif keputusan.

Sumber:

Arikunto, Suharsimi, Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2008. Evaluasi Program Pendidikan; Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, Sanusi., I. Akhmad dan E. Hariyanto. 2009. Evaluasi Program Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar di Kalimantan Timur, Riau dan Sumatera Barat Tahun 2009. Jakarta: Asisten Deputi IPTEK Olahraga, Deputi Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga, Kemenpora R.I.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Maret 2013 in TES dan EVALUASI PENJAS

 

Tag: ,

EVALUASI PROGRAM

1. Evaluasi Program

1.1. Pengertian evaluasi program

Evaluasi Program yaitu evaluasi yang menafsirkan suatu kegiatan yang memberikan pelayanan pada suatu dasar kontinyu dan sering melibatkan tawaran-tawaran metode-metode baru baik itu untuk pendidikan maupun pelatihan. (Sanusi Hasibuan, dkk., 2009:5). Menurut Cronbach dan Stufflebeam dalam Suharsimi dan Cepi (2008:5), mereka mengemukakan bahwa evaluasi program adalah upaya menyediakan informasi untuk disampaikan kepada pengambil keputusan. Sehubungan dengan definisi tersebut Cronbach dalam Suharsimi dan Cepi (2008:5), menegaskan bahwa meskipun evaluator menyediakan informasi, evaluator bukanlah pengambil keputusan tentang suatu program.

1.2.  Ciri-ciri dan persyaratan evaluasi program

Ciri-ciri dan persyaratan evaluasi program yaitu: 1) Proses kegiatan penelitian tidak menyimpang dari kaidah-kaidah yang berlaku bagi penelitian pada umumnya. 2) Dalam melaksanakan evaluasi, peneliti harus berpikir secara sistematis, yaitu memandang program yang diteliti sebagai sebuah kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen atau unsur yang saling berkaitan satu sama lain dalam menunjang keberhasilan kinerja dari obyek yang dievaluasi. 3) Agar dapat mengetahui secara rinci kondisi dari obyek yang dievaluasi, perlu adanya identifikasi komponen yang berkedudukan sebagai faktor penentu bagi keberhasilan program. 4) Menggunakan standar, kriteria, atau tolak ukur sebagai perbandingan dalam menentukan kondisi nyata dari data yang diperoleh dan untuk mengambil kesimpulan. 5) Kesimpulan atau hasil penelitian digunakan sebagai masukan atau rekomendasi bagi sebuah kebijakan atau rencana program yang telah ditentukan. 6) Agar informasi yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi nyata secara rinci untuk mengetahui bagian mana dari program yang belum terlaksana, maka perlu adanya identifikasi subkomponen, sampai pada indikator dari program yang dievaluasi. 7) Standar, kriteria, atau tolak ukur diterapkan pada indikator, yaitu bagian yang paling kecil dari program agar dapat dengan cermat diketahui letak kelemahanya dari proses kegiatan. 8) Dari hasil penelitian harus dapat disusun sebuah rekomendasi secara rinci dan akurat sehingga dapat ditentukan tindak lanjut secara tepat.  (Suharsimi Arikunto dan Cepi Saffrudin Abdul Jabar, 2008:9).

1.3.  Tujuan evaluasi program

Tujuan dari diadakanya evaluasi program adalah untuk mengetahui pencapaian tujuan  program dengan langkah mengetahui keterlaksanaan kegiatan program, karena evaluator program ingin mengetahui bagian mana dari komponen dan subkomponen program yang belum terlaksana dan apa sebabnya. (Suharsimi Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, 2008:18).

1.4.  Manfaat evaluasi program

Informasi yang diperoleh dari kegiatan evaluasi sangat berguna bagi pengambilan keputusan dan kebijakan lanjutan dari program, karena dari masukan hasil evaluasi program itulah para pengambil keputusan akan menentukan tindak lanjut dari program yang sedang atau telah dilaksanakan. Wujud dari hasil evaluasi adalah sebuah rekomendasi dari evaluator untuk mengambil keputusan. (Suharsimi Arikunto dan Cepi Safruddin Abdul Jabar, 2008:22).

Sumber:

Arikunto, Suharsimi, Cepi Safruddin Abdul Jabar. 2008. Evaluasi Program Pendidikan; Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, Sanusi., I. Akhmad dan E. Hariyanto. 2009. Evaluasi Program Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar di Kalimantan Timur, Riau dan Sumatera Barat Tahun 2009. Jakarta: Asisten Deputi IPTEK Olahraga, Deputi Peningkatan Prestasi dan IPTEK Olahraga, Kemenpora R.I.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Maret 2013 in TES dan EVALUASI PENJAS

 

Tag:

TES OBJEKTIF

Tes objektif adalah salah satu jenis tes hasil belajar yang terdiri dari butir-butir soal (items) yang dapat dijawab oleh testee dengan jalan memilih salah satu atau lebih jawaban di antara beberapa kemungkinan jawaban yang telah dipasangkan pada masing-masing items, atau dengan jalan menuliskan (mengisikan) jawaban berupa kata-kata atau simbol-simbol tertentu pada tempat yang telah disediakan untuk masing-masing butir item yang bersangkutan. Tes objektif dapat dibedakan menjadi lima golongan, yaitu:

1) Tes Objektif bentuk benar-salah ( True-False test ).
2) Tes Objektif bentuk menjodohkan ( Matching Test ).
3) Tes Objektif bentuk melengkapi ( Completion Test ).
4) Tes objektif bentuk isian ( Fill in Test ).
5) Tes Objektif bentuk pilihan ganda ( Multiple choice Item Test ).

Item tes objektif yang banyak dipakai dalam evaluasi hasil belajar siswa di sekolah adalah item tes objektif pilihan ganda. Tes pilihan ganda memiliki semua persyaratan sebagai tes yang baik, yakni dilihat dari segi objektivitas, reliabilitas, dan daya pembeda antara siswa yang berhasil dengan siswa yang gagal atau bodoh. Sebagian besar guru merasakan bahwa tes objektif tipe pilihan ganda juga efektif dalam mengungkap materi pembelajaran dengan cakupan pengetahuan yang lebih kompleks, dengan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi.

Dalam evaluasi hasil belajar, tes pilihan ganda mempunyai beberapa kelebihan yang secara ringkas :
1. Jumlah materi yang dapat ditanyakan relatif tak terbatas dibandingkan dengan materi yang dapat  dicakup soal bentuk lainnya. Jumlah soal yang ditanyakan umumnya relatif banyak.
2. Dapat mengukur berbagai jenjang kognitif mulai dari ingatan sampai evaluasi.
3. Penskorannya mudah, cepat, objektif, dan dapat mencakup ruang lingkup bahan dan materi yang luas dalam satu tes untuk suatu kelas atau jenjang.
4. Sangat tepat untuk ujian yang peserta banyak sedangkan hasilnya harus segera seperti ujian akhir nasional maupun ujian sekolah.
5. Reliabilitas soal pilihan ganda relatif lebih tinggi dibandingkan dengan soal uraian.

Segi-segi kelemahan tes objektif khususnya tes objektif bentuk pilihan ganda antara lain adalah;
1. Kurang dapat digunakan untuk kemampuan verbal.
2. Peserta didik tidak mempunyai keleluasaan dalam menulis, mengorganisasikan, dan mengekspresikan gagasan yang mereka miliki yang dituangkan dalam kata atau kalimatnya sendiri.
3. Tidak dapat digunakan untuk mengukur kemampuan problem solving.
4. Penyusunan soal yang baik memerlukan waktu yang relatif lama dibandingkan dengan bentuk soal lainnya.
5. Sangat sukar menentukan alternatif jawaban yang benar-benar homogen, logis dan berfungsi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 November 2011 in TES dan EVALUASI PENJAS

 

Tag:

 
mufidaharief.com

The greatest WordPress.com site in all the land!

PUTRA PLUMBON JAYA

Sitik Sing Penting Kena Go Seduluran

Diones Aliaski Blog

Just another WordPress.com weblog

Sya3's Blog

Just another WordPress.com site

fathindoagrilestari (FAL)

Just another WordPress.com site

ekoariyanto56

Salam Sukses

agoesspendubayan

HIDUPLAH BUAT ORANG LAIN

anggifebriyanti's Blog

A fine WordPress.com site

Ariful_Anam

Bisnis Online

Windarul's Blog

Just another WordPress.com weblog

SENAM AEROBIC

Tubuh Sehat dan Bugar dengan Aerobic

Kumpulan Puisi

Ingin Menjadi Lebih Baik

PENJAS ORKES

Kenali Diri Sendiri Dulu Sebelum Mengenali Orang Lain

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: